* November 7, 2020 opini

Kecemburuan Saya sebagai ‘Pribumi’ kepada Uli Kozok? bahasa melayu dictionary

Tahun 2002, saat Uli Kozok pertama kali melihat secara langsung naskah Melayu Tua dari Kerinci, yakni Naskah Tanjung Tanah, di kampung pinggir Danau Kerinci; saat itu pula saya masih dalam tahap mula melihat dan melahap aneka kuliah pengantar Ilmu Sejarah di Yogyakarta. Tentu saja, hingga saya lulus kuliah, saya tidak kenal siapa itu Uli Kozok.

Seingat saya, tahun 2015 itu saya sempat bertanya: “Mengapa bukan orang Kerinci sendiri yang membuka naskah itu, kok malah orang luar yang berhasil membuka dan menulisnya? Mengapa orang kita sendiri dipersulit oleh nenek moyang dengan kramat dan ritual terhadap pusaka termasuk naskah, sedangkan orang luar kok dimudahkan?”

(Belakangan ini, saya baru tahu, bahwa pada tahun 1999 Uli Kozok pertama kali ke Kerinci, bersama koleganya dari Universitas Auckland, Drs. Eric van Reijn, menemui Sutan Kari [tokoh masyarakat Kerinci] dan Fauzi Siin [Bupati Kerinci], yang kemudian secara spontan, kata Uli Kozok, ia ditawarkan bantuan oleh pemerintah daerah untuk penelitiannya, seperti menyediakan mobil dinas, menanggung biaya penginapan selama 2 minggu, mengajukan staff yang memudahkan urusan seputar penelitian, dan sebagainya.)

Seingat saya, tahun 2015 itu saya sempat bertanya: “Mengapa bukan orang Kerinci sendiri yang membuka naskah itu, kok malah orang luar yang berhasil membuka dan menulisnya? Mengapa orang kita sendiri dipersulit oleh nenek moyang dengan kramat dan ritual terhadap pusaka termasuk naskah, sedangkan orang luar kok dimudahkan?”

(Belakangan ini, saya baru tahu, bahwa pada tahun 1999 Uli Kozok pertama kali ke Kerinci, bersama koleganya dari Universitas Auckland, Drs. Eric van Reijn, menemui Sutan Kari [tokoh masyarakat Kerinci] dan Fauzi Siin [Bupati Kerinci], yang kemudian secara spontan, kata Uli Kozok, ia ditawarkan bantuan oleh pemerintah daerah untuk penelitiannya, seperti menyediakan mobil dinas, menanggung biaya penginapan selama 2 minggu, mengajukan staff yang memudahkan urusan seputar penelitian, dan sebagainya.)

Tentu saja, rekan saya yang pengajar bahasa Indonesia itu sempat mengalami kesulitan untuk menjawab pertanyaan saya, tentang mengapa bukan orang Kerinci sendiri yang melakukan penelitian. Apa karena mereka mengalami hambatan budaya mistis?

Belum sempat rekan kerja saya itu mencari jawaban, saya sudah memberondong lagi dengan pertanyaan yang simplifistis dan cenderung sinis. “Mengapa nenek moyang kita suka mengkramatkan termasuk naskah, sehingga kita menjadi tidak punya pengetahuan tentang naskah itu sendiri?”, begitu kata saya, kurang lebihnya, tahun 2015, kepada sang kawan.

“Ini sama saja, seperti, mengapa sejarawan atau peneliti asing, seperti MC Rickleff, baru boleh membuka naskah Kraton Jogja yakni Serat Raja, sedangkan orang [kawula] Jogja sendiri tidak boleh membacanya kecuali sebatas mengkramatkannya saja, dengan berbagai sesajen?”, begitu lagi pertanyaan saya saat itu.

Tentu saja, rekan saya sempat terdiam.

Yah, dalam buku berjudul “Gagalnya Historiografi Indonesiasentris?!”, Prof. Bambang Purwanto (2006:91-92) menulis, “Serat Surya Raja” merupakan naskah tertua milik Kraton Yogyakarta, yang ditulis pada zaman Sultan Hamengkubowono I. Menurut Bambang Purwanto, kecuali para Sultan, orang awam tidak dapat mengakses naskah itu. Baru sekitar tahun akhir 1960-an atau awal tahun 1970-an, atas izin Sultan Hamengkubuwono IX, orang luar keraton yang dapat membaca “Serat Surya Raja” adalah MC Ricklef, sejarawan Barat yang banyak menulis tentang Yogyakarta.

Meski demikian, MC Ricklef juga harus siap untuk merasa banyak kehilangan waktu, sebab, sejak naskah itu dikeluarkan dari bangsal Prabayeksa ke bangsal Manis, proses pembacaannya melalui iringan ritual, termasuk pemberian sesajen, dan juga hanya bisa dilakukan pada hari-hari baik tertentu saja. Begitu, tulis Bambang Purwanto.

Waktu masih kuliah, mungkin tahun 2007, saya pun sempat bertanya-tanya sendiri, “Kalau bukan sejarawan asing macam MC Rickleff itu, apakah akan mungkin orang Jawa sendiri yang akan membuka dan menulis sejarahnya dengan merujuk pada “Serat Surya Raja” itu? Entah sampai kapan? Mengapa MC Rickeff?”

(Tentu saja, saya tidak tahu, bahwa ada abdi dhalem Kraton, yang berpangkat juru tulis, yakni Selo Sumarjan, juga atas izin Sultan IX, pertama kali membeberkan isi naskah tentang aneka struktur jabatan Kraton yang rumit itu, kepada Cornell University.)

Kembali ke September 2015, ketika saya bertanya, mengapa bukan orang Kerinci sendiri yang membuka naskah dan malah orang asing yang dimudahkan dan diizinkan, kawan saya yang kelahiran Kerinci ini akhirnya mengakui bahwa naskah Tanjung termasuk naskah keramat.

Lagi-lagi, saat itu, saya kian buas bertanya: “Mengapa dianggap keramat atau dikeramatkan?”

Sungguh, lebih lanjut, saya sempat bertanya: “Mengapa ketika saya membaca dan mengkaji Al Quran, saya cukup mengambil wudhu saja, tidak lama, tak perlu sesajen dan ritual macam-macam, mudah ‘kan? Padahal Al Quran lebih tua daripada naskah Incung itu? Al Quran tidak minta dikeramat-keramatkan amat dalam membukanya, kok? Nah, kalau soal keramat, mana yang hebat antara Al Quran atau naskah Kerinci itu? Kalau gitu, mengapa lebay amat buka naskah bukan kitab suci itu?”

Tentu saja, kawan saya yang pengajar bahasa Indonesia dan orang Kerinci, serta beragama Islam ini, gelagapan juga dengan pertanyaan begini. Pasti, sebagai muslim, dia sudah terdoktrin menerima Al Quran sebagai kitab suci tertinggi, tetapi dia mungkin tidak menduga kalau saya mendudukan naskah Kerinci secara dikotomis begitu. Alangkah jengkelnya, kalau naskah Kerinci yang sakti-keramat harus diadu-bentur dengan Al Quran yang mukjizat. Wow, keramat vs mukjizat?

Kini, saya harus berusaha menjawab sendiri pertanyaan saya itu. Cara gampangnya, secara teologis, Al Quran, sebagai kitab suci memang dijamin Tuhan langsung akan dijaga keasliannya. Secara teknis, Al Quran bisa dicetak bebas dan sebar luas secara mudah serta akan sulit dengan alasan apapun untuk dimusnahkan, karena kitab ini sudah menjadi milik internasional. Lha, naskah Incung atau Surat Tanah Tanjung, itu tidak dicetak dengan mudah, tidak dijamin oleh Tuhan, ia hanya bersifat lokal (Kerinci) atau regional (Melayu) pada abad ke-14, yang ternyata kelak mendapat “ancaman” pemusnahan oleh tafsir atas naskah internasional yang dibawa pedagang asing, yakni kaum Muslimin, paling tidak abad ke-18. Wajar saja, hanya dengan cara disimpan dan dikeramat, naskah lokal dan regional ini selamat. Kalau Al Quran dibakar atau tenggelam di laut, atau tertimpa runtuhan tanah gempa, tetap saja, Al Quran sebagai barang cetakan yang telah menyebar, dapat dicari penggantinya. Ternyata, suku Kerinci yang telah menganut Islampun, masih tetap mencoba menjaga naskah tersebut. Begitu saja?

Sebagian jawaban saya itu, juga hasil sedikit renungan setelah membaca sedikit pula hasil penelitian Uli Kozok yang berjudul “Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah. Naskah Melayu Yang Tertua” (2006), terjemahan Romo I Kuntara Wiryamartana, Achadiati Ikram, dan kawan-kawannya.

Bagaimana menandakan naskah itu sebagai naskah Melayu tertua?

Uli Kozok menulis, pada awal abad ke-17, bahasa Melayu sudah digunakan oleh penjajah Eropa (Belanda dan Inggris) sebagai bahasa pengantar di bidang administrasi dan komunikasi dengan “pribumi” di seluruh kawasan jajahannya. Hah, “pribumi”?

(Betul Win, “pribumi”, entah terjemahan kata Inggris yang mana)

Nah, bahasa Melayu yang digunakan Eropa dan “pribumi” pada masa itu, merupakan bahasa Melayu yang kosakatanya sudah banyak dimasuki kata dari bahasa Persia dan Arab atau dipengaruhi dunia Islam.

Sementara itu, apakah Naskah Tanjung Tanah dari Kerinci ini memakai bahasa Melayu yang sudah terpengaruh Islam?

Nah, ini yang hebatnya Uli Kozok. Dalam tahapan penelitian sejarahnya, setelah melewati tahap heuristik (pencarian naskah dan penemuannya), ia melakukan tahap verifikasi yang teliti dari dua arah sekaligus, yakni tidak hanya verifikasi atau kritik internal saja, tetapi juga kritik eksternal (uji karbon).

Ceritanya bagaimana?

Uli Kozok mengetahui, bahwa Dr. P. Voorhoeve (Batakologi dari Belanda) yang tahun 1941 menemukan naskah ini, dan Prof. Poerbatjaraka—mereka hanya menyebut aksara dalam Naskah Tanjung itu sebagai aksara Jawa Kuno.

Selanjutnya, untuk menafsirkan usia naskah Tanjung Tanah beraksara Incung ini, Uli Kozok sempat berkonsultasi dengan empat pakar palaegrafi. Dua orang pakar menyebut naskah Kerinci ini beraksara dan berusia dari abad ke-13 sampai abad ke-15, sedangkan dua pakar lainnya menganggap ini berasal dari abad ke-17 atau abad ke-18.

Oleh karena keempat pakar itu hanya berdasarkan tafsir teks, tanpa disertai bukti yang dianggapnya kuat, maka Uli Kozok melakukan cara alternatif, yakni pengujian dengan metode penanggalan radiokarbon. Suatu uji ilmiah usia naskah yang belum pernah dilakukan kepada naskah Nusantara.

Pada Mei 2003 di Kerinci, Uli Kozok meminta kepada pemilik naskah secuil sampel dari halaman kosong, kemudian dikirimnya ke Rafter Radiocarbon Laboratory di Wellington, New Zealand. Hasil laboratorium tanggal 18 November 2003, membenarkan dugaan Dr. Voorhoeve bahwa usia naskah Kerinci ini sebelum Islam masuk ke Nusantara. Nah, uji laboratorium inilah, dalam tahap penelitian sejarah, disebut dengan kritik eksternal.

(Hal ini mengingatkan saya pada kontroversi kain kafan Turin di sebuah gereja, yang dianggap sebagai pembungkus jenazah Yesus yang wafatnya sekitar tahun 30 M. Kain itu pertama kali diperlihatkan pada tahun 1353 kepada publik. Pada tahun 1989, ada ilmuwan yang melakukan uji periodesasi karbon. Hasilnya, kain kafan itu dinyatakan usia berasal dari tahun 1260-an atau 1390-an, bukan tahun 30 Masehi. Lihat Rhiannon Lassiter, 2001: 6)

Setelah kritik eksternal, Uli Kozok juga melakukan uji atau kritik internal alias melihat isi naskah dengan tanda-tanda waktunya. Ada lima tanda itu.

  1. Di dalam teks Naskah Tanjung Tanah tidak ditemukan kata serapan dari Bahasa Arab. Artinya, naskah ini ada sebelum Islam. Padahal, baru abad ke-16, bahasa Melayu padat kata serapan bahasa Arab.
  2. Nama Maharaja Dharmasraya dua kali disebut dalam naskah itu. Sementara itu, Dharmasraya disebut oleh beberapa sumber sejarah lain, hidup pada abad ke-13 dan/ atau abad ke-14. Kata Uli Kozok, ini pertanda kuat, Naskah Tanjung ditulis sebelum abad ke-15.
  3. Dalam kata pengantar dan penutup naskah memakai bahasa Sansekerta yang memuja Maharaja Dharmasraya. Sesuatu yang berbeda dari teks Melayu zaman Islam.
  4. Dalam naskah itu, selain aksara pasca-Pallawa, juga terdapat aksara surat incung. Hal ini merupakan tanda bahwa naskah Tanah Tanjung lebih tua dari semua naskah Kerinci yang dikenal selama ini.
  5. Naskah Tanah Tanjung bertanggalkan tahun Saka, bukan tahun Hijriah.

Demikianlah 5 tanda sebagai tahap kritik internal terhadap teks atau naskah yang dilakukan oleh Uli Kozok. Saat naskah itu lahir, Kerinci atau pedalaman Jambi dan Sumatera Barat merupakan daerah kaya akan hasil hutan, pertanian, dan emas, sehingga ia tidak terlepas dari dialektika perpolitikan dan perdagangan laut orang hilir Sumatera.

Dalam pemerintahan tradisionalnya, orang Kerinci tidak mengenal sistem terpusat melainkan lembaga “Mendapo” atau konfederasi kampung, sesuatu yang telah ada sejak zaman Hindu. Walaupun kemudian Suku Kerinci berhubungan sebagai vassal terhadap kesultanan Islam Jambi yang berkuasa di pesisir, mereka tidak selalu patuh kepada Sultan.

Ketika Sultan Jambi mengimbau para depati di Kerinci untuk meninggalkan kepercayaan pra-Islam dan memeluk agama Islam dengan menerima hukum syariah, mereka tidak serta merta menerimanya. Ada surat di “Mendapo” yang bertulis abad ke-18, yakni tahun 1776 dan 1778, yang memuat permintaan Sultan Jambi agar orang Kerinci menghentikan kebiasaan yang berlawanan dengan Islam, seperti minum tuak dan arak, serta pesta diiringi musik dan tari-tarian. Baru pada abad ke-19, suku Kerinci memeluk Islam secara massal. Begitulah tulis Uli Kozok.

Saya kira, Islam yang diterima orang Kerinci lebih bercorak Islam sufistik yang cenderung lunak kepada hal mistis. Islam Nusantara. Andaikata Islam datang sebagai agama berpola Wahhabi, mungkin naskah Tanjung Tanah abad ke-14 yang merupakan hukum agraria berlaku semasa atau setelah pemerintahan Adityawarman (1347-1377 M) ini akan dimusnahkan. Ternyata, orang Kerinci masih mengkeramatkannya, karena aksara Incung sendiri, merupakan perwujudan budaya alam dan kepercayaan sebagai identitas orang Kerinci.

Tradisi hormat dan keramat itu merupakan satu-satunya cara untuk menyelamatkan naskah pra-Islam yang berisi identitas asli orang Kerinci. Al Quran aman karena terdapat di belahan dunia manapun dan penghafal Quran ada di mana-mana, sedangkan naskah pra Islam ini tidak aman karena bahan naskah terbatas, apalagi bahasa asli Kerinci berlahan mulai terdesak oleh pengaruh Islam.

Syariat atau agama Islam datang dari raja ilir, yakni sultan, yang bersilsilah keturunan Paduka Berhalo, mungkin orang Turki, yang tentu saja bukanlah “pribumi” daripada suku Kerinci.

Bukanlah Gubernur Jambi, melainkan gubernur daerah lain, yang bilang orang pribumi tertindas kaum kolonial. Tetapi gubernur itu lupa atau tidak tahu, sebelum era kolonial, pribumi sudah merasa ditindas oleh kekuatan perdagangan laut yang didominasi orang India kemudian orang Arab. Ada periode penjajahan orang Hindu dan penjajahan orang Islam kapitalis di laut itu—kalau meminjam istilah Datuk Ibrahim alias Tan Malaka di bukunya “Madilog”.

Orang pribumi Kerinci punya tradisi keramat, untuk memperpanjang dokumentasi budaya mereka dari desakan syariat.

Jam 08.00 WIB, hari Minggu ini, InsyaAllah, saya akan menyimak uraian Uli Kozok tentang naskah Nusantara dari Melayu tertua dibandingkan naskah Surat Raja Ternate, yang merupakan naskah asli pribumi, yakni orang Kerinci, keturunan Proto Melayu.

Kata kawanku, yang kini menjadi abdi dhalem Keraton Yogyakarta dan guru bahasa Jawa, yakni Setya Amrih Prasaja, kurang lebih bertuah atau berkeluh kesah: “Kalau mengaku pribumi, dia harus tahu aksara pribumi atau Nusantara.”

Jadi, Anda tidak usah belagu ngaku-ngaku pribumi kalau tidak menguasai atau minimal mengenal aksara pribumi, misalnya aksara Incung; apalagi tahunya hanya tahu huruf Latin dari kolonialis Eropa dan huruf Arab dari kapitalis Arab.

(Istilah kapitalis Arab itu, saya ambil pinjam dari sejarawan berdarah Betawi, JJ Rizal)

Jambi, Minggu 22 Oktober 2017.

*Penulis merupakan pengamat sejarah

NABI ADAM TURUN DI KERINCI

Sebuah MITOS atau FAKTA

 

abi Adam adalah Nabi yang pertama kali turun ke muka bumi dikarenakan telah melanggar perintah Allah SWT, sampai saat ini sejarah turunnya Nabi Adam masih sebuah misteri daerah atau Negara mana yang pertama kali diturunkan. Tulisan ini pasti akan menjadi kontroversi karena mengapa bisa dikatakan Kerinci sebagai tempat pertama kali Nabi Adam as turun ke muka bumi. Penulis menulis dari berbagai sumber mengenai turunnya nabi Adam as pertama kali ke bumi. Kisah Adam dan Hawa turun ke bumi kali ini diambil dari Al_Quran yang diceritakan dalam beberapa surah di antaranya surah Al_Baqarah ayat 30 hingga ayat 38 dan surah Al_A’raaf ayat 11 hingga 25. Setelah Allah s.w.t menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yang diciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya, mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya. “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”(QS. Al-Baqarah:30). AlQuran sendiri tidak menerangkan secara jelas di mana Adam dan Hawa diturunkan. AlQuran hanya menjelaskan tentang proses diturunkannya Adam dan Hawa ke bumi. Lihat Al-Baqarah [2]: 30-39 dan Al-A’raf [7]: 11-25. Sementara itu, menurut legenda agama Kristen, setelah diusir dari Taman eden (Surga), Adam pertama kali menjejakan kakinya di muka bumi di sebuah gunung yang dikenal sebagai Puncak Adam atau Al-Rohun yang terdapat di Sri Langka. Di dalam riwayat Thabrani dari Abdullah bin Umar disebutkan : “Ketika Allah menurunkan Adam, Dia menurunkannya di India tanah India. Kemudian dia mendatangi Mekah, untuk kemudian pergi menuju Syam (Syria) dan meninggal disana.”(HR.Thabrani). Nabi Adam as diturunkan ke bumi terpisah jauh dari isterinya Hawa.

 

Turunnya Nabi Adam as

Menurut berbagai Kitab suci, sampai kini masyarakat dunia, masih beranggapan beliau ditempatkan di wilayah Arab (Timur-tengah). Keyakinan ini bukan tanpa dasar, menimbang berbagai Agama telah lahir di daratan ini, dibuktikan  banyak peninggalan yang ada di sana, sampai sekarang bisa kita saksikan. Apakah memang benar Nabi Adam hidup dan berkembang pada wilayah Timur tengah? Sebagai manusia yang memiliki akal dan penalaran yang logis, sepertinya Nabi Adam akan sulit hidup di daratan tandus, gersang, mengingat beliau masihlah mahluk yang dikasihi Tuhan. Rasa sayang Sang pencipta, logisnya menempatkan dirinya di wilayah  1/2 surga (daerah banyak berbagai tumbuhan dan buah serta air yang mengalir). Penalaran manusia tentang Mahluk pertama di bumi terpatri kuat berada di Timur Tengah, mulai diragukan, ketika melihat kondisi dulu dan kini Timur tengah bukanlah daerah yang memiliki berbagai jenis tumbuhan, buah-buahan, serta banyak air yang mengalir. Penemuan fosil manusia Purba tertua di dunia menjadi bukti tak terbantahkan daerah asal Nabi pertama tinggal, ternyata terdapat di wilayah banyak ditumbuhi berbagai jenis tanaman, banyak buah, dan banyak air mengalir, bisa dikatakan wilayah ini adalah 1/2 surga. Adalah fosil Pithecanthropus erectus , ditemukan di desa Sangiran, Jawa Tengah ( sumber wikipedia), didaulat sebagai fosil manusia tertua di dunia. Dari temuan bukti fosil manusia, bisa ditarik kesimpulan bisa saja wilayah 1/2 surga itu berada di wilayah Nusantara. Menurut suatu riwayat, Nabi Adam as diturunkan di India, dalam riwayat lain disebutkan di Sri Lanka. Ada juga pendapat bahwa Nabi Adam as diturunkan di gunung tertinggi di dunia, yaitu di Gunung Everest di Himalaya. Mengenai hal ini, karena dahulu kala memang belum ada negara India, Sri Lanka maupun Himalaya, kita sebut saja daerah pengunungan tertinggi di Asia (bukankah India, Sri Lanka dan Himalaya masih termasuk wilayah Asia dan letaknya tidak begitu berjauhan? bisa jadi ketiga tempat ini pada jaman dulu memang masih berada dalam satu wilayah/kesatuan). Sementara Hawa diturunkan di Jeddah, bagian dari kota Makkah (sekarang Arab Saudi). Tapi ada juga yang menyebutkan Hawa diturunkan di tempat yang sekarang bernama Irak. Bisa jadi juga kedua tempat ini, pada jaman dahulu masih merupakan satu kesatuan wilayah.

Memang banyak yang meyakini bahwa Nabi Adam pertama kali turun di Srilanka. Apalagi disana terdapat bekas jejak tapak kaki besar yang berada di gunung Sripada yang dinamakan Adam peak yang dipercayai sebagai tapak kaki nabi Adam. The Adam peak ini terletak kira-kira 7359 kaki diatas permukaan laut. Bukan hanya sebagian islam dan agama kristen yang mempercayai. Bahkan Budha Dan Hindu juga percaya the Adam peak memiliki kesan sebagai tapak kaki Buddha dan Dewa Shiva(hindhu). Sekarang mari kita hubungkan antara adam peak (tapak adam) di srilanka dan kisah raja ravana si ras manusia raksasa dari lanka (alengka). Menurut perkiraan tapak kaki Adam di Srilanka itu bukanlah tapak nabi Adam. Melainkan tapak Ras manusia Raksasa seperti raja Ravana.  Jadi dimanakah Adam diturunkan?

Dikatakan bahwa Turunnya Nabi Adam adalah di India di daerah Serendib. Lalu Adam bertempat di tanah yang subur. Banyak terdapat gunung berapi dan terdiri dari dua musim. Tetapi berdasar penelitian wilayah Serendib tempat Nabi Adam turun tak ditemukan di India yang sekarang. Maka marilah kita cari di India asia timur kuno yaitu Indonesia. Barangkali kita pun juga tak pernah mendengar daerah serendib di Indonesia. Memang tak ada, sekarang sudah tak ada tapi belum tentu dulu juga tak pernah ada. Sebenarnya Serendib bukan evolusi dari kata Ceylon atau Sri lanka. Tapi Serendib Lebih condong ke kata Swarnadwipa yaitu pulau Sumatera zaman kuno. Evolusi kata bisa saja terjadi karena beda suku atau ras manusia ketika bertanya, maka kadang beda pula telinga dan lidah menangkap dan menyampaikannya akan beda pula, biarpun tujuannya sama. Seperti kata ”Ereb”/matahari tenggelam lalu berubah menjadi ”Eropa”. Perhatikan antara Serendib dan Swarnadwipa, maka rasanya kita emang boleh menyamakannya. Swarnadwipa/Sumatera/Pulau emas barangkali oleh lidah orang arab lebih akrab dinamakan Serendib. Jadi di Sumatera kah Nenek Moyang manusia turun pertama kali?. Swarnadwipa/Serendib itu berasal dari bahasa sanskerta: Swarnadwipa yang berarti pulau emas. Dulunya Sumatra, Kalimantan dan Jawa adalah bersatu. Memiliki tanah subur karena gunung berapinya banyak dan itulah yang membuat subur. Konon ada peneliti bilang jika tanah pulau jawa dikelola sebaik mungkin,maka tanah jawa akan mampu menumbuhkan setiap jenis tumbuhan diplanet bumi ini. Indonesia terletak di garis ekuator yang membuat suhu hangat,karena matahari bersinar sepanjang tahun dan jadikan indonesia memiliki dua musim. Barangkali disinilah jawaban misteri tempat Nabi Adam itu. Sebuah negeri yang Diberkahi Tuhan dengan segala kekayaannya. Jika nabi Adam turun di India,kenapa mayoritas penduduknya hindu? Jika nabi Adam ada di Srilanka, kenapa mayoritas penduduknya budha?. Nabi Adam mencari Hawa lalu menemukannya di Jeddah (jiddah, yang juga mengandung arti: nenek) mereka Dikaruniai keturunan yang banyak, dan disuatu Ketika Nabi Adam mengajak Hawa, dan anak-anaknya kembali ke tempat Nabi Adam turun pertama kali. Disana Anak anak mereka diajari Ilmu Tauhid yaitu mengajak manusia hanya menyembah Pada Tuhan Yang Esa, yakni Allah S.W.T. Dari sinilah Islam pun berkembang pesat dan menjadikan Indonesia bukan hanya Diberkahi Allah dengan Kekayaan Alam yang tanpa bandinganya ,tapi Allah juga Memberkahi INDONESIA sebagai negeri dengan penduduk Muslim terbanyak di Semesta Raya.

Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM as.

Berdasar penyelusuran Genetika, diketahui Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), diperkirakan Adam “Manusia Modern”, hidup di bumi pada sekitar 237,000 sampai 581,000 tahun yang lalu. Dalam ilmu geologi, masa 237,000 sampai 581,000 tahun yang lalu, di sebut sebagai Era Middle Pleistocene (126.000 sampai dengan 781.000 tahun yang lalu. Diperkirakan Nabi Adam hidup di bumi dengan rentang waktu antara 1,7 juta sampai 10 juta tahun yang lalu. Namun ada yang menarik dari Risalah menurut Ibnu Katsir dalam kitab Bidayah Wan Nihayah “ Nabi Adam di turunkan pertama kali dari surga yaitu di tanah Hindustan “.Dalam pengertian tanah Hindustan pada waktu Ibnu Katsir menulis adalah wilayah yang di mulai dari wilayah Pakistan serong kearah tenggara sampai ke tanah Papua”. Jika kita melihat luas wilayah tersebut manakah yang di dunia ini mirip surga atau paling tidak di tempati manusia yang paling nyaman dan manusia bisa menyesuaikan dengan tanpa perlu alat bantu dan teknologi modern, tempat dimana Nabi Adam pernah tinggal, pasti kita semua sepakat bahwa wilayah tersebut adalah wilayah Nusantara atau Indonesia sekarang ini. Dari situ, bermulalah kehidupan yang baru di mana, manusia-manusia hybrid seperti Neanderthal dan homo sapien awal dihapuskan (atau mungkin di sembunyikan) sebab itu kita hanya jumpa rangka saja. Yang tinggal hanyalah manusia dari keturunan ADAM dan hewan-hewan yang di selamatkan. Di suatu tempat dimana benua yang baru saja tenggelam itu membiarkan tanah paling tinggi mereka tidak di tenggelami air, jadi apa yang kita saksikan sekarang ini sebagai tanah ‘Nusantara’. Tanah-tanah tinggi ini dahulunya pernah di diami oleh para dewa-dewi atau wali keramat pada era ADAM. Pernahkah kamu dengar tentang negeri atlantis? Yaitu kisah yang ditulis oleh filsuf yunani kuno plato. Mitos Atlantis ialah cerita penuh fantasi dimana  Manusia sudah Mencapai puncak peradabannya disana sebelum banjir besar meluluh lantahkan negeri hebat itu. Mitos atlantis dari masa kuno itu secara ironis mulai dicari kebenarannya. Banyak para peneliti yakin,kalau dahulu benua atlantis memang ada. Puncak dari keyakinan orang itu adalah, saat ahli nuklir berkebangsaan Brazil, Prof.Arysio santos menyatakan sudah puluhan tahun mencari atlantis dan menemukannya sesuai dengan kriteria yang diungkap Plato mengenai atlantis. Bahwasanya Benua Atlantis yang hilang itu bukan berada di sekitaran eropa atau amerika,seperti kata peneliti peneliti sebelumnya. Tapi Benua Atlantis berada di Asia! Tepatnya disepanjang antara India-Indonesia. Indonesia dan india diyakini dulu daratannya bersatu sebelum bencana memisahnya. Makanya Indonesia juga dikatakan sebagai india kuno, bahkan sampai saat ini. Ketika Masih dalam penjajahan Belanda pun, Negeri ini pernah dinamakan Hindia Belanda, sebelum akhirnya berganti menjadi Indonesia sampai sekarang. Malah ada yang percaya bahwa kata INDONESIA berasal dari kata INDIAN-EAST-ASIA atau bangsa India asia timur.

 Daerah Kerinci adalah Sisa Peradaban Atlantis, Prof. Arysio Nunes Dos Santos menerbitkan buku yang menggemparkan :“Atlantis The Lost Continents Finally Found”. Dimana ditemukannya ? Secara tegas dinyatakannya bahwa lokasi Atlantis yang hilang sejak kira-kira 11.600 tahun yang lalu itu adalah di Indonesia. Peradaban hal tersebut diamini oleh Profesor Stephen Oppenheimer menulis buku Eden in The East: Benua yang Tenggelam di Asia Tenggara, Menurut dia, satu-satunya dongeng yang menyebar luas di dunia secara merata adalah kisah banjir Nabi Nuh dengan segala versinya. Umat Islam, Kristen dan Yahudi tentu mendapatkan kisah banjir Nuh dari kitab suci masing-masing. Namun, bagaimana dengan masyarakat pra Islam, Kristen dan Yahudi? Misalnya saja bangsa Sumeria, Babilonia, India, Yunani. Mereka pun ternyata punya kisah banjir bandang yang menenggelamkan seluruh daratan. Buku Eden in The East setebal 814 halaman ini, separuhnya dihabiskan Oppenheimer untuk membedah dongeng-dongeng ini. Oppenheimer mencatat ada sekitar 500 kisah soal banjir di seluruh dunia. Dari India sampai Amerika, dari Australia sampai Eropa.Tokoh utamanya pun berubah-ubah. Agama samawi menyebutnya Nuh, atau Noah. Bangsa Mesopotamia menyebut sang jagoan adalah Utanapishtim, di Babilonia kuno disebut Athrasis, orang India kuno menyebutnya Manu. Nama boleh beda, namun inti ceritanya sama. Ada banjir besar yang menenggelamkan daratan, sang tokoh utama menyelamatkan diri dengan perahu, atau kapal besar. Dia pun tidak lupa membawa hewan-hewan, kapalnya nanti mendarat di gunung dan sang tokoh utama bersama keluarga atau pengikutnya melanjutkan kehidupan mereka yang baru. Oppenheimer pun mengungkapkan, kisah-kisah banjir lebih banyak lagi terdapat di Asia Tenggara. Variasinya sangat bermacam-macam pada berbagai suku pedalaman di Indonesia, Malaysia Filipina dan pulau-pulau di Polinesia. Tingkat keberagaman cerita banjir di kawasan ini pun membuat Oppenheimer berteori, kalau bangsa yang terpaksa berimigrasi akibat banjir besar, tinggal di Indonesia dan sekitarnya. Semua kisah banjir ini menurut Oppenheimer adalah bukti kalau banjir besar di penghujung Zaman Es ini adalah benar adanya. Suku Kerinci Pada saat terjadinya bencana yang menenggelamkan Atlantis berhasil selamat dikarenakan mereka berada di daratan tinggi yaitu puncak gunung kerinci sehingga terhindar dari bencana tersebut.

 

Sejarah Kerinci

Suku Kerinci Adalah Ras Tertua, lebih tua dari Suku Inka
Peneliti antropologi urban dari Universitas Diponegoro Radjimo menyatakan suku Kerinci yang mendiami dataran tinggi bukit barisan di sekitar Gunung Kerinci ternyata lebih tua dari suku Inka, Indian di Amerika. Nama Kerinci berasal dar bahasa Tamil yaitu nama bunga Kurinji (Strobilanthes Kunthiana) yang tumbuh di India Selatan pada ketinggian 1800 DPL –di atas permukaan laut-, yang mekarnya sekali selama dua belas tahun. Karena itu Kurinji juga merujuk pada kawasan pegunungan dapat dipastikan bahwa hubungan Kerinci dengan India telah terjalin sejak lama dan nama Kerinci sendiri diberikan pedagang India Tamil.Dari sebuah kesimpulan riset Dr.Bennet Bronson peneliti dari AS bersama Tim Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional Jakarta pada 1973 berpendapat bahwa suku Kerinci bahkan jauh lebih tua dari suku Inka (Indian) di Amerika,” katanya, di Jambi, Sabtu (21/5). Hal itu berarti
suku Kerinci tidak hanya lebih tua dari proto-melayu. Suku Indian Inka sendiri adalah suku yang salah satu ramalan purbanya tentang kiamat 2012 jadi inspirasi film Hollywood yang menghebohkan pada 2009 lalu. Suku India Inka diyakini sebagai suku purba yang telah memiliki peradaban tinggi. Radjimo mengungkapkan, salah satu pembuktian yang dikemukakan tim Bennet Bronson itu adalah tentang manusia Kecik Wok Gedang Wok. Ia merupakan suku pertama yang telah mendiami dataran tinggi Kerinci lebih dari 10.000 tahun lalu itu. Suku itu belum mempunyai nama panggilan secara individu sampai masuknya suku Proto-Melayu. Hal itu berarti suku Kerinci tidak hanya lebih tua dar iproto-melayu.”Sedangkan suku Indian Inka di Amerika yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu suku dan ras tertua di dunia diketahui pada zaman yang sama sudah memiliki nama, seperti Big Buffalo (Kerbau Besar), Little Fire (ApiKecil) dan lainnya,”terangRadjimo. Maka saat itulah pula terjadi perpindahan etnis ini dari satu tempat ke tempat lain pada Alam Melayu seperti perpindahan Proto Malaiers (Melayu Tua) ke Alam Kerinci. Menurut Kern, alam Kerinci saat itu telah didiami oleh manusia, dan mereka penduduk pribumi inilah yang disebut sebagai Kecik Wok Gedang Wok. Namun, saat itu jumlah Proto-Melayu yang lebih dominan dari Kecik Wok Gedang Wok menyebabkan kaum pribumi tersebut secara perlahan menjadi lenyap dalam percampuran darah antara pendatang dan pribumi. Kelompok inilah yang selanjutnya berkembang dan menjadi nenek moyang orang Kerinci modern hingga generasi saat ini. Hal lain yang sering dijadikan sampel penelitian oleh pada peneliti tersebut adalah keragaman bahasa dan dialek di Kerinci. Dengan bahasa yang sangat beragam, sekitar 135 buah dialek, yang dipakai hanya di sepanjang lembah, memperumit penelitian etnografi. Beberapa penelitian menyebutkan bahawa orang Kerinci termasuk kelompok suku bangsa asli yang mula-mula ada di Sumatra. Kelompok suku bangsa ini kemudian dikenal dengan Kecik Wok Gedang Wok yang diduga telah berada di wilayah Alam Kerinci semenjak 10.000 tahun silam (Whitten, 1987). Uli Kozok, seorang ahli filologi dari Hawaii University Amerika Serikat, dalam risetnya menyimpulkan naskah melayu tertua di dunia ada di Kerinci. “Dalam kesimpulan riset dari riset yang dilakukannya di tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Belanda, filolog Dr Uli Kozok menyimpulkan bahwa naskah Melayu tertua ada di Kerinci, tepatnya di Desa Tanjung Tanah,” kata Nukman SS di Jambi (30/4). Naskah tersebut, kata dia, menurut riset Uli Kozok ternyata jauh lebih tua 200 tahun dibanding dengan naskah surat raja Ternate yang sebelumnya dinyatakan sebagai naskah melayu tertua di dunia. Naskah kitab undang-undang Tanjung Tanah diperkirakan dikeluarkan pada abad 14.

Menurut Nukman, kesimpulan Uli Kozok tersebut juga didasari atas uji radio karbon yang dilakukan pihaknya di Wellington, Selandia Baru atas sampel bahan kertas Daluang (samakan kulit kayu) yang digunakan untuk penulisan naskah itu.
“Uli Kozok dari hasil uji radio karbon yang sangat akurat prediksinya itu menegaskan kalau Daluang yang digunakan untuk media penulisan naskah tersebut bisa dipastikan ditebang pada rentang waktu antara abad 12 hingga 13,” katanya.
Dari usia itulah, menurut dia dapat diprediksikan penulisan naskah itu pun berkisar tidak jauh dari abad itu, maksimal pada abad ke 14 naskah itu telah dibuat. Sesuai catatan sejarah pula, kata dia kalau pada masa itu Kerajaan Melayu yang beribukota di Darmasyaraya (sebuah kabupaten pemekaran Sumbar, tetangga dekat kabupaten Kerinci) diperintah oleh Raja Adityawarman, itu sedang pada masa puncak kejayaannya. Prediksi umur naskah Kitab Undang-undang Tanjung Tanah itu pun juga berdasarkan pada analisa jenis aksara yang digunakan. Meskipun diketahui Kerinci sudah dari masa sebelumnya telah memiliki aksara sendiri, yakni aksara Incoung, namun empu yang menuliskan kitab tersebut menggunakan aksara pasca-Pallawa, bukan aksara Pallawa dan bukan pula aksara Jawa kuno. Ketika pada ribuan tahun sebelum Masehi kedatangan gelombang pertama para imigran suku Proto-Melayu dari Yunan China Selatan atau Hindia belakang ke puncak andalas. Saat itu rombongan para pedatang sudah menemukan adanya manusia di daerah tersebut, tepat di sekitar gunung berapi yang diyakini itu adalah Gunung Kerinci.

Tidak hanya itu, manusia purba di Kerinci itupun dikatakan memiliki pengetahuan dan peradaban lebih tinggi dari mereka, suku setempat tersebut sudah mengenal api dan mampu mengolah memanfaatkan besi atau logam. “Dikisahkan, konon saat itu orang pertama atau penduduk pribumi itu menggunakan kayu Siegie (Pinus Merkusi, Strain Kerinci) yang memang mengandung getah minyak yang bisa terbakar sebagai obor. Begitu juga mata tombak yang dari batu dan logam. Karena itu mereka bisa membangun artefak batu menjadi sarana berbagai keperluan, seperti untuk altar persembahan, untuk peristirahatan dan lainnya, Dalam perjalanan perkembangan peradaban berikutnya lebih mudah dapat ditemukan pula batu-batu Seilindrik dan batu bergambar, juga menhir-menhir dan goa-goa. Semua itu diyakini dari perkakas yang digunakan sudah semakin maju berupa kapak, pahat, baji dan beliung dari besi. Bahkan, tambahnya dengan benda-benda purbakala itu sebagian masyarakat adat di Kerinci berani beranggapan kalau sesungguhnya mereka dulunya adalah salah satu dari keturunan sepasang umat nabi Nuh AS yang diturunkan dari kapalnya di dataran tinggi Kerinci ketika air laut telah mulai surut, agar untuk membangun peradaban di kawasan tersebut. Terungkapnya fakta adanya temuan gigi dan fosil dalam ukuran raksasa diduga milik manusia atau makluk purba “Homo Kerinciensis” yang ditemukan warga di desa Kumun Hilir kecamatan Kumun-Debai tiga kilometer dari pusat kota Sungaipenuh belakangan ini semakin memperkuat asumsi dugaan dan perkiraan itu. “ Kalau temuan fosil dan gigi tersebut berhasil disimpulkan laboratorium kepurbakalaan Jakarta, maka sudah dapat dipastikan itu adalah salah satu bukti dan fakta kuat bagi mata rantai peradaban tua suku Kerinci yang diyakini jauh lebih tua dari Proto Melayu,” terangnya. Ia memperkirakan terjadi pada rentang waktu beberapa abad sebelum Masehi, sedangkan suku purba Kerinci sudah mendiami daratan tersebut ribuan tahun sebelumnya.

Secara geografis Kabupaten Kerinci berada di ujung paling barat Propinsi Jambi. Daerah ini berupa dataran tinggi yang berada di antara 500 s/d 1.500 meter dari permukaan laut. Kabupaten Kerinci dikenal sebagai Kabupaten yang memiliki panorama yang terindah di Provinsi Jambi yang keindahannya menjadi terkenal dengan keberadaan Gunung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera, Air Terjun Telun Berasap dan Danau Gunung Tujuh di kaki Gunung Kerinci. Keberadaan Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan paru-paru dunia, dimana hidup bermacam flora dan fauna yang berguna untuk penelitian, Danau Kerinci, Danau Lingkat dan sejumlah peninggalan bersejarah serta banyaknya objek menjadi keindahan Kerinci semakin menarik. Keadaan wilayah Kerinci yang dibatasi oleh Bukit Barisan, hutan yang lebat, medan yang berat dan binatang buas, membuat anggapan orang terhadap Kerinci sebagai daerah yang tertutup, sehingga Kerinci dikiaskan dari arti kata ‘Kunci.’ Bila ditinjau dari segi bahasa, Kerinci berasal dari kata “kerin” dan “ci”. Bahasa Austronesia yang masuk ke India (Sanskerta) kata “krin/kerin” atau “khin” berarti hulu, sedang kata “ci” atau “cai” berarti sungai, sehingga Krinci atau Kerinci mengandung arti hulu sungai, bila dilihat dari letak Kerinci yang berada di daerah pegunungan dan merupakan hulu-hulu sungai yang mencakup Sungai Batang Merangin, Sungai Batang Asai, dan lainnya. MC.Kinnon (1992) menyebutkan bahwa kata Kerinci diduga berasal dari kata “Kurinci” (bahasa Tamil) yang berati sebuah daerah pegunungan, dengan alasan orang India dari suku bangsa Tamil (Hindu) pada awal abad pertama Masehi telah berhubungan dengan penduduk yang berdiam di pedalaman dan disepanjang Pantai Barat dan Timur Sumatra yang saat itu tidak jauh dari Kerinci. Dalam perniagaan, bangsa Tamil memanggil orang-orang dari dataran tinggi pegunungan dengan sapaan Kurinci.

 

Gunung Kerinci merupakan gunung berapi dengan ketinggian 3.805 mdpl yang sekaligus merupakan gunung berapi tertinggi se Asia Tenggara. Gunung api yang masih aktif ini terletak di area perbatasan provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi. Gunung ini memiliki berbagai julukan diantaranya yaitu Gunung Gadang, Korinci, Berapi Kurinci, dan Puncak Indrapura. Gunung yang termasuk dalam jenis Strato Vulcano ini  secara administrasi berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Gunung ini terakhir kali meletus pada tahun 2009. Disekitar Gunung Kerinci ada salah satu danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara dan merupakan situs warisan dunia UNESCO bernama Danau Gunung Tujuh.  Luar biasa. Tak hanya itu, letaknya di atas gunung membuat suasana danau masih asri, alami, udaranya segar, panoramanya hijau dan air danaunya jernih, sehingga Anda akan betah berlama-lama di tempat ini. Oleh karena Danau Gunung Tujuh masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, wisatawan juga dapat menjelajahi hutan di sekitarnya dan menemukan berbagai jenis satwa khas di Taman Nasional Kerinci Seblat, diantaranya harimau Sumatera, siamang, beruang madu, babi hutan, tapir, bermacam burung dan kupu-kupu. Ada pula tumbuhan yang beragam dengan jenis anggrek alam dan bungan kantong semar sebagai primadonya. Jambi disebut memiliki danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara, pada ketinggian 1.950 mdpl. Inilah Danau Gunung Tujuh di Taman Nasional Kerinci Seblat yang jadi tujuan para petualang yang ingin melihat kecantikannya. Menurut beberapa literatur Danau Gunung Tujuh dikelilingi oleh 7 gugusan gunung. Ketujuh gunung tersebut terdiri dari Gunung Hulu Tebo (2.525 mdpl), Gunung Hulu Sangir (2.330 mdpl), Gunung Madura Besi (2.418 mdpl), Gunung Lumut (2.350 mdpl), Gunung Selasih (2.230 mdpl), Gunung Jar Panggang (2.469 mdpl) dan Gunung Tujuh (2.735 mdpl).

 

Dengan kondisi yang strategis dikelilingi oleh pegunungan maka Danau Gunung Tujuh sangat cocok untuk tempat beristirahat dengan kondisi alam yang subur dan air yang banyak serta layak untuk dijadikan tempat tinggal. Maka tak dapat dipungkiri Gunung Kerinci bisa dikatakan merupakan tempat pertama kali NABI ADAM as diturunkan di muka bumi dengan melihat sejarah kondisi geografis dan alam yang sesuai bagi manusia untuk beradaptasi pertama kali di bumi.

 

Melihat dari berbagai sumber tulisan diatas maka bisa kita simpulkan bahwa :

  1. Di dalam riwayat Thabrani dari Abdullah bin Umar disebutkan : “Ketika Allah menurunkan Adam, Dia menurunkannya di India tanah India. Kalau memacu pada maksud daerah India maka kita bisa menyatakan bahwa dahulu kala memang belum ada negara India, Sri Lanka maupun Himalaya, kita sebut saja daerah pengunungan tertinggi di Asia (bukankah India, Sri Lanka dan Himalaya masih termasuk wilayah Asia dan letaknya tidak begitu berjauhan? bisa jadi ketiga tempat ini pada jaman dulu memang masih berada dalam satu wilayah/kesatuan). Indonesia dan india diyakini dulu daratannya bersatu sebelum bencana memisahnya.
  2. Masyarakat dunia, masih beranggapan Nabi Adam as diturunkan di wilayah Arab (Timur-tengah). Keyakinan ini bukan tanpa dasar, menimbang berbagai Agama telah lahir di daratan ini, dibuktikan  banyak peninggalan yang ada di sana, sampai sekarang bisa kita saksikan. Apakah memang benar Nabi Adam hidup dan berkembang pada wilayah Timur tengah? Sebagai manusia yang memiliki akal dan penalaran yang logis, sepertinya Nabi Adam akan sulit hidup di daratan tandus, gersang, mengingat beliau masihlah mahluk yang dikasihi Tuhan. Rasa sayang Sang pencipta, logisnya menempatkan dirinya di wilayah  1/2 surga (daerah banyak berbagai tumbuhan dan buah serta air yang mengalir). Penalaran manusia tentang Mahluk pertama di bumi terpatri kuat berada di Timur Tengah, mulai diragukan, ketika melihat kondisi dulu dan kini Timur tengah bukanlah daerah yang memiliki berbagai jenis tumbuhan, buah-buahan, serta banyak air yang mengalir.
  3. Penemuan fosil Pithecanthropus erectus , ditemukan di desa Sangiran, Jawa Tengah ( sumber wikipedia), didaulat sebagai fosil manusia tertua di dunia. Dari temuan bukti fosil manusia, bisa ditarik kesimpulan bisa saja wilayah 1/2 surga itu berada di wilayah Nusantara. Dengan penemuan tersebut menandakan bahwa wilayah Indonesia merupakan wilayah Nusantara yang telah didiami manusia pertama kali dengan kondisi geografis yang beriklim tropis hujan dan panas  sangat cocok untuk kehidupan manusia pada masa dahulu kala untuk beradaptasi menjalani hidup.
  4. Dikatakan bahwa Turunnya Nabi Adam adalah di India di daerah Serendib. Lalu Adam bertempat di tanah yang subur. Banyak terdapat gunung berapi dan terdiri dari dua musim. Tetapi berdasar penelitian wilayah Serendib tempat Nabi Adam turun tak ditemukan di India yang sekarang. Maka marilah kita cari di India asia timur kuno yaitu Sebenarnya Serendib bukan evolusi dari kata Ceylon atau Sri lanka tetapi Serendib lebih condong ke kata Swarnadwipa yaitu pulau Sumatera zaman kuno. Swarnadwipa/Serendib itu berasal dari bahasa sanskerta: Swarnadwipa yang berarti pulau emas. Indonesia terletak di garis ekuator yang membuat suhu hangat,karena matahari bersinar sepanjang tahun dan jadikan indonesia memiliki dua musim. Jika nabi Adam turun di India,kenapa mayoritas penduduknya hindu? Jika nabi Adam ada di Srilanka,kenapa mayoritas penduduknya budha?. Menurut Risalah Ibnu Katsir dalam kitab Bidayah Wan Nihayah “ Nabi Adam di turunkan pertama kali dari surga yaitu di tanah Hindustan “Dalam pengertian tanah Hindustan pada waktu Ibnu Katsir menulis adalah wilayah yang di mulai dari wilayah Pakistan serong kearah tenggara sampai ke tanah Papua”. Jika kita melihat luas wilayah tersebut manakah yang di dunia ini mirip surga atau paling tidak di tempati manusia yang paling nyaman dan manusia bisa menyesuaikan dengan tanpa perlu alat bantu dan teknologi modern, tempat dimana Nabi Adam pernah tinggal, pasti kita semua sepakat bahwa wilayah tersebut adalah wilayah Nusantara atau Indonesia sekarang ini.
  5. Pernahkah kamu dengar tentang negeri atlantis? Yaitu kisah yang ditulis oleh filsuf yunani kuno plato. Mitos Atlantis ialah cerita penuh fantasi dimana  manusia sudah mencapai puncak peradabannya disana sebelum banjir besar meluluh lantahkan negeri hebat itu. Banyak para peneliti yakin,kalau dahulu benua atlantis memang ada. Puncak dari keyakinan orang itu adalah, saat ahli nuklir berkebangsaan Brazil, Prof.Arysio santos menyatakan sudah puluhan tahun mencari atlantis dan menemukannya sesuai dengan kriteria yang diungkap Plato mengenai atlantis. Bahwasanya Benua Atlantis yang hilang itu bukan berada di sekitaran eropa atau amerika,seperti kata peneliti peneliti sebelumnya. Tapi Benua Atlantis berada di Asia! Tepatnya disepanjang antara India-Indonesia. Makanya Indonesia juga dikatakan sebagai india kuno, bahkan sampai saat ini. Ketika Masih dalam penjajahan Belanda pun, Negeri ini pernah dinamakan Hindia Belanda, sebelum akhirnya berganti menjadi Indonesia sampai sekarang. Malah ada yang percaya bahwa kata INDONESIA berasal dari kata INDIAN-EAST-ASIA atau bangsa India asia timur.
  6. Daerah Kerinci adalah Sisa Peradaban Atlantis, Arysio Nunes Dos Santos menerbitkan buku yang menggemparkan :“Atlantis The Lost Continents Finally Found”. Dimana ditemukannya ? Secara tegas dinyatakannya bahwa lokasi Atlantis yang hilang sejak kira-kira 11.600 tahun yang lalu itu adalah di Indonesia. Peradaban hal tersebut diamini oleh Profesor Stephen Oppenheimer menulis buku Eden in The East: Benua yang Tenggelam di Asia Tenggara, semua kisah banjir ini menurut Oppenheimer adalah bukti kalau banjir besar di penghujung Zaman Es ini adalah benar adanya. Suku Kerinci Pada saat terjadinya bencana yang menenggelamkan Atlantis berhasil selamat dikarenakan mereka berada di daratan tinggi yaitu puncak Gunung Kerinci sehingga terhindar dari bencana tersebut.
  7. Suku Kerinci Adalah Ras Tertua, lebih tua dari Suku Inka
    Peneliti antropologi urban dari Universitas Diponegoro Radjimo menyatakan suku Kerinci yang mendiami dataran tinggi bukit barisan di sekitar Gunung Kerinci ternyata lebih tua dari suku Inka, Indian di Amerika. Nama Kerinci berasal dar bahasa Tamil yaitu nama bunga Kurinji (Strobilanthes Kunthiana) yang tumbuh di India Selatan pada ketinggian 1800 DPL –di atas permukaan laut-, yang mekarnya sekali selama dua belas tahun. Karena itu Kurinji juga merujuk pada kawasan pegunungan dapat dipastikan bahwa hubungan Kerinci dengan India telah terjalin sejak lama dan nama Kerinci sendiri diberikan pedagang India Tamil. Beberapa penelitian menyebutkan bahawa orang Kerinci termasuk kelompok suku bangsa asli yang mula-mula ada di Sumatra. Kelompok suku bangsa ini kemudian dikenal dengan Kecik Wok Gedang Wok yang diduga telah berada di wilayah Alam Kerinci semenjak 10.000 tahun silam (Whitten, 1987). Uli Kozok, seorang ahli filologi dari Hawaii University Amerika Serikat, dalam risetnya menyimpulkan naskah melayu tertua di dunia ada di Kerinci. “Dalam kesimpulan riset yang dilakukannya di tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Belanda, filolog Dr Uli Kozok menyimpulkan bahwa naskah Melayu tertua ada di Kerinci, tepatnya di Desa Tanjung Tanah,” kata Nukman SS di Jambi (30/4). Naskah tersebut, kata dia, menurut riset Uli Kozok ternyata jauh lebih tua 200 tahun dibanding dengan naskah surat raja Ternate yang sebelumnya dinyatakan sebagai naskah melayu tertua di dunia. Naskah kitab undang-undang Tanjung Tanah diperkirakan dikeluarkan pada abad 14.
  8. Melihat kondisi geografis Kabupaten Kerinci dengan dataran tinggi yang berada diantara 500 s/d 1.500 mdpl serta dengan panorama alam yang indah ditambah dengan keberadaan Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.805mdpl sebagai gunung berapi aktif tertinggi di Asia Tenggara. Disekitar Gunung Kerinci ada salah satu danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara 1.950 mdpl dan merupakan situs warisan dunia UNESCO bernama Danau Gunung Tujuh. Danau Gunung Tujuh dikelilingi oleh 7 Gugusan Gunung. Maka tak bisa dipunkiri lagi kalau Gunung Kerinci memang bisa dikatakan tempat pertama kali Adam as diturunkan karena letak dan kondisinya yang sangat memungkinkan untuk manusia pertama kali beradaptasi dimuka bumi.
  9. Maka tidak berlebihan rasanya sebagai mana di sebutkan oleh penyair penyair kerinci bahwa tanah ini “kerinci” Merupakan sekepal tanah surga yang tercampak ke bumi. Dengan demikian tak salah kalau memang Nabi Adam as turun pertama kali di Kerinci dengan membawa ‘sekepal tanah dari surga’ dalam artian kondisi alam yang indah serta sumber daya alamnya yang berlimpah bisa diibaratkan seperi tanah sorga.

 

Demikianlah yang penulis sampaikan apabila dalam penulisan ini terjadi kontroversi adalah hal yang wajar dikarenakan selama ini memang belum ada tempat yang pasti dan jelas asal usul Nabi Adam as turun pertama kali di bumi. Oleh karena itu penulis hanya memberikan informasi serta masukan yang mungkin bisa kita pelajari dan kita renungkan bersama.

 

Tidak ada kebaikan ibadah yang tidak ada ilmunya dan tidak ada kebaikan ilmu yang tidak difahami dan tidak ada kebaikan bacaan kalau tidak ada perhatian untuknya.

 

~ Sayidina Ali Karamallahu Wajhah

 

 

Penulis : Mahmud Najazi , domisili Jakarta

JABUKI (Jaga Bumi Koerintji Indonesia)

085283137813

 

 

Sejarah Kerinci Purba dan Sisa Peradaban Atlantis – Kata Kerinci pertama kali dikenal pada awal tahun Masehi. Kata “Kerinci” diinterpretasikan pada banyak teori, baik yang dihasilkan melalui penelitian hingga cerita yang berkembang di masyarakat yang tidak memiliki argumen yang jelas. Teori-toeri berikut menjelaskan arti kata Kerinci:

Keadaan wilayah Kerinci yang dibatasi oleh Bukit Barisan, hutan yang lebat, medan yang berat dan binatang buas, membuat anggapan orang terhadap Kerinci sebagai daerah yang tertutup, sehingga Kerinci dikiaskan dari arti kata ‘Kunci.’

Bila ditinjau dari segi bahasa, Kerinci berasal dari kata “kerin” dan “ci”. Bahasa Austronesia yang masuk ke India (Sanskerta) kata “krin/kerin” atau “khin” berarti hulu, sedang kata “ci” atau “cai” berarti sungai, sehingga Krinci atau Kerinci mengandung arti hulu sungai, bila dilihat dari letak Kerinci yang berada di daerah pegunungan dan merupakan hulu-hulu sungai yang mencakup Sungai Batang Merangin, Sungai Batang Asai, dan lainnya.

 

Mc Kinnon (1992) menyebutkan bahwa kata Kerinci diduga berasal dari kata “Kurinci” (bahasa Tamil) yang berati sebuah daerah pegunungan, dengan alasan orang India dari suku bangsa Tamil (Hindu) pada awal abad pertama Masehi telah berhubungan dengan penduduk yang berdiam di pedalaman dan disepanjang Pantai Barat dan Timur Sumatra yang saat itu tidak jauh dari Kerinci. Dalam perniagaan, bangsa Tamil memanggil orang-orang dari dataran tinggi pegunungan dengan sapaan Kurinci.

 

Kondisi alam Kerinci menyebabkan daerah ini dikelompokkan menjadi Kerinci Rendah dan Kerinci Tinggi. Kerinci Rendah berada pada bagian timur pegunungan Bukit Barisan (sekarang Kabupaten Merangin), sedangkan Kerinci Tinggi yang sekarang Kabupaten Kerinci merupakan daerah-daerah yang berada pada bagian barat pegunungan Bukit Barisan

 

Orang Kerinci yang menghuni Kabupaten Kerinci sekarang adalah keturunan suku bangsa Melayu Tua yang menetap sejak zaman Neolitikum (8.000-7.000 tahun silam) atau mungkin jauh sebelumnya. Kerinci pernah di bawah kekuasaan Kerajaan Dharmasraya dan Pagaruyung (Sumatera Barat), juga di bawah Kerajaan Inderapura (pantai barat, kini Pesisir Selatan, Sumatera Barat), dan Kesultanan Jambi. Namun kekuasaan terhadap Kerinci lebih kepada perlindungan dengan membayar upeti.

 

Kerinci memiliki kebudayaan, termasuk bahasa dan aksara Kerinci.Uli Kozok, ahli aksara kuno Sumatera asal Jerman, pernah menemukan di Kerinci naskah Melayu tertua abad ke-14 yang berasal dari Kerajaan Dharmasraya, zaman Adityawarman.

 

Kerinci adalah Sisa Peradaban Atlantis

 

Prof. Arysio Nunes Dos Santos menerbitkan buku yang menggemparkan : “Atlantis The Lost Continents Finally Found”. Dimana ditemukannya ? Secara tegas dinyatakannya bahwa lokasi Atlantis yang hilang sejak kira-kira 11.600 tahun yang lalu itu adalah di Indonesia.

 

Peradaban tersebut hal tersebut diamini oleh Profesor Stephen Oppenheimer menulis buku Eden in The East: Benua yang Tenggelam di Asia Tenggara, Menurut dia, satu-satunya dongeng yang menyebar luas di dunia secara merata adalah kisah banjir Nabi Nuh dengan segala versinya. Umat Islam, Kristen dan Yahudi tentu mendapatkan kisah banjir Nuh dari kitab suci masing-masing.Namun, bagaimana dengan masyarakat pra Islam, Kristen dan Yahudi? Misalnya saja bangsa Sumeria,Babilonia, India, Yunani. Mereka pun ternyata punya kisah banjir bandang yang menenggelamkan seluruh daratan.

 

Buku Eden in The East setebal 814 halaman ini, separuhnya dihabiskan Oppenheimer untuk membedah dongeng-dongeng ini. Oppenheimer mencatat ada sekitar 500 kisah soal banjir di seluruh dunia. Dari Indiasampai Amerika, dari Australia sampai Eropa.Tokoh utamanya pun berubah-ubah. Agama samawi menyebutnya Nuh, atau Noah. Bangsa Mesopotamia menyebut sang jagoan adalah Utanapishtim, di Babilonia kuno disebut Athrasis, orang India kuno menyebutnya Manu.

 

Nama boleh beda, namun inti ceritanya sama. Ada banjir besar yang menenggelamkan daratan, sang tokoh utama menyelamatkan diri dengan perahu, atau kapal besar. Dia pun tidak lupa membawa hewan-hewan. Kapalnya nanti mendarat di gunung dan sang tokoh utama bersama keluarga atau pengikutnya melanjutkan kehidupan mereka yang baru.

 

Oppenheimer pun mengungkapkan, kisah-kisah banjir lebih banyak lagi terdapat di Asia Tenggara. Variasinya sangat bermacam-macam pada berbagai suku pedalaman di Indonesia, Malaysia, Filipina dan pulau-pulau di Polinesia.

 

Tingkat keberagaman cerita banjir di kawasan ini pun membuat Oppenheimer berteori, kalau bangsa yang terpaksa berimigrasi akibat banjir besar, tinggal di Indonesia dan sekitarnya. Semua kisah banjir ini menurut Oppenheimer adalah bukti kalau banjir besar di penghujung Zaman Es ini adalah benar adanya.

 

Suku Kerinci Pada saat terjadinya bencana yang menenggelamkan Atlantis berhasil selamat dikarenakan mereka berada di daratan tinggi yaitu puncak gunung kerinci sehingga terhindar dari bencana tersebut.

Suku Kerinci Adalah Ras Tertua, lebih tua dari Suku Inka

 

Peneliti antropologi urban dari Universitas Diponegoro Radjimo menyatakan suku Kerinci yang mendiami dataran tinggi bukit barisan di sekitar Gunung Kerinci ternyata lebih tua dari suku Inka, Indian di Amerika.

 

“Dari sebuah kesimpulan riset Dr Bennet Bronson peneliti dari AS bersama Tim Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional Jakarta pada 1973, yang saya baca malah berpendapat bahwa suku Kerinci bahkan jauh lebih tua dari suku Inka (Indian) di Amerika,” katanya, di Jambi, Sabtu (21/5).

 

Hal itu berarti suku Kerinci tidak hanya lebih tua dari proto-melayu. Suku Indian Inka sendiri adalah suku yang salah satu ramalan purbanya tentang kiamat 2012 jadi inspirasi film Hollywood yang menghebohkan pada 2009 lalu. Suku India Inka diyakini sebagai suku purba yang telah memiliki peradaban tinggi.

 

Radjimo mengungkapkan, salah satu pembuktian yang dikemukakan tim Bennet Bronson

itu adalah tentang manusia Kecik Wok Gedang Wok. Ia merupakan suku pertama yang telah mendiami dataran tinggi Kerinci lebih dari 10.000 tahun lalu itu. Suku itu belum mempunyai nama panggilan secara individu sampai masuknya suku Proto-Melayu.

 

“Sedangkan suku Indian Inka di Amerika yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu suku dan ras tertua di dunia diketahui pada zaman yang sama sudah memiliki nama, seperti Big Buffalo (Kerbau Besar), Little Fire (Api Kecil) dan lainnya,” terang Radjimo.

 

Maka saat itulah pula terjadi perpindahan etnis ini dari satu tempat ke tempat lain pada Alam Melayu seperti perpindahan Proto Malaiers (Melayu Tua) ke Alam Kerinci.

 

Menurut Kern, alam Kerinci saat itu telah didiami oleh manusia, dan mereka penduduk pribumi inilah yang disebut sebagai Kecik Wok Gedang Wok.

 

Namun, saat itu jumlah Proto-Melayu yang lebih dominan dari Kecik Wok Gedang Wok menyebabkan kaum pribumi tersebut secara perlahan menjadi lenyap dalam percampuran darah antara pendatang dan pribumi.Kelompok inilah yang selanjutnya berkembang dan menjadi nenek moyang orang Kerinci modern hingga generasi saat ini.Hal lain yang sering dijadikan sampel penelitian oleh pada peneliti tersebut adalah keragaman bahasa dan dialek di Kerinci. Dengan bahasa yang sangat beragam, sekitar 135 buah dialek, yang dipakai hanya di sepanjang lembah, memperumit penelitian etnografi.

 

Beberapa penelitian menyebutkan bahawa orang Kerinci termasuk kelompok suku bangsa asli yang mula-mula ada di Sumatra.Kelompok suku bangsa ini kemudian dikenal dengan Kecik Wok Gedang Wok yang diduga telah berada di wilayah Alam Kerinci semenjak 10.000 tahun silam (Whitten, 1987).

 

Uli Kozok, seorang ahli filologi dari Hawaii University Amerika Serikat, dalam risetnya menyimpulkan naskah melayu tertua di dunia ada di Kerinci. “Dalam kesimpulan riset dari riset yang dilakukannya di tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Belanda, filolog Dr Uli Kozok menyimpulkan bahwa naskah Melayu tertua ada di Kerinci, tepatnya di Desa Tanjung Tanah,” kata Nukman SS di Jambi (30/4).

 

Naskah tersebut, kata dia, menurut riset Uli Kozok ternyata jauh lebih tua 200 tahun dibanding dengan naskah surat raja Ternate yang sebelumnya dinyatakan sebagai naskah melayu tertua di dunia. Naskah kitab undang-undang Tanjung Tanah diperkirakan dikeluarkan pada abad 14.

 

Menurut Nukman, kesimpulan Uli Kozok tersebut juga didasari atas uji radio karbon yang dilakukan pihaknya di Wellington, Selandia Baru atas sampel bahan kertas Daluang (samakan kulit kayu) yang digunakan untuk penulisan naskah itu.

“Uli Kozok dari hasil uji radio karbon yang sangat akurat prediksinya itu menegaskan kalau Daluang yang digunakan untuk media penulisan naskah tersebut bisa dipastikan ditebang pada rentang waktu antara abad 12 hingga 13,” katanya.

 

Dari usia itulah, menurut dia dapat diprediksikan penulisan naskah itu pun berkisar tidak jauh dari abad itu, maksimal pada abad ke 14 naskah itu telah dibuat.Sesuai catatan sejarah pula, kata dia kalau pada masa itu Kerajaan Melayu yang beribukota di Darmasyaraya (sebuah kabupaten pemekaran Sumbar, tetangga dekat kabupaten Kerinci) diperintah oleh Raja Adityawarman, itu sedang pada masa puncak kejayaannya.

 

Prediksi umur naskah Kitab Undang-undang Tanjung Tanah itu pun juga berdasarkan pada analisa jenis aksara yang digunakan.Meskipun diketahui Kerinci sudah dari masa sebelumnya telah memiliki aksara sendiri, yakni aksara Incoung, namun empunya yang menuliskan kitab tersebut menggunakan aksara pasca-Pallawa, bukan aksara Pallawa dan bukan pula aksara Jawa kuno.

 

“Karena itu, Uli Kozok menyimpulkan naskah tersebut pasti dikeluarkan oleh pihak kerajaan yakni raja Adityawarman, yang tengah gencarnya membangun imej pemerintahannya sendiri mengingat pada masa itu adalah era mulai melemahnya pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu-Budha besar di pulau Jawa,” katanya.

 

Aksara Incoung, kata dia meskipun telah menjadi aksara asli yang sudah digunakan secara umum oleh masyarakat Kerinci masa itu, namun bagi pihak kerajaan aksara itu dianggap aksaranya kaum Sudra atau rakyat jelata.Orang luar Kerinci menyebut aksara itu sebagai Surat Ulu, yang artinya aksara dari pedalaman sebagaimana posisi Kerinci sendiri yang memang berada di pedalaman Bukit Barisan.

 

“Oleh karena itu, menurut Uli Kozok penggunaan aksara itu tidak terlepas dari politik Adityawarman sendiri yang sangat terobsesi untuk membangun kerajaannya sendiri yang mandiri hingga mampu melepaskan diri dari pengaruh kerajaan besar di Jawa, maka dia menggunakan aksara sendiri yang berakar dari aksara Pallawa dan Jawa, daerah yang sebelumnya menjadi tempat tinggalnya dan menimba ilmu,” kata Nukman.

Peneliti kebudayaan Kerinci Iskandar Zakaria mengungkapkan, keberadaan suku Kerinci provinsi Jambi yang menghuni dataran tinggi puncak Andalas pebukitan barisan jauh lebih tua dari Proto-Melayu yang dianggap sebagai suku Melayu tertua.kata peneliti kebudayaan Kerinci kelahiran Sumbar, Iskandar Zakaria, di Kerinci.

ia mengatakan, dari bukti temuan artefak purbakala yang berhasil ditemukan dan selama 40 tahun sesungguhnya suku Kerinci itu jauh lebih tua dari Proto-Melayu itu sendiri.

 

Tidak hanya pihaknya berkeyakan tentang apa yang tercantum dalam salah satu Sko (benda pusaka) berupa tambo adat dan silsilah suku Kerinci yang dirisetnya.

Ketika pada ribuan tahun sebelum Masehi kedatangan gelombang pertama para imigran suku Proto-Melayu dari Yunan China Selatan atau Hindia belakang ke puncak andalas.

 

Saat itu rombongan para pedatang sudah menemukan adanya manusia di daerah tersebut, tepat di sekitar gunung berapi yang diyakini itu adalah gunung Kerinci.

Tidak hanya itu, manusia purba di Kerinci itupun dikatakan memiliki pengetahuan dan peradaban lebih tinggi dari mereka, suku setempat tersebut sudah mengenal api dan mampu mengolah memanfaatkan besi atau logam.

 

”Dikisahkan, konon saat itu orang pertama atau penduduk pribumi itu menggunakan kayu Siegie (Pinus Merkusi, Strain Kerinci) yang memang mengandung getah minyak yang bisa terbakar sebagai obor. Begitu juga mata tombak yang dari batu dan logam. Karena itu mereka bisa membangun artefak batu menjadi sarana berbagai keperluan, seperti untuk altar persembahan, untuk peristirahatan dan lainnya,” papar Iskandar.

 

Salah satu bentuk artefak peninggalan zaman Megalitikum tersebut adalah batu-batu berupa dudukan kursi, bangku, batu pintu atau menyerupai gapura, Tungku atau altar dan sarkofagus yang kesemuanya diperkirakan hanya melalui proses pemahatan sangat sederhana dan kasar.

 

Batu-batu tersebut ditemukan banyak tersebar di daerah berbukit-bukit atau dataran tinggi di berbagai kecamatan dalam kabupaten Kerinci maupun kota Sungaipenuh seperti di kecamatan Gunung Raya, Keliling Danau, Batang Merangin, Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Kumun-Debai.

 

Kondisi demikian meliputi desa-desa seperti di Muak, Benik, Jujun, Pulau Sangkar di Gunung Raya, Hiang Tinggi, di dan di Kumun.

Dalam perjalanan perkembangan peradaban berikutnya lebih muda dapat ditemukan pula batu-batu Seilindrik dan batu bergambar, juga menhir-menhir dan goa-goa.

 

Semua itu diyakini dari perkakas yang digunakan sudah semakin maju berupa kapak, pahat, baji dan beliung dari besi.

Bahkan, tambahnya, dengan benda-benda purbakala itu sebagian masyarakat adat di Kerinci berani beranggapan kalau sesungguhnya mereka dulunya adalah salah satu dari keturunan sepasang umat nabi Nuh AS yang diturunkan dari kapalnya di dataran tinggi Kerinci ketika air laut telah mulai surut, agar untuk membangun peradaban di kawasan tersebut.

 

Terungkapkannya fakta adanya temuan gigi dan fosil dalam ukuran raksasa diduga milik manusia atau makluk purba “Homo Kerinciensis” yang ditemukan warga di desa Kumun Hilir kecamatan Kumun-Debai tiga kilometer dari pusat kota Sungaipenuh belakangan ini semakin memperkuat asumsi dugaan dan perkiraan itu.

 

”Kalau temuan fosil dan gigi tersebut berhasil disimpulkan laboratorium kepurbakalaan Jakarta, maka sudah dapat dipastikan itu adalah salah satu bukti dan fakta kuat bagi mata rantai peradaban tua suku Kerinci yang diyakini jauh lebih tua dari Proto Melayu,” terangnya.

 

Ia memperkirakan terjadi pada rentang waktu beberapa abad sebelum Masehi, sedangkan suku purba Kerinci sudah mendiami daratan tersebut ribuan tahun sebelumnya.

 

”Saya sudah menelaah tentang hal ini selama hampir 40 tahun, belasan buku telah saya susun sebagai gambaran kesimpulan sementara saya, tapi hingga kini saya akui masih belum mampu membuat kesimpulan akhir, karena berbagai keterbatasan perangkat riset yang saya lakukan,” tandasnya.

 

Situs Kerinci Pantas Jadi Warisan Dunia

Jauh sebelum Indonesia merdeka, Kerinci merupakan kawasan yang telah memiliki kekuasaan politik tersendiri. Sebelum Belanda masuk Kerinci mencatat tiga fase sejarahnya yaitu: Periode Kerajaan Manjuto atau Kerajaan Pamuncak Nan Tigo Kaum, Periode Depati dan Periode Depati IV Alam Kerinci. Kerajaan Manjuto meru[akan sebuah kerajaan yang berada di antara Kerajaaan Minangkabau dan Kerajaan Jambi, beribukotakan di Pulau Sangkar. Berikutnya, pada dua periode Depati, Pulau Sangkar dan Kayu Aro memainkan peran sentral sebagai salah satu dari empat pusat kekuasaan di Kerinci

 

Tetapi semenjak Belanda mulai menduduki Kerinci pada 1914, peran sentral kayu aro secara politik pemerintahan mulai mengalami penyusutan. Ketika Belanda menetapkan Kerinci sebagai sebuah afdelling dalam kekuasaaan Karesidenan Jambi (1904) maupun di bawah Karesidenan Sumatera Barat (1921) dan ketika Kerinci menjadi sebuah kabupaten sendiri dalam wilayah Propinsi Jambi (pada 1958), Pulau Sangkar hanyalah sebuah ibukota kemendapoan (sebuah unit pemerintahan setingkat di bawah kecamatan dan setingkat di atas desa).

Sumber : http://goencakep.blogspot.com/2012/06/sejarah-kerinci-purba-dan-sisa.html

 

Masyarakat Alam Kerinci tidak hanya dikenal sebagai daerah melayu tertua di dunia, akan tetapi juga merupakan bahagian dari pusat peraban dunia. Salah satu yang indikator Alam Kerinci menjadi pusat perkembangan peradaban adalah dengan andanya tulisan Asli Kerinci yang disebut dengan Aksara Incung yang menjadi salah satu sumber yang dapat menyingkap misteri peradaban Kerinci.

Sumber yang dapat menyingkap Kebudayaan dan Peradaban Kerinci (Depati.H.Amiruddin Gusti :08-08-2010 ) adalah TAMBO KERINCI ditulis oleh DR.P.VOORHOVE  yang disalin dari pusaka-pusaka yang dikeramatkan oleh masyarakat Kerinci beraksara Incung Tambo Kerinci. Tambo ini menggunakan bahasa Melayu Kuno yang ditulis pada tanduk kerbau, pada tanduk kambing hutan,ruas bambu, gading,kulit kayu.

Para ahli menyebut benda budaya itu sebagai Prasasti Kerinci. Kelemahan Prasasti Kerinci pada tanduk, Bambu ,gading dan kulit kayu adalah tidak mencantumkan angka dan tahun pembuatan, namun dengan penelitian dan Test Carbon Dating (C-14) dapat ditentukan pertanggalan pada prasasti ber Aksara Incung.

Masyarakat alam kerinci sejak ber abad-abad yang silam telah mengenal aksara yang berbentuk gambar yang merupakan suatu lambang,nada dan irama dari suara manusia yang di jadikan sarana komunikasi antara satu individu dengan individu yang lain maupun dengan masyarakat lainnya.

Sebuah berita, informasi yang terkandung dalam pikiran dan perasaan manusia disampaikan kepada manusia lainnya berupa tanda, huruf atau gambar yang disebut dengan tulisan. Masyarakat Alam Kerinci sejak berabad silam telah mengenal Aksara yang disebut dengan “Incung”. Kebudayaan ini menunjukkan masyarakat Alam Kerinci telah memiliki peradaban yang tinggi pada masa lampau. Aksara Incung Kerinci merupakan salah satu dari 4 Aksara yang ada di Pulau Andalas Sumatera.

Di dunia sejak zaman lampau mengenal beragam aksara / tulisan antara lain Tulisan Hiegroghlif yang digunakan bangsa Mesir Tulisan paku yang digunakan bangsa Phunisia, aksara Katagana atau tulisan Kanji digunakan bangsa Jepang, Tulisan Pallawa tulisan Melayu Kuno, Aksara Cina, Aksara Arab. dll.

Aksara Incung berkembang bersamaan dengan berkembangnya Aksara Rejang lebong, Aksara Batak, Aksara Jawa Kuno. Tulisan Kerinci Kuno dalam Tambo Kerinci yang disalin oleh DR. Vorhoove mengungkapkan hampir disetiap dusun di Alam Kerinci ditemui Aksara Incung dengan rincian terdapat 87 Aksara Incung yang ditulis pada tanduk kerbau, 24 buah Aksara Incung ditulis pada buluh dua ruas, 4 buah ditulis pada tabung buluh, 8 buah ditulis pada kertas bergulung, 3 buah pada pecahan daun lontar.

Disamping ditulis pada media tersebut, Aksara Incung juga ditemui pada kulit kayu, mangkuk, tapak kaki gajah, pada tulang dan pecahan buluh. Pada sejumlah wilayah adat ditemui aksara Jawa kuno, yang ditulis pada daun lontar. Aksara Arab Melayu pada kertas. Aksara aksara tersebut sebahagian besar memuat / menulis tentang Undang Undang Adat, hubungan dilplomatik dengan Indrapura,Jambi dan Palembang.

Sebahagian besar dari peninggalan Budaya Aksara Incung tersebut disimpan disejumlah rumah gedang (rumah Adat = warisan turun temurun) dan dijadikan sebagai benda pusaka oleh masyarakat adat setempat. Benda Budaya termasuk aksara Incung yang ditulis pada Tanduk, Buluh dua ruas.dll.-diturunkan dan diperlihatkan kepada anggota keturunan masyarakat Adat di Dusun / Luhah / Larik jajou pada saat dilaksnakan acara kenduri adat ( Kenduri Sko= Kenduri Pusaka ) yang dilaksanakan setiap 5-10 tahun.

Aksara Incung mengalami masa kemunduran seiring dengan masuk dan berkembangnya Aksara Arab Melayu yang dipelajari dan digunakan masyarakat Alam Kerinci setelah masuk dan berkembangnya agama Islam.

Haji Abdul Kadir Djamil Gelar Depati Simpan Negeri telah menggali dan mengembangkan Aksara Incung Kerinci yang nyaris punah. Beberapa orang pemerhati Kebudayaan mendapatkan pengetahuan Aksara Incung dari Haji Abdul Kadir Djamil.

Diakui banyak pihak bahwa sejumlah Ilmuwan khususnya dari negara Belanda telah melakukan penelitian tentang Aksara / Tulisan Incung. Tahun 1834, Marsden menerbitkan Buku Aksara Incung Kerinci, Tahun 1916 E.Jacobson menyalin sejumlah Naskah Incung yang di tulis pada tanduk kerbau dan kertas.

Sejumlah Ilmuan dari mancanegara dan dari sejumlah Perguruan Tinggi di Nusantara melakukan penelitian terhadap sejumlah aksara yang tumbuh dan berkembang di alam Kerinci termasuk tulisan Incung. Aksara Incung Kerinci (Wawancara cendikiawan alam Kerinci Depati.H.Amiruddin Gusti :10:10:2010 ) telah di seminarkan di Kota Jambi pada tanggal 29 Februari 1992 dengan mendatangkan pakar aksara kuno dari Depdiknas RI, Ilmuan, tokoh adat/budayawan.

Seminar yang dibuka oleh Gubernur Jambi telah berhasil merumuskan 6 butir rumusan hasil seminar aksara Kerinci Daerah Jambi. Salah satu dari rumusan hasil Seminar Aksara Kerinci Daerah jambi menyebutkan Aksara Incung Daerah Jambi perlu dilestarikan, difungsikan dan ditumbuh kembangkan sebagai sarana kebudayaan daerah Jambi di samping kebudayaan lainnya.

Sekilas Sejarah Tulisan Rencong ( INCUNG) Kerinci dapat ditemukan pada Dokumen Kerinci: Terjemahan dari ”KERINTJI DOKUMENTS” oleh Depati,H Amiruddin Gusti (bahagian dari buku: HIKAYAT PATANI “ THE STORY OF PATANI” oleh : A.Teeuw dan D.K. Wyat, dDisalin ulang oleh: Budhi VJ Rio Temenggung Tuo DOKUMEN KERINCI Daftar awal dari pusaka-pusaka orang Kerinci yang bertulisan,dan terjemahan dari naskah- naskah yang ditulis pada daun lontar dari Mendapi Hiang oleh Porbacaraka.

Kerinci dalam perjalanan sejarahnya,telah mempunyai hubungan politik dan kebudayaan dengan Minangkabau disebelah utara dan Jambi disebelah timur. Daerah ini sekarang kembali menjadi bahagian dari Jambi.

Karena hubungan dekatnya dengan Sumatera Selatan ia dimasukan kedalam Kepustakaan Sumatera Selatan yang disusun oleh HELIRICH dan Welan dan diterbitkan oleh Zuid Sumatera Institut (Institut Sumatera Selatan). Dalam lapangan Kesusastraan tertulis perbedaan yang sangat menyolok antara Minangkabau dan Kerinci  adalah bahwa di Kerinci terdapat banyak dokomumen-dokumen atau naskah naskah yang ditulis dalam tulisan Rencong (Kerinci INCUNG), tulisan yang dipergunakan oleh Rakyat Kerinci sebelum datangnya tulisan Arab-Melayu bersamaan dengan masuknya Agama Islam di Kerinci,dan disimpan sebagai Pusaka turun temurun. Sedangkan di Minangkabau hal yang demikian tidak ada sama sekali.

Tulisan Kerinci- mempunyai ciri-ciri yang khas dan berbeda dengan tulisan Rencong Rejang dan dengan tulisan- tulisan Melayu Tengah. Dalam tahun 1834, Marsden menerbitkan buku Aksara Kerinci. Sejak Abad ke 19,Naskah Naskah / Dokumen-dokumen ini telah dijadikan benda Keramat oleh rakyat Kerinci. Sedangkan orang-orang yang ahli dan dapat menulis dan membaca tulisan sudah tiada lagi.

Dalam tahun 1903 Kerinci takluk kepada Pemerintah Kolonial Belanda. Pada tanggal 8 Oktober 1904 Kontrel HK.Manusapa dari Indrapura, Sumatera Barat, menulis surat kepada Lembaga Seni dan Sastra di Batavia ( sekarang Jakarta) menerangkan bahwa selama kunjungannya di Kerinci dari bulan Juni sampai bulan November 1903, dia telah mendapatkan dan membawa bersamanya beberapa naskah untuk diberikan kepada Lembaga ini.

Beberapa lLembar dari naskah tersebut dikirimnya bersama suratnya itu, dan sebahagian lainnya akan dikirimkan kemudian.   Lembaga ”Batavia Society” ini berterima kasih kepada Tn Manusapa atas pemberiannya itu dan akan senang menerima lagi sisanya untuk koleksi Musium.

Mereka juga minta apakah naskah naskah yang di tulis pada tanduk-tanduk kerbau, bambu,lembaran daun lontar yang kelihatannya tidak berguna bagi kepala kepala suku itu dapat menjadi milik Lembaga ini atau dapat dipinjamkan kepada Lembaga ini.

Lebih lanjut lembaga ini memutuskan untuk meminta Asisten Residen Kerinci untuk mendapatkannya, jika mungkin salinan dari piagam-piagam dan dokumen – dukumen lainnya yang dipunyai oleh kepala kepala suku di Kerinci itu untuk perpustakaan lembaga ini, dan dalam hal mereka berkeberatan yang aslinya dibawa sebentar ke Batavia ( Jakarta ) maka diharapkan agar dapat dipotret atau dibuat salinannya.

Sebagai hasil dari permintaan ini, sebuah naskah asli yang bertuliskan rRencong diatas kertas dan salinan-salinan dari beberapa dokumen/naskah dapat menjadi milik Lembaga ini. Pada tahun 1916 E.Jacobson mengunjungi Kerinci dan menyalin sejumlah naskah Rencong yang ditulis pada tanduk kerbau,dan beberapa lembar ditulis pada kertas, sekalipun dia sendiri tidak dapat membaca tulisan itu, salinannya sangat jelas sehingga temannya L.C. Westenenk, pada saat menjadi Residen Bengkulu berhasil memecahkan rahasaia tulisan ini.

Ia menerbitkan sebuah salinan yang sama betul dan sebuah terjemahan ke dalam Bahasa Belanda dari sebuah naskah, ditulis pada tanduk kerbau, dalam catatan dari Batavia Society ( TBG 61,1922,pp 95-100 ). Salinan Jacobson dan catatan-catatan Westenenk dan terjemahannya sekarang ada di Leiden University Library, terdaftar dibawah kode- cod.Or 6662 ( Perpustakaan Universitas Leiden ).

Bila pemilik-pemilik dari naskah-naskah yang sangat berharga ini menyadari bahwa naskah-naskah itu dapat dibaca. Maka keinginannya untuk mengetahui isi naskah-naskah itu akan lebih besar dari pada rasa ketakutannya terhadap resiko- resiko (bahaya) gaib yang disebabkan oleh karena memperlihatkan benda-benda itu kepada orang lain.

BJ.O.Schnike telah melihat pusaka itu pada tahun 1929. Kelihatannya ada kemungkinan untuk melakukan suatu penelitian yang lengkap terhadap pusaka-pusaka Kerinci ini. Untuk inilah, BJ.O.Schnike pada tahun 1941 dua kali mengunjungi negeri ini. Kunjungan BJ.O.Schnike telah diatur sedemikian hati hati oleh Kontler H. Velkamp yang juga telah memberikan nasehat-nasehat yang berharga dan bantuan-bantuan selama penyelidikan  itu.

Pada kunjungan  yang pertama (Tgl 5 s.d 12 April 1941) BJ.O.Schnike membuat daftar dari 183 macam. Salinan dari daftar ini dikirimkan kepada “The Royal Batavia Socety” bahagian Seni dan Sastra, dimana saya mendapatkan sesudah Perang (Peran Dunia ke II ). Terjemahan Bahasa Inggrisnya dicetak dibawah.

Pada kunjungan ke dua kalinya (Tgl 1 s/d 17 Juli 1941) saya mendapat bantuan istrinya dan temannya Nona Coster, yang keduanya menguasai Aksara Kerinci. Semuanya disalin dan diterjemahkan dihari pertama mereka tinggal di Kota Sungaipenuh, kemudian mereka pindah ke rumah peristirahatan di Sanggaran Agung di tepi Sungai Batang Merangin yang mengalir dari Danau Kerinci ke arah Timur.

Semua wilayah Kemendapoan yang menyimpan dokumen dan naskah-naskah itu mereka kunjungi berkali kali Semua naskah naskah tanduk disalin dan diterjemahkan: naskah pada Kertas di poto dan tulisan tulisan pada Lontar dengan tulisan Jawa yang tidak bisa ia abaca lansung disalin dengan sangat seksama.

Pada saat terakhir ia tinggal di Sanggaran Agung.  BJ.O.Schnikemendapat izin untuk membaca (memecahkan) beberapa naskah dibawah pengawasan yang ketat dari wakil pemilik naskah, yang bertempat tinggal di Pesanggrahan.

Banyak naskah naskah yang belum mereka lihat sebelumnya dibawa kepada mereka. Daftar baru dibuat yang memuat 252 macam naskah, beberapa diantaranya terdiri dari beberapa garis saja dan beberapa lembar lainnya memerlukan berlembar lembar terjemahan.

Seorang Guru Sekolah Dasar dari Sekolah Koto Payang I menemani mereka  ke kabanjahe dimana dia ikut membantu mereka untuk melengkapi dan mengeritik terjemahan-terjeman tersebut. Dipertengahan bulan Agustus guru itu kembali ke Kerinci, membawa bersamanya daftar daftar baru dan melengkapinya.

“Undang –Undang Tanjung Tanah”  Tanjung Tanah merupakan salah satu dusun yang temasuk dalam wilayah bekas Kemendapoan Seleman. Berdasarkan hasil penelitian Uli Kozok, di Tanjung Tanah ditemui Kitab Undang Undang Tanjung Tanah – naskah Melayu yang tertua.

Sebelumnya naskah melayu tertua adalah dua surat berhuruf Jawi, bertanggal tahun 1521 dan 1522 M yang di tulis oleh Sutan Abu Hayat dari Ternate kepada Raja Portugal. Kedua surat itu mampu bertahan selama hampir 500 tahun karena di simpan dalam arsip nasional di Lisabon – Portugal, naskah tersebut disimpan secara aman, jauh dari ancaman bencana alam dan hawa lembab dan panas.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Petrus Voorhoeve (1941) dan Uli Kuzok (2002) di Desa Tanjung Tanah yang berada di wilayah ex Kemendapoan Seleman( sekarang Kecamatan Danau Kerinci) terdapat Naskah Kuno yang di tulis pada daluang yang berumur ratusan tahun dan masih tersimpan utuh dan dirawat oleh masyarakat adat di Desa Tanjung Tanah. Naskah Kuno di Tanjung Tanah berisikan Undang Undang.

Namun Naskah di Tanjung Tanah berbeda dengan naskah naskah lainnya. Naskah Kuno Tanjung Tanah tidak di tulis dengan huruf Jawi, melainkan menggunakan aksara pasca-Palawa yang masih serumpun dengan aksara Jawa kuno Naskah kuno ini ditulis di atas kertas Daluang bukan kertas eropa atau kertas arab.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Rafter Radiocarbon Laboratory di Welington,dipastikan Naskah Kuno di Tanjung Tanah telah berusia lebih 6 abad. Naskah Tanjung Tanah tidak di tulis diatas kertas, melainkan di tulis diatas daluwang.

Naskah Tanjung Tanah tulisannya di mulai dari beberapa kalimat berbahasa sansekerta, dan naskah Tanjung Tanah sebagian besar di tulis dalam bahasa melayu. Naskah Tanjung Tanah teksnya berasal dari abad ke 14, dan bahasa melayu pada abad tersebut jauh berbeda dengan bahasa melayu yang digunakan saat ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah Tanjung Tanah minimal berusia seratus tahun lebih dari pada naskah yang selama ini dianggap sebagai nakah melayu tertua yakni naskah yang dari Ternate yang berhuruf Jawi dan bertanggal 1521 dan 1522 M, dan naskah Tanjung Tanah berdasarkan hasil penelitian berasal dari zaman sebelum agama Islam tersebar di pelosok pelosok alam melayu di sekitar bukit barisan. Adanya temuan naskah Tanjung Tanah dan naskah beraksara Incung di dusun dusun di alam Kerinci membuktikan bahwa masyarakat di alam Kerinci pada masa itu telah memiliki kebudayaan dan Peradaban yang maju.

 

Undang –Undang Tanjung Tanah Naskah Melayu Tertua Di Dunia

Laporan: Buhari.R.Temenggung

Tanjung Tanah merupakan salah satu dusun yang temasuk dalam wilayah bekas Kemendapoan Seleman. Dan sesuai dengan kesepakatan dan musyawarah masyarakat Tigo Luhah Tanjung Tanah maka pada tanggal 2-3 Januari 2016 telah di laksanakan acara ritula adat Kenduri Sko

            Menurut Suhardiman,SH /Pemerhati Budaya dan Mantan Sekjen PB IMKI ternyata di Tanjung Tanah ada satu yang menarik dan patut di simak bahwa di Luhah Depati Talam Wilayah adat Tigo Luhah Tanjung Tanah hingga saat in masih tersimpan Naskah Melayu Tertua di dunia yang dikenal dengan Undang Undang Tanjung Tanah

            Naskah Melayu tertua di dunia tersebut hingga saat ini masih dirawat dan termasuk salah satu   benda budaya yang telah diwarisi secara turun temurun oleh satu generasi ke generasi berikutnya, dan peninggalan budaya itu pada setiap periode selalu di turunkan untuk dibersihkan dan diperlihatkan kepada segenap anak jantan dan anak betino yang ada di dalam luhah masing masing”Kata Suhardiman,SH”

Berdasarkan hasil penelitian Uli Kozok di Tanjung Tanah ditemui “Kitab Undang Undang Tanjung Tanah Naskah Melayu yang tertua”. Sebelumnya naskah melayu tertua adalah dua surat berhuruf Jawi, bertanggal tahun 1521 dan 1522 M yang di tulis oleh Sutan Abu Hayat dari Ternate kepada Raja Portugal.

Kedua surat itu mampu bertahan selama hampir 500 tahun karena di simpan dalam arsip nasional di Lisabon – Portugal, naskah tersebut disimpan secara aman jauh dari ancaman bencana alam dan hawa lembab dan panas.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Petrus Voorhoeve (1941) dan Uli Kuzok (2002) di Desa Tanjung Tanah yang berada di wilayah ex Kemendapoan Seleman (sekarang Kecamatan Danau Kerinci, Pen) terdapat Naskah Kuno yang di tulis pada daluang yang berumur ratusan tahun dan masih tersimpan utuh dan dirawat oleh masyarakat adat di Desa Tanjung Tanah.

Putri Yatna Sari Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Negeri Andalas (UNAND) Padang dalam diskusi di Baheoun Buloeuh Seleman bersama Buhari R.Temenggung penerima PIN Emas dan Anugerah Kebudayaan Tingkat Nasional mengemukakan bahwa berdasarkan informasi dan literatur yang dibaca menyebutkan   bahwa Naskah Kuno di Tanjung Tanah berisikan undang-undang, namun Naskah di Tanjung Tanah berbeda dengan naskah-naskah lainnya, Naskah Kuno Tanjung Tanah tidak di tulis dengan huruf Jawi melainkan menggunakan aksara pasca-Palawa yang masih serumpun dengan aksara Jawa kuno.

Naskah kuno ini ditulis di atas kertas Daluang bukan kertas Rropa atau kertas Arab, berdasarkan hasil pemeriksaan Rafter Radio carbon Laboratory di Welington, dipastikan Naskah Kuno di Tanjung Tanah telah berusia lebih 6 abad.

Naskah Tanjung Tanah tidak di tulis diatas kertas, melainkan di tulis diatas daluwang, Naskah Tanjung Tanah tulisannya di mulai dari beberapa kalimat berbahasa sansekerta, dan naskah Tanjung Tanah sebagian besar di tulis dalam bahasa melayu. Naskah Tanjung Tanah teksnya berasal dari abad ke 14, dan bahasa melayu pada abad tersebut jauh berbeda dengan bahasa melayu yang digunakan saat ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah Tanjung Tanah minimal berusia seratus tahun lebih dari pada naskah yang selama ini dianggap sebagai nakah melayu tertua yakni naskah yang dari Ternate yang berhuruf Jawi dan bertanggal 1521 dan 1522 M. Naskah Tanjung Tanah berdasarkan hasil penelitian berasal dari zaman sebelum agama Islam tersebar di pelosok-pelosok alam melayu di sekitar bukit barisan.

Adanya temuan naskah Tanjung Tanah dan naskah beraksara Incung di dusun-dusun di alam Kerinci membuktikan bahwa masyarakat di alam Kerinci pada masa itu telah memiliki kebudayaan dan Peradaban yang maju.

Mengutip Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah Naskah Melayu Tertua( Uli Kozok, Ph.D Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah Naskah Melayu yang Tertua yang dialih Akara : Hassan Djafar, Ninie Susanti Y & Waruno Mahdi dan Alih Bahasa: Achadiati Ikram, I Kuntara Wiryamartana, Karl Anderbeck, Thomas Hunter, Uli Kozok, & Waruno Mahdi. Diterbitkan pertama kali oleh Yayasan Obor Indonesia dengan bantuan The Ambassador’s Fund for Cultural Preservation dan Yayasan Naskah Nusantara

Naskah Tanjung Tanah telah diteliti oleh Tokyo Restoration & Conservation Center pada Oktober 2004, dan hasilnya menunjuk­kan bahwa bahannya daluang (Broussonetia papy­rifera Vent). Untuk memastikan bahwa ba­han­nya memang daluang maka sampel nas­kah Tanjung Tanah diperiksa di mikroskop dan dibandingkan dengan dua naskah daluang lain­­nya serta dengan bahan lain yang juga di­pa­kai di Indonesia sebagai bahan kain. Di an­ta­ranya termasuk sampel kain yang terbuat da­ri kulit kayu sukun (dari Bondowoso), dan sam­pel kain yang terbuat dari kulit kayu be­ringin yang berasal dari Tanah Toraja. Dari ha­sil perbandingan ciri-ciri serat diketahui bah­wa naskah Tanjung Tanah memang ter­buat dari daluang.

Pemeriksaan mikroskop juga menunjukkan bahwa naskah Tanjung Ta­nah tidak diolesi kanji, dan bahwa pada se­rat­nya masih ada pektin serta hemiselulose. Serat ka­yu yang utuh selalu dibalut oleh serat larut pek­tin dan hemiselulose.

proses pe­mur­ni­an kulit kayu daluang untuk menjadi bahan tu­lis kadar kedua hidrat arang biasanya menyu­sut sehingga tinggal serat murni. Ada­nya kadar pektin serta hemiselulose dalam sampel naskah Tanjung Tanah menjadi indi­ka­tor bahwa proses pembuatan naskah ter­ma­suk sederhana.

Di samping itu permukaan da­lu­ang Tanjung Tanah juga termasuk kasar di­ban­­dingkan dengan naskah daluang lainnya yang diperiksa sebagai bahan pembanding. Daluang, juga disebut dluwang dan daluwang, dapat digunakan sebagai kain (tapa) atau sebagai bahan tulis. Di dahulu kala daluang sangat luas digunakan sebagai kain pakaian, dan yang paling terkenal ialah tapa yang digunakan oleh penduduk kepulauan Polynesia di Lautan Teduh (Pasifik).

Daluang juga luas digunakan sebagai kain pakaian di Indonesia, terutama di Jawa dan di Indonesia bagian timur. Diberitakan bahwa pada awal abad ke-19 masih ada orang Jawa yang berpakaian daluang (Teygeler, 1995:5).

Ke­banyak­an naskah Jawa ditulis di daun lontar, dan daluang baru menjadi lebih dikenal se­ba­gai bahan tulis selama abad ke-17 seiring de­ngan meluasnya pengaruh Islam di Jawa kare­na huruf jawi sulit untuk ditulis pada daun lon­tar.

Produksi daluang makin meningkat di za­man VOC yang turut menggunakan daluang karena persediaan kertas tidak mencukupi un­tuk memenuhi kebutuhan yang makin me­ning­­kat.

Akan tetapi pada abad ke-19 kertas su­dah tersedia secara umum dan pro­duksi da­lu­ang makin menurun sehingga men­jadi ham­pir punah. Sekarang pohon daluang sudah sulit dite­mu­kan di Jawa, apalagi di Sumatra.

Bagai­mana keadaan di zaman dahulu tidak dike­ta­hui. Boleh jadi bahan untuk naskah Tanjung Tanah diimpor dari Jawa, tetapi hasil pene­li­ti­an Tokyo Restoration & Conservation Center meng­isyaratkan bahwa daluang itu barangkali meru­pakan produksi setempat karena mutu­nya tidak seimbang dengan daluang yang dihasil­kan di Jawa.

Daluang yang hendak digunakan sebagai kertas tulis perlu melalui berbagai tingkat penghalusan, termasuk peme­raman yang memakan waktu lama dan prose­dur perataan yang berulang kali dilakukan sehingga bahannya menjadi benar-benar halus. Untuk memperoleh hasil yang maksi­mal hanya kulit kayu dari pohon yang masih muda diambil sementara pohon yang sudah tua hanya dapat digunakan sebagai kertas pem­bungkus,

Bahan naskah Tanjung Tanah ternyata tidak melalui prosedur yang sangat rumit, tetapi sifatnya yang agak kasar dibandingkan dengan daluang halus buatan Jawa mungkin karena teknologi pembuatan kertas pada zaman itu belum semaju dengan yang ada di Jawa di abad ke-17. Boleh jadi bahwa di abad ke-14 teknologi pembuatan daluang di Jawa pun tidak lebih maju daripada yang di Sumatra.

Kesimpulannya, tidak dapat dipastikan apakah bahan daluang Tanjung Tanah dida­tang­kan dari Jawa atau merupakan peng­hasilan setempat, namun penulis lebih cen­de­rung menganggapnya sebagai produksi lokal karena pada zaman itu di Jawa kebanyakan naskah ditulis di lontar sementara pohon lontar tidak tumbuh di Sumatra bagian selatan karena curah hujan terlalu tinggi.

Tentu saja hal ini tidak menjawab per­ta­nya­an mengapa naskah Tanjung Tanah ditulis di daluang dan tidak di bambu, atau di tanduk ker­bau yang merupakan bahan tulis yang paling umum di Kerinci. Hal tersebut tentu berkaitan dengan pengaruh Jawa yang sudah sejak abad ke-13 atau malahan sebelumnya me­rembes ke Sumatra bagian selatan. Adi­tya­war­man yang pernah menjadi mantri praudhataro di istana Majapahit pasti sangat terpengaruh dengan budaya Jawa dan ingin menerapkan gaya kerajaan seperti di Jawa di da­lam kerajaannya.

Hal ini tentu tidak berarti bah­wa kerajaan Malayu semata-mata men­con­toh Majapahit, tetapi memilih unsur-unsur yang dianggapnya sesuai dan yang dapat mem­perkuat kedudukan sang Maha­ra­ja­dhiraja se­bagai penguasa mutlak. Kalau menu­lis di bam­bu dan tanduk kerbau sudah men­jadi tra­di­si kerakyatan dengan meng­gu­na­kan aksara se­tempat seperti aksara Kerinci maka sang ra­ja dan para pegawai tinggi merasa perlu mem­be­dakan dirinya dari rakyat biasa dengan meng­gunakan aksara dan bahan tulis yang ber­beda.

Oleh : Suhardiman Rusdi

Kebudayaan Malayu merupakan salah satu kebudayaan tertua di Nusantara yang sudah lebih dari seribu lima ratus tahun mengenal tulisan. Istilah Malayu sendiri dapat dipastikan sama tua atau barangkali malahan lebih tua lagi daripada sejarah keberadaan aksara dibumi Malayu. Istilah Malayu pertama kali muncul pada tahun 671 M oleh seorang biksuTiongkok bernama I-Tsing yang pada saat itu bermukim di kerajaan Malayu (Jambi) yang terletak di lembah Batang Hari untuk memperdalam pengetahuan mengenai filsafat agama Budha. Kemudian ia pindah ke kerajaan Sriwijaya yang pusatnya berada di lembah sungai Musi di sekitar kota Palembang untuk menyalin dan menerjemahkan naskah-naskah Sansekerta. Dari sini I Tsing melaporkan ditahun 689 M bahwa Malayu telah kehilangan ke daulatannya pada Sriwijaya. Mulai saat itu semua utusan yang dikirim ke negeri Tiongkok berasal dari Sriwijaya, dan tidak satu pun lagi dikirim dari Malayu.

Suhardiman Rusdi

Selama berabad abad Sriwijaya tetap berjaya sebagai kerajaan yang berkuasa, dan tidak pelak lagi bahwa Sriwijaya patut dipandang sebagai tempat nya kebudayaan Malayu berkembang di sepanjang Prasasti-prasasti yang diwariskan oleh Sriwijaya yang semuanya berasal dari abad ketujuh dan berbahasa Malayu Tua membuktikan bahwa bahasa Malayu adalah bahasa yang sangat tua, akan tetapi pengetahuan kita tentang perkembangan bahasa Malayu sesudah itu sangat terbatas. Hal itu dikarenakan jarangnya prasasti yang berbahasa Malayu, sementara naskah Malayu yang ditulis pada kertas tidak dapat bertahan lama di iklim tropis sehingga hanya sejumlah kecil naskah yang ditulis sebelum abad ketujuh belas masih ada sampai sekarang.

Karena kebanyakan naskah Malayu yang sebelumnya diketahui ditulis dengan huruf jawi maka malahan ada pakar yang meragukan bahwa sebelum zaman Islam pernah ada tradisi pernaskahan Malayu. Dengan ditemukannya naskah Tanjung Tanah terbukti bahwa orang Malayu memiliki tradisi naskah pra-Islam. Naskah Tanjung Tanah yang berasal dari abad 13/14 juga menunjukkan bahwa orang Malayu pernah menggunakan kulit kayu/daluang sebagai media tulis, dan tidak ada alasan untuk menolak lagi dugaan bahwa di dahulu kala juga ada naskah Malayu yang ditulis di media lain seperti daluang, buluh, daun palem dan sebagainya, dan bahwa tradisi pernaskahan sudah berkembang sejak abad ketujuh. Dengan ditemukannya naskah kuno Tanjung Tanah-Kerinci Jambi yang merupakan Kitab Undang-Undang Malayu Tertua Didunia maka semua teori tentang sejarah dan keaksaraan di bumi alam Malayu perlu ditinjau kembali. (Kuzok 2006).

Pada prinsifnya, untuk memberi nama sesuatu objek arkeologi atau sejarah tidak bisa sembarangan. Sudah barang tentu Ada ketentuan yang jelas. Penamaannya sebagai Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah (KUUTT) Naskah Malayu Tertua Didunia  oleh : Prof, Ulil Kuzok, disebabkan naskah ini satu-satunya dan tiada duanya didunia hanya dapat dijumpai atau terdapat  dikampung Tua Desa Tanjung Tanah Kecamatan Danau Kerinci, kampung ini yang dulunya tergabung dalam Mandapo Tanah Saliman, naskah kuno ini satu2nya naskah yang ditulis menggunakan dua aksara yakni aksara Pasca Pallawa (Malayu Kuno) dan Aksara Incao (Aksara Asli Kerinci) Pusaka kuno ini merupakan pusaka leluhur Luhah/Kalbu Depati Talam yang dikeramatkan oleh masyarakat Tigo Luhah Tanjung Tanah.

Dusun Tanjung Tanah 1941

Naskah Kuno ini pada mulanya dipotret oleh  seorang belanda di atas Jembatan pada saat Kenduri Sko di Dusun Tanjung Tanah ditahun 1941 yang bernama Petrus Voorhoeve pada saat itu menjabat sebagai taalambtenar (pegawai bahasa dizaman kolonial) untuk wilayah Sumatra, Voorhoeve menyebutkan sebuah naskah daluang dari Tanjung Tanah di mandapo Tanah Saliman (terletak sekitar 13 kilometer dari Kota, Sungai Penuh), yang pernah dilihatnya pada tanggal 9 April 1941. Pada saat itu beliau sempat mengambil foto naskah tersebut namun mutu gambar kurang memuaskan“Keadaan di Tanjung Tanah, di atas jembatan beratap dikelilingi kerumunan orang enak dipandang, tetapi kurang sesuai untuk mengambil foto” (ibid, hal. 384).

Naskahnya berupa“buku kecil yang dijilid dengan benang[…berisikan] dua halaman beraksara rencong ,halaman-halaman lainnya beraksara Jawa Kuno. […] Teks naskah tersebut merupakan versi Malayu dari buku undang-undang Sarasamucchaya […] Sebagian besar teks terdiri atas daftar denda. Saya ingat dengan pasti bahwa nama Dharmasraya disebut dalam teks. Di tempat inilah didirikan patung Amoghapasa di tahun Saka 1208 (1286 M)” (ibid, hal.385). Voorhoeve pasti menyadari keistimewahan naskah yang ditemukannya, misalnya dengan menyebutnya ”jelas pra-Islam” (ibid, hal.389), namun beliau tidak sampai pada sebuah kesimpulan, namun berikutnya pula naskah Kuno Tanjung Tanah ini diteliti ulang dan dialih bahasakan dengan melibatkan para pakar ahli bahasa kuno Oleh  Prof. Dr, Ulil Kuzok  Gelar Depati Candikio Kalam Negeri. Gelar Depati Candikio Kalam Negeri ini dianugrahkan oleh Pemangku Adat Tigo Luhah Tanjung Tanah pada prosesi Kenduri Sko ditahun 2008,  kerena dia telah berjasa mempopulerkan nama Kampung Tua Tanjung Tanah dengan menamai Judul Bukunya Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah Naskah Malayu Tertua Didunia. sehinga menjadi terkenal dibumi Malayu bahkan dunia internasional .

Naskah undang-undang Tanjung Tanah ini secara umum menggunakan Bahasa Malayu Kuno agaknya mengunakan dialek-logat Tanjung Tanah di Masa Dahin (kuno) meskipun terdapat bahasa Sansekerta di bagian pembuka dan penutup. Bahan naskah terbuat dari daluang dan telah diuji usianya melalui penanggalan karbon. Hasilnya menunjukkan kitab ini dibuat sekitar abad ke 13/14 M. Sampai saat ini belum ada ditemukan naskah lain yang ditulis menggunakan bahasa Malayu melebihi usia Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah. Sehingga kitab ini masih menduduki posisi pertama sebagai naskah berbahasa Malayu tertua di dunia. Dihalaman ke-28-30 mengindikasikan bahwa kitab ini dibuat atau dirumuskan secara bersama antara pihak kerajaan Dharmasraya dan para Depati dari Bumi Silujur Alam Kurinci dalam Sebuah sidang atau pertemuan agung yang disebut Sidang Mahatmia.

Pertemuan ini turut dipersaksikan oleh Maharaja Dharmasraya. Hasil rumusan undang-undang itu telah disetujui oleh seluruh peserta sidang dan ditulis oleh seorang juru tulis bernama Kuja Ali Depati. Kemudian, barulah undang-undang tersebut disahkan atau diresmikan oleh Maharaja Dharmasraya. Dan diberlakukan untuk masyarakat silujur alam kurinci serta undang-undang ini dibuat sebagai alat para depati untuk memerintah serta mengatur se-isi alam kerinci, Selanjutnya bunyi teks halaman ke-28-30 KUUTT: (28)…sakian bunyi (29) nyatnya titah Maharaja Drammasaraya // yatnya yatna sidang mahatmia saisi Bumi Kurinci silunjur Kurinci // samasta likitam Kuja Ali Dipati di Waseban di Bumi Palimbang di hadappan Paduka Sri Maharaja Dra (30) mmasraya. Barang salah silihnya, suwasta ulih sidang mahatmia samapta.

Terjemahan : Demikianlah bunyinya titah Maharaja Dharmasraya, diperhatikan dengan seksama oleh  sidang mahatmia se-isi Bumi Kerinci sepanjang Kerinci. Semuanya ditulis sendiri oleh Kuja Ali Dipati di Paseban di Bumi Palimbang, di hadapan Paduka Sri Maharaja Dharmasraya. Masing-masing –isi dari Kitab Undang-Undang ini– disetujui oleh sidang mahatmia (rapat  agung), selesai dan sempurna.  Dan di halaman ke-29, dapat kita temui  nama penulis Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah yaitu “Kuja Ali “ yang berkedudukan pula sebagai seorang Dipati. Bunyi bagian tersebut adalah “…..Samasta Likitam Kuja Ali Dipati….” (artinya: semuanya ditulis oleh Kuja Ali, Depati.

Tulisan ini sengaja kita  buat dalam rangka upaya menelusuri dan untuk  mencari  jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dan diperdebatkan oleh penulis sejarah, media massa, penulis artikel, dan masyarakat umum terhadap sosok misterius Kuja Ali depati,  Apakah Kuja Ali Berasal dari penduduk lokal Tanjung Tanah-Kerinci-Jambi, Persia, Arab, India atau pegawai kerajaan Darmasraya ..? Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah sama sekali tidak menyebutkan asal usul dan silsilah dari Kuja Ali Depati sehingga sampai saat ini sejarawan belum bisa mengungkap asal usul dari Kuja Ali Depati, barangkali dalam penelitiannya tidak melibatkan tokoh masyarakat setempat . Butuh data sejarah yang cukup untuk menunjukkan dari mana asal usul Kuja Ali ini. Para ahli saat ini hanya bisa menduga-duga  plus menerka-nerka mengenai  Kuja Ali depati itu. Untuk menelusuri  dan mencari jawaban sosok mesterius  Kuja Ali Depati  alangkah baik nya kita telusuri kutipan-kutipan para ahli sejarah, media massa, penulis artikel dan pendapat masyarakat Setempat :

Menurut Prof. DR, Ulil Kuzok. (Tempo.2008.): Dari Naskah Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah ini, kita menemui ada pemungkiman orang asing di dharmasraya kemungkinan Tamil dan Persia, karena ada petunjuk orang yang menulis naskah kuno Tanjung Tanah menyandang nama Depati Kuja Ali, kemungkinan kalau bukan dari Tamil dia itu dari Kuja di Persia.

Menurut Prof, Aulia Tasman,PhD. Dalam  buku Menulusuri Jejak Kerajaan Malayu Jambi hal 41 dan Malpu 188 : Penulis Naskah Malayu Tertua Didunia Depati Kuja Ali mungkin pada waktu pemerintahan Depati IV Alam Kerinci abad ke 13- 14 masehi ini merupakan sekretaris pribadi dari Depati Atur Bumi (yang mengurus pemerintahan dalam negeri) yang berasal dari dusun Tanjung Tanah. Sehingga secara turun-temurun Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah ini disimpan dan dikeramatkan sebagai barang pusaka oleh masyarakat Tanjung Tanah sampai sekarang. Dari keterangan yang ada terlihat bahwa daerah Tanjung Tanah adalah daerah penting dalam pemerintahan Depati IV Alam Kerinci, khususnya di wilayah Kedepatian Atur Bumi.

Menurut : M. Ali Surakhman, Sejarahwan. Tinggal di Jambi : Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah  tidak semuanya tertulis dengan aksara Sumatera, namun pada 2 lembar terakhir KUUTT,  ditulis dengan aksara Incoung (aksara Kerinci kuno), walaupun isi naskah ini tidak ada bersentuhan dengan Islam, namun penulis naskah ini, adalah Kuja Ali Depati, Siapa wujud Kuja Ali Depati? Ada berbagai Tafsiran, bahwa dia dari Persia, namun dengan Depati di belakangnya, bisa jadi orang lokal, atau gelar yang diberikan untuk menghormati peranannya, Kuja dalam Bahasa Melayu kuno, orang yang sangat penting, Kuja, Kuju, Koja, yang juga dijumpai dalam kata kata Persia, namun hal yang terpenting Ali tidak mungkin beragama Hindu Budhha.

Menurut Sunliensyar, Hafiful Hadi. (boedaya kerinci) : Nama atau gelar Kuja yang digunakannya berasal dari kata “Khoja” dalam bahasa Malayu. Kata “Khoja” ini berasal pula dari bahasa Persia yaitu Khawajah yang artinya Tuan atau pemimpin. Gelar Khoja ini digunakan pula oleh tokoh-tokoh muslim lain pada abad ke-14 hingga ke-16 seperti yang ditemukan pada Nisan Aceh dan hikayat-hikayat Melayu. Sedangkan kata “Ali” merupakan nama yang juga umum dipakai oleh orang Muslim. Karena Ali merupakan nama dari sepupu dan sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW, juga sebagai Khalifah ke-4 dalam sejarah Islam. Hal inilah yang menjadi alasan kuat para sejarawan mengidentifikasi Kuja Ali sebagai orang Islam.

Menurut Said Hanafi, (Gelar Depati Talam Tuo) : berdasarkan tutur orang tua-tua dahulu, Kuja Ali itu adalah orang kepercayan Raja (Mangku Bumi) asli penduduk Tanjung Tanah dia seorang Depati yang menulis, menyimpan dan menerapkan KUUTT untuk diberlakukan di  Bumi selujur alam kerinci.  menurut nya pula pada zaman dahulu apabila terjadi silang sangketa yang terjadi dibumi selujur alam kerinci depati yang berasal dari Tanjung Tanahlah yang dipanggil untuk menjadi hakim dalam menyelesaikan silang-sangketa itu, naskah kitab undang-undang dan baju hakim yang digunakan saat bersidang masih tersimpan awet diatas Loteng Rumah Gedang sampai sekarang .

Menurut Sarwani, S,KOM. (PNS), Walaupun nampak sepele dan terkesan mengada-ada, tapi bisa menjadi petunjuk bahwa Kuja Ali adalah orang Tanjung Tanah asli. Dalam transliterasi kritis KUUTT tidak ditemukan kata yang berakhiran NG, misalnya: malin (maling), kambin (kambing), uran (orang),  baran (barang), anjin (anjing), dsb. Hal ini sama dengan pelafalan kata-kata berakhiran NG oleh sebagian masyarakat Tanjung Tanah yang hanya dibaca N seperti halnya dengan transliterasi kritis KUUTT tersebut, dan hal ini tidak ditemukan di daerah lain. Dengan demikian, antara logat masyarakat Tanjung Tanah sekarang dengan zaman KUUTT ditulis oleh Kuja Ali terdapat kemiripan dalam pelafalan NG menjadi- N.

Menurut Dalimi. SE. (Tokoh Pemuda) : Sepertinya Kuja Ali bukan dari Persia, India atau pegawai kerajaan dharmasraya, kemungkinan besar Kuja Ali adalah penduduk lokal Tanjung Tanah-Kerinci, sebab Kuja Ali tidak mengunakan gelar kerajaan dibelakang namanya seperti Mahapatih, Maha Menteri , Mangku Bumi , Mpu, dll, Akan tetapi Kuja Ali mengunakan gelar jabatan Depati di belakang namanya, gelar jabatan depati ini Identik gelar jabatan adat yang digunakan  oleh masyarakat adat suku kerinci, jabatan depati dikerinci  masih bertahan sampai saat ini, walaupun gelar jabatan depati dulunya juga pernah dijumpai dan pernah ada di  sebagian daerah bumi malayu seperti di jambi, bengkulu, bangka-belitung, lampung dan Sumatra Selatan. Disamping itu pula kalaulah memang Naskah KUUTT itu ditulis pada jaman Maharaja Diraja Adityawarman mengapa maharaja adiatyawarman tidak menujuk/mempercayai penulis dari pihak kerajaan seperti nama yang tersebut dalam prasasti pagarruyung I, Prasasti Pagarruyung  I  menyebutkan    nama  penulis prasasti  atau  biasa  disebut citralekha.  Penulis Prasasti  Pagarruyung  I  disebutkan  dalam  baris  ke-20 dan 21 dengan nama Mpungku Dharmma Dwaja bergelar  Karuna  Bajra. Adityawarman yang men-cantumkan nama penulis prasasti. Dengan bunyi : “”bulan  Waisaka  tanggal  15  paro  terang (purnama), hari Buddha. Itulah karya dari sang guru 21.  mpungku  Dharmmaddwaja  yang  dipuji dengan gelarnya Bajra (kilat) yang penuh kasih sayang””

Menurut Syafriadi Tayib. (Pemuda), Kalau kita merujuk dari Naskah Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah, Kuja Ali Depati, kemungkinan adalah salah satu dari depati IV Suku dibumi selujur alam Kerinci yang di beri Kepercayaan oleh raja Darmasraya di bumi selujur alam Kerinci yang berasal dari tanjung tanah yang dipercaya sebagai juru tulis, juru simpan sekaligus juru terap Naskah undang-undang Tanjung Tanah di abad 13/14 M, hal ini terungkap dihalaman sembilan Naskah KUUTT dengan bunyinya sebagai berikut : paha //..// barang orang nayik ka rumah orang tida ya barsarru barku-wat barsuluh, bunuh sanggabu-mikan salah ta olih mamu-nuh sangga bumikan oleh dipa-ti barampat suku, sabu su-k….xxxnuh sabusuk tida…Dst…

Kenduri sko Tanjung Tanah 1941

Menurut Johari Abdullah. ST (Guru). Kalau Kita Baca Tambo Kerinci (TK 119. ) Kuja Ali Depati sepertinya bukan dari pendakwah/pemimpin yang berasal  India-Tamil atupun dari Persia, bisa jadi Kuja Ali Depati adalah penduduk lokal Kerinci seperti terungkap  dalam tambo kerinci tersebut terdapat nama KUJA yang ditulis dengan aksara incung dengan media tulang yang bunyinya sebagai berikut : “(1) hini paratama hasan jadi dipati dalam saliman (2) hija juga hanak sang nginda kunin sarapu calik sara(3) mpu KUJA sarampu kumbang sarampu kunin baduwa jadi di(4) pati hada sarapu jadi dipati haca sara kunin batiga(5) han surang sarampu tuwan surang sarampu manis surang salih (6) sati dalan dipati sarah gumi sarampu kumbang dalam di?(7) pa salaman dipati kacik dipati sutan ma(8) nggala hiya paratama hagan piha tangga dipati Sali..Dst…

Menurut Zakaria Abdullah (Tokoh Masyarakat). Naskah kitab Undang-Undang Tanjung Tanah yang ditulis Kuja Ali Depati yang merupakan pusaka anak jantan dan anak batino masyarakat Tanjung Tanah, yang disimpan diatas loteng rumah gedang Depati Talam Tuo dan sekaligus telah menjadi pusaka milik  Kalbu/Luhah Depati Talam Tigo Luhah Tanjung Tanah dan depati yang berasal dari Tanjung Tanah disekitar abad 13-14 M mempunyai peranan penting dan strategis sekali dalam roda pemerintahan kedepatian IV suku di Bumi Selujur Alam  Kurinci sebagai mana yang tersebut pada naskah kuno undang-undang tanjung tanah dihalaman sembilan. Setelah kita membaca dan menganalisa KUUTT,Kuja Ali Depati, besar kemungkinan adalah orang lokal kerinci tepatnya orang tanjung tanah, karena dia mengetahui kondisi seluk beluk wilayah kerinci pada umumnya serta mengetahui kondisi seluk beluk wilayah diselingkaran  lembah Danau kerinci pada khususnya hal ini dapat kita buktikan kosa kata/bahasa/dialeg yang terdapat di dalam naskah KUUTT mencerminkan alat perkonomian yang digunakan Masyarakat yang tinggal diselingkaran Danau Kerinci, seperti biduk, kajang, pengayuh, galah, lantai, pukat, jala, pasap dll. Dan selanjutnya apabila kita membaca secara utuh Naskah KUUTT,  dapat kita temui kosa kata/dialeg/ bahasa  yang digunakan KUUTT hampir 65 sampai 75 persen adalah bahasa atau dialek/logat Tanjung Tanah masa Bahi (Kuno) dan kosa kata atau bahasa/dialek yang terdapat dalam naskah KUUTT masih diucap, dipergunakan, dimengerti oleh seluruh penduduk masyarakat Tanjung Tanah sampai sekarang, seperti kosa kata/dialeg :  Mahu, tumbuk, kapit, tumbak, sukat, kati, kundae, bungkal, sakiyan, jerat, besimalilao, khurasani, pulut, mabuk, pening, judi, jahi, selang, ulih, baju dastar, dusa, tuba, suluh dll…

Dari beberapa keterangan yang ada diatas terlihatlah besar kemungkinan bahwa penulis Naskah KUUTT naskah malayu tertua didunia Kuja Ali Depati adalah penduduk lokal (Tanjung Tanah-Kerinci), Kuja Ali Depati kemungkinan adalah salah satu dari Depati IV suku di bumi selunjur alam Kurinci yang diberi kepercayaan  Oleh Maharaja Darmasraya (Malayu-Jambi), kerena Kuja Ali dianggap cakap menulis, membaca, memahami aksara pasca pallawa (Malayu Kuno) dan aksara incung Kerinci maka dipercaya untuk menulis,menyimpan dan mengunakan/memberlakukan/menerapkan naskah KUUTT  itu untuk seluruh penduduk se-isi bumi silujur alam kerinci. Berikutnya pula Kalaulah kita menyakini Kuja Ali itu pendakwah/pemimpin/saudagar yang berasal dari India-Tamil, Persia ataupun pegawai kerajaan yang dipercaya untuk menulis naskah KUUTT berarti kita secara tak langsung menyatakan bahwa penduduk Malayu Kuno dan Kerinci kuno serta Pemegang Naskah KUUTT tidak cakap menulis,membaca, memahami, apalagi untuk mengunakannya Naskah KUUTT yang beraksara Pallawa dan aksara incung kerinci itu..!!  pertanyaan yang akan muncul mungkinkah Kuja Ali itu pendakwah/pemimpin/saudagar yang berasal dari India-tamil, persia ataupun pegawai kerajaan yang dipercaya untuk menulis naskah KUUTT itu mengetahui kondisi, seluk beluk alam kerinci serta kebutuhan yang perlu diatur untuk Penduduk kerinci..?? jawabannya tentu tidak, tentunya orang yang paling memungkinkan mengetahui kondisi, seluk beluk, hal-hal yang perlu diatur untuk penduduk bumi selujur alam kerinci serta kebutuhan Penduduk selunjur alam kerinci adalah penduduk kerinci itu sendiri (Kuja Ali) dan pertanyaan berikutnya yang akan muncul adalah: mungkinkah pemegang Naskah KUUTT itu tidak cakab membaca,menulis, memahami Aksara Pasca Pallawa (Malayu Kuno) dan aksara Incung kerinci ..?? jawaban nya jelas tidak, yang pasti tidak mungkin penyimpan naskah KUUTT itu tidak Cakap menulis, membaca bahkan memahami aksara Pasca pallawa dan aksara incung Kerinci.!! kalaulah penyimpan Naskah KUUTT itu tidak cakap menulis, memahami dan membaca aksara Pasca Pallawa (malayu Kuno) dan incung kerinci, bagaimana caranya sipemegang (penyimpan) naskah KUUTT itu ingin menerapkan, memberlakukan KUUTT dibumi selunjur alam Kurinci…!!!

Oleh : Suhardiman Rusdi

Seperti di ketahui Kebudayaan Melayu berasal dari sebuah kerajaan bernama Melayu (sekarang bernama Jambi) yang di dengar dari seorang biksu Tiongkok bernama I-Tsing sekitar 671 Masehi terletak di lembah Batang Hari.

Hingga pada tahun 689 masehi di laporkan juga bahwa Melayu telah kehilangan kedaulatannya oleh Kerajaan Sriwijaya dan menjadikan kerajaan Sriwijaya berjaya selama berabad-abad.

Namun setelah terjadi serangan sekitar tahun 1025 oleh tentara Cola-India Selatan ternyata menjadikan pukulan telak bagi Sriwijaya dan menjadikan bangkitnya kembali kerajaan Melayu
Kerajaan Malayu di Dharmasraya-Jambi dalam sejarah Melayu dikenal dalam prasasti Amoghapasa di Rambahan, Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, kini masuk Provinsi Sumatera Barat.

Arca yang dikirim oleh Kertanegara dari Singasari dari abad ke-13 ini dipersembahkan pada raja Melayu Sri Mauliwarmadewa, yang beribukota di Dharmasraya.

Nama kerajaan Dharmasraya kembali muncul pada abad ke-14 Masehi saat Adityawarman menjadi Maharajadiraja di Kerajaan Melayu. Namun, saat itu pusat pemerintahan sudah berpindah ke daerah Suruaso, di Pagarruyung.

Dalam prasasti-prasastinya, Adityawarman menyebut dirinya sebagai “maharajadiraja”. Dalam naskah KUUTT, hanya disebut “maharaja Dharmasraya” sehingga, saat itu bumi silinjur alam Kerinci ada di bawah kekuasaan maharaja Dharmasraya, bukan di bawah kekuasaan Kerajaan Melayu yang berpusat di Suruaso” (Kozok, 2006).

Pengaruh Tamil di Bumi Silinjur Alam Kerinci dapat diketahui dari sumber tertulis dalam bentuk naskah Malayu kuno Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah (KUUTT) yang merupakan pusaka kuno kerinci yang saat ini masih tersimpan awet di atas loteng rumah Gedang Luhah-Kalbu Tatala (Depati Talam) Wilayah Kedepatian Tiga Luhah Tanjung Tanah.

Kecamatan Danau Kerinci. Kabupaten Kerinci-Jambi, Nama Kerinci tersebut secara tertulis dalam naskah KUUTT ditulis dengan nama “Kurinci, yaitu nama bunga strobilanthes) yang hanya ditemukan di pegunungan dan hanya berkembang sekali dalam kurun waktu dua belas tahun.

Menurut kosmologi orang Tamil, bumi Tamil dibagi menjadi lima daerah, dan salah satu di antaranya, yaitu daerah pegunungan yang dinamakan “Kurinci”sesuai dengan nama bunga yang khas di Pegunungan Tamil
Dalam naskah KUUTT berbahasa Sansekerta menyebutkan “anugerahtitah Sanghyang Kemitan kepada penguasa di Bumi Silunjur Kurinci” dengan peringatan agar penduduknya“jangan tidak taat kepada dipatinya masing-masing.”

Setelah kalimat berbahasa Sansekerta ini kemudian diikuti dengan kalimat berbahasa Melayu.

Bahasa Sansekerta digunakan kembali di bagian terakhir alinea yang menyebut bahwa undang-undang disusun atas perintah maharaja Dharmasraya dan bahwa “para pembesar bumi Kerinci (…) memberi perhatian sepenuhnya.” Semua yang terjadi pada sidang besar “ditulis dengan lengkap oleh Kuja Ali, Dipati, di balai kerapatan, di Palimbang, dihadapan maharaja Dharmasraya” (Kozok, 2006).

Pemakaian bahasa Sansekerta dan aksara Pasca Palawa menunjukkan adanya pengaruh India tamil dalam Penulisan naskah KUUTT.

Teks pada naskah ditulis di atas daluang’ dengan menggunakan dua aksara, yaitu aksara PascaPallawa (aksara Melayu) dan aksara incung (Kerinci). Bahasa yang digunakan untuk menulis naskah ini yaitu bahasa Sansekerta yang menjadi awal dan akhir naskah dan Bahasa Malayu Kuno.

Naskah Kitab Undang-undang Tanjung Tanah-kerinci adalah naskah undang-undang malayu tertua didunia merupakan aturan hukum tertulis yang dibuat oleh para ninek moyang penduduk suku kerinci (Depati) dan pihak kerajaan Dharmasraya sekitar 750 tahun yang lalu seperti Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di zaman kita sekarang.
Naskah KUUTT tersebut disusun secara komprehensif berisi aturan yang berkaitan dengan kejahatan, hukuman denda bagi jenis pelanggaran dan menetapkan sanksi administratif untuk menetapkan pembagian denda. diberlakukan di bumi selunjur alam Kerinci.

Dalam naskah ini juga ditekankan akan arti penting peranan para dipati di bumi Silunjur Alam Kerinci Dimana Depati mempunyai posisi strategis layak penegak hukum di Zaman kita sekarang.,sehingga ditetapkan bahwa “barang siapa tidak taat pada dipati didenda dua perempat tahil.

Dalam naskah Kuutt Denda umumnya ditetapkan dengan ukuran emas (kupang, mas, tahil dan kati). Tindak kejahatan tidak mematuhi perintah Depati didenda dengan 96 gram emas. Denda yang paling ringan yaitu 5 kupang ditetapkan untuk pencurian tebu, umbi-umbian.

Apabila sipencuri mengambil umbi-umbian disaat sudah dipanen maka hukuman yang dijatuhkan empat kali lipat atau 5 mas.

Pada halaman 10 sampai 12 di Naskah undang-undang Tanjung Tanah tersebut juga menyinggung tindak pidana pencurian ternak. Menarik bahwa mencuri ayam anak negeri, ayam kutra, ayam depati, dan ayam rajo, dendanya dicantumkan dua kali pada naskah tersebut : pertama denda yang berupa pelipat gandaan hasil pencurian, dan kedua menyebut denda dengan takaran emas. Pencurian padi dianggap sebagai kejahatan serius sehingga denda yang ditetapkan lebih berat yaitu sekitar 20 mas.

Denda yang sama juga dijatuhkan bagi bandar judi dan sabung ayam. Tindak pidana yang lebih berat hanya disebutkan tiga macam, dua diantaranya dikenakan hukuman mati dan satu dikenakan denda sekitar 1 kilogram mas.

Sayangnya Untuk salah satu sanksi hukuman mati tidak terbaca dengan jelas lagi pada naskah tersebut. Tindak pidana yang satu lagi dapat dikenakan seberapa pun dendanya (sesuai dengan beratnya perkara) atau pelaku dikenakan hukuman mati ialah tindak pidana perogolan (pemerkosaan).

Naskah undang-undang Tanjung Tanah juga mengatur perihal utang-piutang, khusunya hutang dalam bentuk logam dan berbagai jenis tanaman.

Disebutkan bahwa seseorang berhutang emas, perak, kuningan dan perunggu apabila telah ditagih sebanyak tiga kali maka hutang menjadi dua kali lipat. Sedangkan hutang bahan pangan, jika berhutang beras, padi, jawawut, selama dua masa tanam dan masuk ketiga dikembalikan dua kali lipat.

Naskah undang-undang tanjung tanah juga mememuat perihal hukuman agak nya lucu bila kita terapkan di Zaman kita sekarang, bayangkan saja 750 tahun yang lalu kalau ketahuan maling telur ayam, itik, merpati digebukin dulu habis itu mukanya dilumuri di kotoran ayam..!!

“Maling telur hayam, itik, perapati, ditumbuk tujuh tumbuk lima tumbuk urang manangahi, dua tumbuk tuhannya, mukanya dihusap dangan tahi hayam tida tarisi sakian tengah tiga mas dandanya”
*Terjemahan : Maling telur ayam, itik, merpati dipukul tujuh pukulan, lima pukulan oleh yang mergokin, dua pukulan dari yang punya unggas, dan mukanya diusap tai ayam abis itu Kalau tidak dibayar, dendanya dua setengah mas”.

Dari keterangan di atas dapat kita lihat bahwa disekitar abad 13-14 M khususnya di bumi sakti silunjur alam Kerinci sudah terdapat aturan hukum, undang-undang tertulis untuk melindungi rakyatnya dari ancaman tindak pidana yang meresahkan dan membahayakan penduduk se-isi bumi silunjur alam Kerinci. (S-AHR.)

Berita Kerinci, Kerincitime.co.id – Tri Firmansyah mahasiswa semester akhir Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) kerinci meraih juara tingkat nasional sebagai duta bahasa yang diselenggarakan di medan 23 – 28 agustus 2015.

Salah satu pemuda yang berpestasi di masa mudanya Ia pernah terpilih sebagai bujang kincai pada tahun 2013 silam. Tri Firmansyah kepada kerincitime.co.id berbagi cerita tentang pengalamannya sebagai Duta Bahasa. “kita harus mengambil peluang untuk bisa berprestasi dalam bidang apa pun , alhamdulillah saya dapat memenangkan juara runner up 2 karena menguasai bahasa inggris dan arab ” ujar tri.

Lebih lanjut Tri Firmansyah menambahkan semua orang memang harus mempelajari dan menggunkan bahasa asing karena era globalisasi sekarang tapi jangan sampai pula kita lupa atau bahkan tidak bisa berbicara dengan bahasa kita sendiri, bahasa Indonesia dan bahasa daerah. “Kita harus lebih mencintai bahasa kita Karena dengan mempertahankan bahasa Indonesia, kita tetap bisa menjaga identitas bangsa kita. Karena bahasa adalah identitas bangsa dan negara” ujar tri.

Tak hanya itu Tri juga mengatakan betapa pentingnya bahasa daerah atau lokal di setiap suku yang ada di Indonesia. Bahasa daerah dari setiap suku yang ada di Indonesia juga harus dilestarikan, “karena kita dan saya sendiri anak daerah indonesia yang memiliki banyak budaya dan bahasa daerah kita tidak bisa melupakan ataupun menghilangkan bahasa daerah yang harus dilestarikan” lanjut Tri yang tinggal Desa Ambai Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci. (anda/adv)

Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – IAIN Kerinci mendesain program inovatif pertama di Indonesia. Lewat program ini, mahasiswa akan memiliki kemampuan bahasa–mahir berkomunikasi dalam bahasa Inggris layaknya aktor-aktor hollywood–. Mereka dibekali kemampuan riset ilmiah setara doktoral dan menguasai skill yang dibutuhkan dunia kerja.

Tiba-tiba, udara di kampus IAIN Kerinci terasa lebih segar di tahun 2023. Setelah dua tahun di uji coba, program unggulan baru itu mulai benar-benar berjalan di tahun ini. Tagline yang diusung, “KAMPUS PUNCAK ILMU PENGETAHUAN,” akan berbuah nyata. Mahasiswa yang memulai perjalanan di tahun ini akan menjadi saksi pertama program inovatif ini dijalankan secara penuh.

Seperti apa programnya?

Ada tiga.

Pertama, penguasaan bahasa asing. Kedua, kemampuan riset ilmiah. Ketiga, kemampuan soft dan hard skill, seperti menjadi konten kreator, menguasai desain grafis, dan sebagainya. Program ini akan menjadi pengalaman berbeda bagi mahasiswa.

Mahasiswa akan diajak memasuki dunia bahasa asing, tepatnya bahasa Arab dan bahasa Inggris. Jangan membayangkan mahasiswa akan memperoleh pengajaran bahasa asing laiknya di kampus-kampus. Dosen mengajar di depan kelas. Mahasiswa tertidur di kursi belakang.

Di IAIN Kerinci, mahasiswa diajak menjelajahi KAMPUNG PARE, tempat terkenal di Indonesia untuk mempelajari bahasa asing secara intensif. Selama setahun penuh, mahasiswa akan tenggelam dalam budaya bahasa itu. Mereka memperdalam pemahaman bahasa Inggris dan Arab secara intensif. Saban waktu bercakap-cakap dengan dua bahasa itu. Sampai mahir.

“Targetnya, mahasiswa sudah bisa nonton film hollywood tanpa harus membaca teks. Mereka juga dapat bercakap bahasa inggris layaknya pemain hollywood,”ujar Wakil Rektor II IAIN Kerinci, Dr Jafar Ahmad, Msi dilansir jambilink.com.

Pengalaman mahasiswa tak berhenti di sana. Program kedua di IAIN Kerinci adalah mengembangkan keterampilan riset dan penelitian. Selama setahun penuh, mahasiswa akan dibimbing periset-periset handal. Mereka akan diajak menyelami bagaimana metode kualitatif dan kuantitatif. Sampai jago.

Mahasiswa IAIN Kerinci didesain menjadi peneliti hebat. Mereka akan terlibat dalam proyek-proyek riset yang menantang, bekerja sama dengan para profesor dan peneliti berpengalaman di kampus.

“Nantinya, kemampuan mahasiswa semester tiga sudah bisa setara sarjana S2 bahkan doktor,”ujar Dr Jafar Ahmad.

Program ketiga, mahasiswa dipersiapkan memasuki dunia kerja. Setelah tahun pertama mengikuti program bahasa, dilanjutkan tahun kedua dengan program riset, di tahun ketiga, mahasiswa diberikan kesempatan belajar soft skill dan hard skill yang relevan dengan dunia kerja saat ini.

Selama setahun penuh, mahasiswa akan dilatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan keterampilan teknis yang sangat diperlukan di tempat kerja.

“Mereka akan bisa desain grafis, bisa membuat konten video, menguasai AI dan kapasitas lain yang dibutuhkan di dunia kerja di masa depan,”ujar Dr Jafar Ahmad.

Dalam tiga tahun pendidikan yang intensif ini, mahasiswa IAIN Kerinci akan menjadi penguasa dalam berbagai aspek. Mereka tak hanya menguasai bahasa asing, tapi terampil melakukan penelitian dan punya kesiapan praktis memasuki dunia kerja.

Pendidikan di IAIN Kerinci telah dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global dengan keahlian yang unggul.

“Jika Anda hanya mencari tempat belajar biasa, tentu ada banyak pilihan. Tetapi jika Anda ingin memiliki ilmu yang berarti, maka tujuan Anda adalah @Iain Kerinci,”tegas Dr Jafar Ahmad MSi.

Tak diragukan lagi, perubahan besar ini akan mengubah wajah pendidikan di IAIN Kerinci. Program inovatif ini akan menarik minat banyak calon mahasiswa yang bersemangat untuk mengejar ilmu pengetahuan. Inilah satu-satunya kampus di Indonesia yang melahirkan program inovatif ini.

Perjalanan pendidikan mahasiswa IAIN Kerinci akan menjadi sebuah kisah menarik. Dari langkah pertama di KAMPUNG PARE, hingga menjelajahi labor penelitian, dan akhirnya melangkah ke dunia kerja. Jebolan IAIN Kerinci akan menjadi manusia-manusia berbeda. Perjalanan mereka di IAIN Kerinci menggugah jiwa dan pasti akan menginspirasi banyak orang.

Kampus ini, KAMPUS PUNCAK ILMU PENGETAHUAN, bukan sekadar tempat belajar, tetapi sebuah wadah yang mendorong mahasiswa mengembangkan potensi terbaiknya. IAIN Kerinci telah membuktikan komitmennya memberikan pendidikan yang unggul.

Sebuah babak baru dalam sejarah pendidikan telah dibuka di IAIN Kerinci. Membumbung harapan besar pada mahasiswa yang menjadi pionir program unggulan ini.

“Alumnus IAIN Kerinci dipersiapkan menaklukkan dunia, membawa kejayaan bagi daerah dan kebanggaan bagi diri mereka dan keluarga,”kata Dr Jafar Ahmad.

Dengan penekanan yang kuat pada bahasa asing, keahlian dalam penelitian, dan kesiapan masuk dunia kerja, mahasiswa yang menempuh program tiga tahun penuh di IAIN Kerinci akan melangkah keluar dari kampus dengan kepala tegak dan keunggulan yang unik.

Momen ini tak hanya menandai keberhasilan IAIN Kerinci dalam menyediakan pendidikan tinggi berkualitas. Gagasan besar ini telah menjanjikan cerita menarik bagi para mahasiswa. Perjalanan mereka di kampus ini akan menjadi sebuah petualangan yang menginspirasi.

“IAIN Kerinci telah menegaskan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang memberikan lebih dari sekadar pembelajaran, tapi juga membentuk pribadi yang berkualitas untuk masa depan yang cerah,”ujar Dr Jafar Ahmad MSi.(red)

 

Oleh : SUHARDIMAN RUSDI

Dengan keberadaan Naskah Undang-Undang Tanjung Tanah terbukti bahwa orang Malayu memiliki tradisi pernaskahan pra-Islam. Naskah Undang-undang Tanjung Tanah-Kerinci yang berasal di antara abad 13-14 M juga menunjukkan bahwa orang Malayu pernah menggunakan kulit kayu/daluang sebagai media tulis, dan tidak ada alasan untuk menolak lagi dugaan bahwa di dahulu kala juga ada naskah Malayu yang ditulis di media lain seperti daluang, buluh, daun palem dan sebagainya, dan bahwa tradisi pernaskahan sudah berkembang sejak abad ketujuh. (Kuzok 2006).

Pada prinsifnya, untuk memberi nama sesuatu objek arkeologi atau sejarah tidak bisa sembarangan. Sudah barang tentu Ada ketentuan yang jelas. Penamaannya sebagai Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah (KUUTT) Naskah Malayu Tertua Didunia oleh : Prof, Ulil Kuzok, disebabkan naskah ini satu-satunya dan tiada duanya didunia hanya dapat dijumpai atau terdapat dikampung Tua Desa Tanjung Tanah Kecamatan Danau Kerinci, pada zaman pemerintahan kolonial belanda 1904-1942 kampung tua ini dimaksukkan kedalam distrik kemandapoan tanah Saliman,kampung tua ini juga dulunya dijuluki Bumi undang Silunjur alam Kerinci.

Naskah kuno ini satu-satunya naskah yang ditulis menggunakan dua aksara yakni aksara Pasca Pallawa (Malayu Kuno/Sumatera Kuno) dan Aksara Incung (Aksara Asli Kerinci) Pusaka kuno ini merupakan pusaka leluhur Luhah/Kalbu Depati Talam yang dikeramatkan oleh masyarakat Tigo Luhah Tanjung Tanah-Kerinci Sampai Sekarang dan Hanya dibuka atau diperlihatkan dikhalayak umum pada saat Kenduri Pusaka (Sko).

Naskah Kuno ini pada mulanya dipotret oleh seorang belanda di atas Jembatan pada saat Kenduri Sko di Dusun Tanjung Tanah ditahun 1941 yang bernama Petrus Voorhoeve pada saat itu menjabat sebagai taalambtenar (pegawai bahasa dizaman kolonial) untuk wilayah Sumatra, Voorhoeve menyebutkan sebuah naskah daluang dari Tanjung Tanah di mandapo Tanah Saliman (terletak sekitar 13 kilometer dari Kota, Sungai Penuh), yang pernah dilihatnya pada tanggal 9 April 1941.

Pada saat itu beliau sempat mengambil foto naskah tersebut namun mutu gambar kurang memuaskan“Keadaan di Tanjung Tanah, di atas jembatan beratap dikelilingi kerumunan orang enak dipandang, tetapi kurang sesuai untuk mengambil foto.

Naskahnya berupa “buku kecil yang dijilid dengan benang[…berisikan] dua halaman beraksara rencong ,halaman-halaman lainnya beraksara Jawa Kuno. […] Teks naskah tersebut merupakan versi Malayu dari buku undang-undang Sarasamucchaya […] Sebagian besar teks terdiri atas daftar denda.

Saya ingat (Voorhoeve) dengan pasti bahwa nama Dharmasraya disebut dalam teks. Di tempat inilah didirikan patung Amoghapasa di tahun Saka 1208 (1286 M)” Voorhoeve pasti menyadari keistimewahan naskah yang ditemukannya, misalnya dengan menyebutnya ”jelas pra-Islam”) namun beliau tidak sampai pada sebuah kesimpulan, namun berikutnya pula naskah Kuno Tanjung Tanah ini diteliti ulang dan dialih bahasakan dengan melibatkan para pakar ahli bahasa kuno Oleh Prof. Dr, Ulil Kuzok Gelar Depati Candikio Kalam Negeri. Gelar Depati Candikio Kalam Negeri ini dianugrahkan oleh Pemangku Adat Tigo Luhah Tanjung Tanah pada prosesi Kenduri Sko ditahun 2008, kerena dia telah berjasa mempopulerkan nama Kampung Tua Tanjung Tanah dengan menamai Judul Bukunya Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah Naskah Malayu Tertua Didunia. sehinga menjadi terkenal dibumi Malayu bahkan dunia internasional.

Naskah undang-undang Tanjung Tanah ini secara umum menggunakan Bahasa Malayu Kuno agaknya mengunakan dialek,logat lokal Tanjung Tanah di Masa Dahin (kuno) meskipun terdapat bahasa Sansekerta di bagian pembuka dan penutup.

Bahan naskah terbuat dari daluang dan telah diuji usianya melalui penanggalan karbon oleh Prof. Kuzok . Hasilnya menunjukkan kitab ini dibuat sekitar abad ke 13-14 M.

Sampai saat ini belum ada ditemukan naskah lain yang ditulis menggunakan bahasa Malayu melebihi usia Naskah Undang-Undang Tanjung Tanah. Sehingga Naskah ini masih menduduki posisi pertama sebagai naskah berbahasa Malayu tertua di dunia.
Dihalaman ke-28-30 mengindikasikan bahwa Naskah undang-undang ini dibuat atau dirumuskan secara bersama antara pihak kerajaan Dharmasraya Malayu Jambi dengan para Depati dari Bumi Silujur Alam Kurinci dalam Sebuah sidang atau pertemuan agung yang disebut Sidang Mahatmia.

Pertemuan ini turut dipersaksikan oleh Maharaja Dharmasraya. Hasil rumusan undang-undang itu telah disetujui oleh seluruh peserta sidang dan ditulis oleh seorang juru tulis bernama Kuja Ali Depati.

Kemudian, barulah Naskah undang-undang tersebut disahkan atau diresmikan oleh Maharaja Dharmasraya. Dan diberlakukan untuk masyarakat silunjur alam kurinci se isi bumi kerinci serta undang-undang ini dibuat sebagai alat para depati untuk memerintah serta mengatur se-isi alam kerinci, Selanjutnya bunyi teks halaman ke-28-30 KUUTT: (28)…sakian bunyi (29) nyatnya titah Maharaja Drammasaraya // yatnya yatna sidang mahatmia saisi Bumi Kurinci silunjur Kurinci // samasta likitam Kuja Ali Dipati di Waseban di Bumi Palimbang di hadappan Paduka Sri Maharaja Dra (30) mmasraya.

Barang salah silihnya, suwasta ulih sidang mahatmia samapta.
Terjemahan : Demikianlah bunyinya titah Maharaja Dharmasraya, diperhatikan dengan seksama oleh sidang mahatmia se-isi Bumi Kerinci sepanjang Kerinci. Semuanya ditulis sendiri oleh Kuja Ali Dipati di Paseban di Bumi Palimbang, di hadapan Paduka Sri Maharaja Dharmasraya. Masing-masing –isi dari Kitab Undang-Undang ini– disetujui oleh sidang mahatmia (rapat agung), selesai dan sempurna.

Dan di halaman ke-29, dapat kita temui nama penulis Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah yaitu “Kuja Ali “ yang berkedudukan pula sebagai seorang Dipati. Bunyi bagian tersebut adalah “…..Samasta Likitam Kuja Ali Dipati….” (artinya: semuanya ditulis oleh Kuja Ali, Depati.

Tulisan ini sengaja kita buat dalam rangka dan upaya menelusuri dan untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dan diperdebatkan oleh penulis sejarah, media massa, penulis artikel, dan masyarakat umum terhadap sosok misterius Kuja Ali Depati Sang Penulis Naskah Undang-undang Tanjung Tanah , Apakah Kuja Ali Berasal dari penduduk lokal Tanjung Tanah-Kerinci-Jambi, Persia, Arab, India ataukah pegawai kerajaan Dharmasraya ..?

Naskah Undang-Undang Tanjung Tanah sama sekali tidak menyebutkan asal usul dan silsilah dari Kuja Ali Depati sehingga sampai saat ini sejarawan belum bisa mengungkap asal usul dari Kuja Ali Depati, barangkali dalam penelitiannya tidak melibatkan tokoh masyarakat setempat .

Butuh data sejarah yang cukup untuk menunjukkan dari mana asal usul Kuja Ali Depati ini.

Para ahli saat ini hanya bisa menduga-duga plus menerka-nerka mengenai Kuja Ali Depati itu. Untuk menelusuri dan mencari jawaban sosok mesterius Kuja Ali Depati alangkah baik nya kita telusuri kutipan-kutipan, pendapat-pendapat para ahli sejarah, media massa, penulis artikel dan pendapat masyarakat Setempat :
Menurut Prof. DR, Ulil Kuzok. (Tempo.2008.): Dari Naskah Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah ini, kita menemui ada pemungkiman orang asing di Dharmasraya kemungkinan Tamil dan Persia, karena ada petunjuk orang yang menulis naskah kuno Tanjung Tanah menyandang nama Depati Kuja Ali, kemungkinan kalau bukan dari Tamil dia itu dari Kuja di Persia.

Menurut Prof, Aulia Tasman,PhD. Dalam buku Menulusuri Jejak Kerajaan Malayu Jambi hal 41 dan Malpu 188 : Penulis Naskah Malayu Tertua Didunia Depati Kuja Ali mungkin pada waktu Pemerintahan Depati IV Alam Kerinci abad ke 13- 14 masehi ini merupakan sekretaris pribadi dari Depati Atur Bumi (yang mengurus pemerintahan dalam negeri) yang berasal dari dusun Tanjung Tanah.

Sehingga secara turun-temurun Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah ini disimpan dan dikeramatkan sebagai barang pusaka oleh masyarakat Tanjung Tanah sampai sekarang.

Dari keterangan yang ada terlihat bahwa daerah Tanjung Tanah adalah daerah penting dalam pemerintahan Depati IV Alam Kerinci, khususnya di wilayah Kedepatian Atur Bumi.

Menurut : M. Ali Surakhman, Sejarahwan. Tinggal di Jambi : Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah tidak semuanya tertulis dengan aksara Sumatera, namun pada 2 lembar terakhir KUUTT, ditulis dengan aksara Incung (aksara Kerinci kuno), walaupun isi naskah ini tidak ada bersentuhan dengan Islam, namun penulis naskah ini, adalah Kuja Ali Depati, Siapa wujud Kuja Ali Depati? Ada berbagai Tafsiran, bahwa dia dari Persia, namun dengan Depati di belakangnya, bisa jadi orang lokal, atau gelar yang diberikan untuk menghormati peranannya, Kuja dalam Bahasa Melayu kuno, orang yang sangat penting, Kuja, Kuju, Koja, yang juga dijumpai dalam kata kata Persia, namun hal yang terpenting Ali tidak mungkin beragama Hindu Budhha.

Menurut Sunliensyar, Hafiful Hadi. (boedaya kerinci) : Nama atau gelar Kuja yang digunakannya berasal dari kata “Khoja” dalam bahasa Malayu. Kata “Khoja” ini berasal pula dari bahasa Persia yaitu Khawajah yang artinya Tuan atau pemimpin. Gelar Khoja ini digunakan pula oleh tokoh-tokoh muslim lain pada abad ke-14 hingga ke-16 seperti yang ditemukan pada Nisan Aceh dan hikayat-hikayat Melayu.

Sedangkan kata “Ali” merupakan nama yang juga umum dipakai oleh orang Muslim. Karena Ali merupakan nama dari sepupu dan sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW, juga sebagai Khalifah ke-4 dalam sejarah Islam. Hal inilah yang menjadi alasan kuat para sejarawan mengidentifikasi Kuja Ali sebagai orang Islam.

Menurut Said Hanafi Depati , (Gelar Depati Talam Tuo) : berdasarkan tutur orang tua-tua dahulu dan masih dituturkan sampai sekarang. Kuja Ali itu adalah orang kepercayan Raja (Mangku Bumi) asli penduduk Tanjung Tanah dia adalah salah satu Depati Empat Suku yang menulis, menyimpan dan menerapkan NUUTT untuk diberlakukan di Bumi selunjur alam kerinci se isi bumi Kerinci. menurut nya pula pada zaman dahulu apabila terjadi silang sangketa yang terjadi dibumi selunjur alam kerinci Depati yang berasal dari Tanjung Tanahlah yang diundang untuk menjadi hakim dalam menyelesaikan silang-sangketa itu, naskah undang-undang dan baju hakim yang digunakan saat bersidang masih tersimpan awet diatas Loteng Rumah Gedang Bumi Undang Wilayah Kedepatian Tigo Luhah Tanjung Tanah sampai sekarang.

Menurut Sarwani, S,KOM. (PNS), Walaupun nampak sepele dan terkesan mengada-ada, tapi bisa menjadi petunjuk bahwa Kuja Ali adalah orang Tanjung Tanah asli.

Dalam transliterasi kritis KUUTT tidak ditemukan kata yang berakhiran NG, misalnya: malin (maling), kambin (kambing), uran (orang), baran (barang), anjin (anjing), dsb.

Hal ini sama dengan pelafalan kata-kata berakhiran NG oleh sebagian masyarakat Tanjung Tanah yang hanya dibaca N seperti halnya dengan transliterasi kritis KUUTT tersebut, dan hal ini tidak ditemukan di daerah lain. Dengan demikian, antara logat masyarakat Tanjung Tanah sekarang dengan zaman KUUTT ditulis oleh Kuja Ali terdapat kemiripan dalam pelafalan NG menjadi- N.

Menurut Dalimi. SE. (Tokoh Pemuda) : Sepertinya Kuja Ali bukan dari Persia, India atau pegawai kerajaan Dharmasraya, kemungkinan besar Kuja Ali adalah penduduk lokal Tanjung Tanah-Kerinci, sebab Kuja Ali tidak mengunakan gelar kerajaan dibelakang namanya seperti Mahapatih, Maha Menteri , Mangku Bumi, Mpu, dll, Akan tetapi Kuja Ali mengunakan gelar jabatan Depati di belakang namanya, gelar jabatan depati ini Identik gelar jabatan adat yang digunakan oleh masyarakat adat suku kerinci, jabatan depati ini dikerinci masih bertahan sampai sekarang ini, walaupun gelar jabatan depati dulunya juga pernah dijumpai dan pernah ada di sebagian bumi malayu seperti di jambi, bengkulu, bangka-belitung, lampung dan Sumatra Selatan.

Menurut Abu Hazim Wafaiqa (Pemerhati Budaya & Sejarah Kerinci) : Kalaulah memang Naskah KUUTT itu ditulis pada Zaman Maharaja Diraja Adityawarman mengapa maharaja adiatyawarman tidak menujuk/mempercayai penulis dari pihak kerajaan seperti nama yang tersebut dalam prasasti pagarruyung I, Prasasti Pagarruyung I menyebutkan nama penulis prasasti atau biasa disebut citralekha.

Penulis Prasasti Pagarruyung I disebutkan dalam baris ke-20 dan 21 dengan nama Mpungku Dharmma Dwaja bergelar Karuna Bajra. Adityawarman yang men-cantumkan nama penulis prasasti. Dengan bunyi : “”bulan Waisaka tanggal 15 paro terang (purnama), hari Buddha. Itulah karya dari sang guru 21. mpungku Dharmmaddwaja yang dipuji dengan gelarnya Bajra (kilat) yang penuh kasih sayang”.

Menurut Syafriadi Tayib. (Guru ), Kalau kita merujuk dari Naskah Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah, Kuja Ali Depati, kemungkinan adalah salah satu dari depati IV Suku dibumi selujur alam Kerinci yang di beri Kepercayaan oleh raja Dharmasraya di bumi selunjur alam Kerinci yang berasal dari tanjung tanah yang dipercaya sebagai juru tulis, juru simpan sekaligus juru terap Naskah undang-undang Tanjung Tanah di abad 13/14 M, hal ini terungkap dihalaman sembilan Naskah KUUTT dengan bunyinya sebagai berikut : paha //..// barang orang nayik ka rumah orang tida ya barsarru barku-wat barsuluh, bunuh sanggabu-mikan salah ta olih mamu-nuh sangga bumikan oleh dipa-ti barampat suku, sabu su-k….xxxnuh sabusuk tida…Dst…

Menurut Johari Abdullah. ST (Guru). Kalau Kita Baca Tambo Kerinci (TK 119. ) Kuja Ali Depati sepertinya bukan dari pendakwah/pemimpin yang berasal India-Tamil atupun dari Persia, bisa jadi Kuja Ali Depati adalah penduduk lokal Kerinci seperti terungkap dalam tambo kerinci tersebut terdapat nama KUJA yang ditulis dengan aksara incung dengan media tulang yang bunyinya sebagai berikut : “(1) hini paratama hasan jadi dipati dalam saliman (2) hija juga hanak sang nginda kunin sarapu calik sara(3) mpu KUJA sarampu kumbang sarampu kunin baduwa jadi di(4) pati hada sarapu jadi dipati haca sara kunin batiga(5) han surang sarampu tuwan surang sarampu manis surang salih (6) sati dalan dipati sarah gumi sarampu kumbang dalam di?(7) pa salaman dipati kacik dipati sutan ma(8) nggala hiya paratama hagan piha tangga dipati Sali..Dst…

Menurut Zakaria Abdullah (Tokoh Masyarakat dan Pengiat Akasara Incung). Naskah kitab Undang-Undang Tanjung Tanah yang ditulis Kuja Ali Depati yang merupakan pusaka anak jantan dan anak batino masyarakat Tanjung Tanah, yang disimpan diatas loteng rumah gedang Depati Talam Tuo dan sekaligus telah menjadi pusaka milik Kalbu/Luhah Depati Talam Tigo Luhah Tanjung Tanah dan depati yang berasal dari Tanjung Tanah disekitar abad 13-14 M mempunyai peranan penting dan strategis sekali dalam roda pemerintahan kedepatian IV suku di Bumi Selunjur Alam Kurinci sebagai mana yang tersebut pada naskah kuno undang-undang tanjung tanah dihalaman sembilan.

Setelah kita membaca dan menganalisa KUUTT,Kuja Ali Depati, besar kemungkinan adalah orang lokal kerinci tepatnya orang tanjung tanah, karena dia mengetahui kondisi seluk beluk wilayah kerinci pada umumnya serta mengetahui kondisi seluk beluk wilayah diselingkaran lembah Danau kerinci pada khususnya hal ini dapat kita buktikan kosa kata/bahasa/dialeg yang terdapat di dalam naskah KUUTT mencerminkan alat perkonomian yang digunakan Masyarakat yang tinggal diselingkaran Danau Kerinci, seperti biduk, kajang, pengayuh, galah, lantai, pukat, jala, pasap.dll.

Dan selanjutnya apabila kita membaca secara utuh Naskah KUUTT, dapat kita temui kosa kata/dialeg/ bahasa yang digunakan KUUTT hampir 65 sampai 75 persen adalah bahasa atau dialek/logat Tanjung Tanah masa Bahi (Kuno) dan kosa kata atau bahasa/dialek yang terdapat dalam naskah KUUTT masih diucap, dipergunakan, dimengerti oleh seluruh penduduk masyarakat Tanjung Tanah sampai sekarang, seperti kosa kata/dialeg : Mahu, tumbuk, kapit, tumbak, sukat, kati, kundae, bungkal, sakiyan, jerat, besimalilao, khurasani, pulut, mabuk, pening, judi, jahi, selang,ulih, baju dastar, dusa, tuba, suluh dll…

Dari beberapa keterangan yang ada diatas terlihatlah besar kemungkinan bahwa penulis Naskah KUUTT naskah malayu tertua didunia Kuja Ali Depati adalah penduduk lokal (Tanjung Tanah-Kerinci), Kuja Ali Depati kemungkinan adalah salah satu dari Depati IV suku di bumi selunjur alam Kurinci yang diberi kepercayaan Oleh Maharaja Dharmasraya (Malayu-Jambi) Sebagai Mangku Bumi atau seorang depati kepercayaan raja dibumi silunjur kurinci , kerena Kuja Ali dianggap cakap menulis, membaca, memahami aksara pasca pallawa (Malayu Kuno) dan aksara incung Kerinci maka dipercaya untuk menulis,menyimpan dan mengunakan/memberlakukan/menerapkan naskah KUUTT itu untuk seluruh penduduk se-isi bumi silujur alam kerinci.
Berikutnya pula Kalaulah kita menyakini Kuja Ali itu pendakwah/ pemimpin/ saudagar yang berasal dari India-Tamil, Persia ataupun pegawai kerajaan yang dipercaya untuk menulis naskah KUUTT berarti kita secara tak langsung menyatakan bahwa penduduk Malayu Kuno dan Kerinci kuno serta Pemegang Naskah KUUTT tidak cakap menulis,membaca, memahami, apalagi untuk mengunakannya Naskah KUUTT yang beraksara Pallawa dan aksara incung kerinci itu..!!

Pertanyaan yang akan muncul mungkinkah Kuja Ali itu pendakwah/ pemimpin/ saudagar yang berasal dari India-tamil, persia ataupun pegawai kerajaan yang dipercaya untuk menulis naskah KUUTT itu mengetahui kondisi, seluk beluk alam kerinci serta kebutuhan yang perlu diatur untuk Penduduk kerinci..?? jawabannya tentu tidak, tentunya orang yang paling memungkinkan mengetahui kondisi, seluk beluk, hal-hal yang perlu diatur untuk penduduk bumi selujur alam kerinci serta kebutuhan Penduduk selunjur alam kerinci adalah penduduk kerinci itu sendiri (Kuja Ali).

Dan Pertanyaan berikutnya yang akan muncul adalah: mungkinkah pemegang Naskah KUUTT itu tidak cakab membaca, menulis, memahami Aksara Pasca Pallawa (Malayu Kuno) dan aksara Incung kerinci ..?? jawaban nya jelas tidak, yang pasti tidak mungkin penyimpan naskah KUUTT itu tidak Cakap menulis, membaca bahkan memahami aksara Pasca pallawa dan aksara incung Kerinci.!! kalaulah penyimpan Naskah KUUTT itu tidak cakap menulis, memahami dan membaca aksara Pasca Pallawa (malayu Kuno) dan incung kerinci, bagaimana caranya sipemegang (penyimpan) naskah KUUTT itu ingin menerapkan, memberlakukan KUUTT dibumi selunjur alam Kurinci. (*S-AHR.-)

Kueri teratas kerinci time sungai penuh hp realme terbaru kerincitime kabupaten kerinci berita kerinci sungai penuh hari ini smpn 6 kerinci berita sungai penuh smp 6 kerinci vcs sambil mandi vivo v29 seloko adat kerinci al haris a17 bionic propam polda jambi kpu kerinci pj bupati kerinci p3k meta_value Interview cewek boking online open online Pemandu Lagu Nugil pt raihan aditya pratama di merangin jambi guru cewek di perkosa muridnya realisasi laporan kades desa betung kuning proses hukum dugaan korupsi kades betung kuning berita kabupaten kerinci smp di perkosa morgue batas pinjaman umum bri siulak gedang iphone 15 zenfone 10 ngentpt india Flm asik hot malam minggu wanita cantik Avtub com jomba HP 2 jutaan terbaik 2023 gaming foto selfie e-ktp Berita kerinci harga motorola g84 Poto guru pns pamer video mesum emak emak vc hot Cerita tante ngewe waria صور اجمل كس سكس في الشرقيه Harga resmi nokia winner max 5g di indonesia jumlah tweet lila irwan rexona harga realmi c53 di manokwari Cari nama amri bastian oku timur di facebook Dopada jilbab pink viral Berita jambi Cerita bokeh nikita mirzani bersama ptia italia ketagihan tari lukah gilo jambi ada dimana aja Manag imbau masyarakat tak pilih Capres yang pernah pecah belah bangsa ini tanggapan Cak imin hp realme terbaru 2023 berita kerinci hari ini snapdragon 8 gen 3 siasatinfo berapa harga skin chou echo link vina garut berita kerinci siulak dokter spesialis anak sungai penuh pukulan bulu tangkis yang mengenai bagian depan raket dinamakan pukulan kerinci erk kerinci vivo a16 akg togel kota sungai penuh rekomendasi hp gaming 2 jutaan harga skin chou echo rog phone 7 ultimate space togel cek tagihan pdam tirta sakti harga xrp berita kerinci cek tagihan pdam tirta sakti kerinci harga hp realme terbaru kecelakaan di kerinci hari ini lomba balap karung jadwal turnamen badminton 2023 xrp berita kriminal merangin great dragon spear mlbb png pantun, seloko adat jambi lpse kerinci kerinci news pepatah adat kerinci pantun adat kerinci paizal kadni shelter 2 gunung kerinci vivo v29 pro skin chou echo daftar caleg kab kerinci 2024 berita kerinci terbaru twitter abg mesum pembantaian suku uighur china abg pamer memek yandex xnxxx apple a17 bionic big technology co ltd dinas pendidikan kota sungai penuh qualcomm snapdragon pidio mesum hijab ping worldcoin kapan skin echo rilis berita kerinci mudik kapan skin chou echo keluar asafri jaya bakri skin kadita mpl pantun seloko adat jambi twitter jilbab hot coursera jadwal badminton agustus 2023 daftar harga hp oppo di jambi 2023 fungsi rawang bagi ikan adalah bukalapak chip domino bionic a17 air panas sungai medang berita kriminal kerinci hari ini contoh pidato adat kerinci b.i.g technology co ltd b.i.g technology co. limited jadwal dalang yusuf anshori agustus 2023 kapan chou echo rilis tanggal rilis skin chou echo kecelakaan kerinci fitra jaya saleh cerai apakah di surga bisa minta apa saja big technology gaji hansip galaxy tab s9 jilbab mesum cewek pamer memek berita sungai penuh hari ini chou echo kapan rilis yogi swandra penangkapan narkoba harga vivo terbaru berita kota sungai penuh hp gaming 3 jutaan terbaik 2023 memek abg twitter media online jambi makanan khas sungai penuh hp oppo y 16 uighur bintang porno argentina vivo y16 vs oppo a16 vc mesum eppt bkn jayapura 2023 xxnx pramugari a17 apple berita spesifikasi defitra eka jaya kapan chou m4 rilis mobil safa marwa hp relmi terbaru 2023 apriodito umar pidiosex rsud mayjen ha thalib kerinci kasi dinas pertanian merangin inna dunya mata'ul ghurur infinix gt 10 pro harga skin epic lesley samsung hp 5g realme harga hp realme c51 orang terkaya di kerinci tanjung pauh kerinci kecamatan tanah cogok pidio bep dumisake 2023 kapan cair episode recap possessed xrp berita terkini bkpsdmd batanghari hukum shalat jumat saat hujan deras jadwal badminton smartphone gaming 3 jutaan xrp berita batrisyia herbal skincare daftar pinjol ilegal ojk pengumuman anggota bawaslu mutasi polda jambi 2023 kapan rilis hero baru ml penyakit iphone 14 pro max apple homepod mini rsud kerinci bokev india bokep cabe cabean pt sgs jambi pt trans mitra mandiri hp vivo 5g terbaru 2023 sma n 7 merangin smartfren poco guru besar sapu jagat sukabumi telkomsel youtube realme terbaru android 13 hp gaming 2 jutaan prime video tanggal rilis iphone 15 semut ip 15 batrisyia herbal iphone 15 asus togel play store aplikasi enola holmes memek abg iphone 15 release date jakarta macan akar john wick sherlock holmes peta jambi spesifikasi poco f5 poco f5 grand inna kuta selfie time jambi town square kota jambi ulasan ngocok memek rekomendasi hp 2 jutaan gaming avtub vivo terbaru 2023 erk kab kerinci kripto adalah adirozal poco f5 spesifikasi selfie time jambi town square ulasan kadita mpl png bo 350k open bo murah hp gaming terbaik 2 jutaan biaya jahit luka scarlet phantom dihapus e rk kerinci jam tangan digital hp 2 jutaan terbaik 2023 gaming vivo terbaru berita viral kerinci kingwin247 jadwal rilis iphone 15 music youtube harga booking janda hp oppo terbaru murah playstore untuk mengecek absen dan pengangsuran ukt dimana jam tangan togel pantun akreditasi puskesmas hp 2 jutaan gaming viral belasan siswa dibantai bendahara e-rk kerinci no togel jam tangan peta provinsi jambi harga rog phone 7 makanan khas kerinci bigboss4d jadwal dalang yusuf anshori 2023 oppo y16 kerinci sungai penuh luffman mild hp poco f5 sungai penuh kerinci hp vivo a16 kapan skin chou echo rilis balap karung sonic ip 15 kapan rilis pdam tirta sakti arkine obat apa realmi terbaru pre order hp gaming terbaik vivo keluaran terbaru 2023 memek smp erk kabupaten kerinci hp terbaru 2023 harga 1 jutaan google pixel fold tagihan pdam tirta sakti konser rhoma di jambi kapan ip 15 rilis di indonesia rekrutmen hp realme terbaru 2023 dan harganya realme c51 bokeh memek mulus tanggal launching iphone 15 biaya jahit luka di rsud twitter sakit mas 10 larangan buat pacar kepdirjen pendis nomor 4962 tahun 2016 memek mulus vidio bokev siakad unja hp 3 jutaan terbaik 2023 gaming j&t express sungai penuh foto konser rhoma irama jambi layangan ram raman efaldi xiaomi poco f5 handphone terbaik 2023 john wick 1 twitter sakit mas asli ojol search encrypt bokeh memek perawan hp realmi terbaru tribun kerinci sungai penuh hari ini iphone 15 release date indonesia kapan iphone 15 rilis foto selfie ktp ip 15 pro max harga zenfone indihome jambi petai togel chromebook pukulan bulu tangkis yang mengenai bagian depan raket dinamakan untuk mengecek absen dan pengangsuran ukt dimana… wamal hayat ad dunya desa tertua di kerinci hp oppo a78 redmi note 12 5g hp asus zenfone wanda maximoff hp 2 jutaan terbaik 2023 no togel bendera merah putih sppd istri uas v29 iphone 15 pro max harga slogan caleg muda gubernur jambi kecelakaan di kerinci nfc oppo bening's skincare amazon prime kevin aluwi cerai item scarlet phantom dihapus amazon prime video pt berkat sawit utama bigboss4d togel akg togel login xxnx vidio pamer memek kadita mpl skin contrue janda ngocok memek gambar scarlet phantom video gay viral polisi vs tni terbaru jilbab paskibra wanita iphone 15 kapan rilis spotify family game terbaru 2023 ip 15 kapan rilis di indonesia pap tt twitter skp online tebo model baju dinas jam tangan digital pria tanggal berapa iphone 15 rilis harga iphone 15 wisma alanza harga hp google pixel kisah polwan cantik ajak buronan menikah relmi terbaru distributor kaspersky indonesia struktur jabatan alfamart nomor orang gantung diri togel iphone 14 pro max penangkapan narkoba malam hari bokev arab cek pdam tirta sakti tarif rsud raden mattaher upper bracket mpl s12 abg hot chou echo png prediksi iwan togel lpse esdm fuso canter 715 orang gantung diri di rumah warna iphone 15 pro max jambi provinsi mana noka experience kota sungai penuh foto kapan skin kadita create rilis berkat sawit utama rangga viral video mesum abg logo smk 3 sungai penuh skhu smk top skor liga italia no togel kebakaran rumah peta kota jambi primevideo mesuji berdarah pembantaian satu kampung bkd kerinci hp oppo y16 spin off adalah hp relmi terbaru hp oppo nfc dibawah 3 juta ip 15 rilis apotek sultan jadwal bioskop wtc jambi harga hp rog jarum pentul esposa de biaso foto ktp dan selfie piala dunia qatar 2022 ajudan moeldoko akp herman fauzi hp gaming 2 jutaan 2023 cewek twitter memek abg arab kerinci jambi kwe sungai penuh kincai adalah the continental hasan mabruri hendry lie kopi nur kerinci biaya jahit luka di klinik foto memek perawan twitter ngocok asus togel login kasus korupsi kades dan camat cara mencukur bulu kemaluan yang baik dan sehat yandex coursera grand inna kuta bali kaspersky antivirus indonesia waria jembatan besi pejuang subuh pap anggur merah "plta" pap rokok wakil bupati kerinci realme c51 spesifikasi "teknik pukulan pada permainan bulu tangkis yang mengenai bagian depan raket disebut" ransomware ketua bawaslu palembang harga draft beer 1 dus chord hukum rimba chord pantun janda jasa pengiriman dokumen kilat buka sampai malam بستم كرسي hp google pixel sela salesforce bitcoin tanpa ktp rumah sakit togel struktur organisasi rans entertainment akreditasi baik sekali setara bilangan bajau video call bukti vcs penangkapan narkoba polres kerinci 2023 terbaru pap rokok di kamar ceo adlink danau tertinggi di asia nama istri gubernur jambi surat pengunduran diri osis batman terbaru cek pdam kerinci viral belasan siswa dibantai oleh bendahara kabid propam polda jambi media konsumen bri selfie time jambi town square kota jambi foto rog phone 6 harga ahmadi zubir video abg mesum pt angso duo sawit memekabg sek porno rog phone 6 jadwal sholat jambi harga hp asus vacum mobil coursera yandex harga vivo v9 kaspersky distributor indonesia hp asus terbaru contoh alamat bitcoin contoh nomor pelanggan pdam gantung diri togel video viral gay di atas motor twitter kelas bintang twiter berita narkoba kerinci 2023 harga hp gaming 2 jutaan hp gaming 2 jutaan terbaik 2023 pixel fold cara pakai shang ratu herbal aplikasi play store rog phone 7 cara mematikan daya hp oppo a17 gaji dosen unja pukulan bulu tangkis yang mengenai bagian dengan raket dinamakan pukulan kubu togel kode pdam kerinci memek abg mulus harga rog 6 batrisyia open booking jambi 2 remaja rekam-sebar video mesum sejoli di kamar hotel kendari ditangkap real me terbaru siakad ummat hp vivo terbaru daftar pinjol ilegal wadah korek harga rog phone 5 cara menghapus penelusuran trending nomor togel jam tangan struktur organisasi blibli no togel petai warna iphone 15 pantun penutup akreditasi kertas layangan tanggal release iphone 15 luffman harga realme terbaru 2023 batrisyia herbal skincare apakah sudah bpom dewa fearless statutory rape tidak shalat jumat karena hujan apotek sultan foto karung soraklintera bokev janda memek perawan smp no togel hujan deras kasus delisya smpn 1 hp pixel yunsak el halcon gambar memek perawan twitter memek abg siakad stie sak kadita harga tiket pesawat surabaya manokwari susu ultra 200 ml harga zuraida hanum 1 mayam berapa gram infinix terbaru harga realme 9 pro cara menambahkan lirik lagu di hp vivo rental mobil aceh cv jam tangan no togel nama kota dalam togel no togel mayat no togel kecelakaan wanita pap rokok di tangan foto pin cowok umur 12 rexona hijau nilai maksimal skd pemilik citra raya jadwal pertandingan badminton 2023 rokok luffman mild pemandian air panas kerinci hp gaming 2 juta blockchain twitter sakit mas pengantin dpt kabupaten kerinci berita xrp jhon wick hari kemerdekaan indonesia wandavision kincai plaza travel safa marwa hp spek gaming 1 jutaan surat pengunduran diri dari osis cek tagihan pdam kerinci pukulan bulutangkis yang mengenai bagian depan raket dinamakan pukulan eform bri makanan khas kerinci jambi jadwal dalang yusuf anshori pt. kerinci wisata ekspress kota sungai penuh foto gunung kunyit kerinci bni sungai penuh gaya foto psht keren cowok asus togel 58 vidio xxnx ratu munawaroh tarif dalang yusuf anshori kapan ip 15 rilis bigboss4d login video bokev hukum mematikan lampu saat berhubungan menurut islam chord hujan semakin deras harga rog phone 6 xnx vidio vcs ibu ibu rexona 96 saat harga sedotan jadwal mpl s9 asus zenfone hp gaming murah 1 jutaan cek tagihan fif tanpa aplikasi harga google pixel 4 harga realme 9 apakah coinbase aman cara mencukur bulu kemaluan realme 8 5g harga tarif guru privat ke rumah contoh surat pengunduran diri dari caleg no jam tangan togel no togel 42 no togel layang layang putus tuyul togel surat permohonan tulis tangan kepada aspers kasad akp herman fauzi selfie ktp nama orang papua rokok titan gay padang pariaman desain iphone 15 penangkapan narkoba polres kerinci 10 larangan 1 pesan buat pacar kata-kata psht buat story wa kapan rilis iphone 15 sma tt gede lirik lagu sungai penuh iphone 15 ultra fidya yusri harga iphone 15 pro max sungaipenuh scarlet phantom png calon bupati kerinci 2024 xxnx nenek nenek jalan ness jambi kadita mpl skin png spek redmi note 12 semato berapa gram chord gitar endang sukmawati sampai jumpa chou m4 png nfc adalah pantun kerinci twibbon dies natalis uho ke 42 kapan iphone 15 rilis di indonesia pdt handoyo santoso selingkuh bigboss4d slot alamat rumah dalang yusuf anshori vidio abg mesum bokeh pramugari daftar bo blacklist 2023 memek twitter vina garut full video bawaslu kota sungai penuh manfaat gym untuk wanita rhoma irama ke jambi video ngocok memek chord lagu kerinci 10 terbaik hotel dengan kamar untuk perokok singapura bokeh perawan noka cafe rcs api indonesia login lida extra stark hp vivo terbaru 2023 istri pengganti ceo harga sedotan plastik vivo keluaran terbaru bursa lensa regency at allaire harga google pixel realme 8 harga distributor kaspersky di indonesia biaya coinbase harga vivo y22 rog phone 5 harga adrit roy hp vivo y16 masyaallah tabarakallah artinya harga vivo v25e contoh surat pengunduran diri sebagai guru honorer no togel rumah sakit pisang no togel bentuk iphone 15 foto lagi minum anggur merah pap anggur merah dan rokok peta jambi lengkap pemilik onic esport surat pengunduran diri dari jabatan struktural pt.berkat sawit utama foto lomba karung ktp padang no pisang togel gambar orang kritis di rumah sakit iphone 15 tanggal rilis hp gaming terbaik 2023 2 jutaan manfaat herbal shang ratu b.i.g technology co., limited hp gaming harga 2 jutaan farouk alfero apakah shalat jumat bisa diganti dengan sholat dzuhur karena hujan hp gaming 2 jutaan terbaik apakah sholat jumat bisa diganti dengan sholat dzuhur karena hujan pengganti scarlet phantom memek vina garut grepe twitter harga realme 11 jilbab ngocok memek jadwal dalang yusuf anshori juli 2023 xxn melayu kejadian di kerinci noka puri masurai 2 harga realme terbaru hero ixia kapan rilis bo 350k open bo murah jambi abg hot twitter biaya jahit luka di rumah sakit kasus vcs wa rumah sakit mmc kota jambi foto kecamatan kerinci nuzran joher avtub twitter hp real me terbaru demokrat jambi obat arkine pidio porno istinja adalah tiket pesawat murah ke beijing asus rog phone 6 hasnuri harga rog phone 1 siakad iain ponorogo harga anggur merah merangin tech harga hp asus rog jamtos fuso canter 8.2 harga kursi gaming 50 dolar singapura berapa rupiah handphone lenovo mayang sari express hp vivo y22 harga plat besi tipis hp 4g dibawah 1 juta ram 3gb harga realme narzo identityforce vs lifelock google pixel 3 harga foto pap tt helio g85 setara dengan asus rog phone hp asus hp ram 8gb baterai 6000 mah realme 9 pro harga altcoin terbaik cara mengetahui pajak kendaraan diblokir atau tidak ambulan togel contoh surat pengunduran diri dari caleg partai contoh surat pengunduran diri osis no togel kecelakaan mobil no togel mendaki gunung slogan nomor urut 3 no togel ambulan contoh baliho caleg golkar contoh surat penangguhan pembayaran pinjaman bank struktur organisasi alfamart berenang togel contoh skpd gojek contoh baliho caleg pdip 2024 penusukan autophagy no togel kecelakaan motor lumiere muara bungo melihat orang gantung diri togel lumiere bungo hp gaming 2023 2 jutaan realme c51 harga twitter pak tua akp herman fauzi ajudan moeldoko """nestle"" -facebook.com -beautynesiablog.id -sajiansedap.grid.id -mommyasia.id -fraekmuendt.com site:detik.com or tribunnews.com or kompas.com or antaranews.com or nakita.grid.id or haibunda.com or popmama.com or liputan6.com or kumparan.com" pelantikan pejabat kota sungai penuh 2023 terbaru xrp news erk.kerinci mengganti sholat jumat dengan sholat dzuhur karena hujan cafe kerinci tafyani kasim fif sungai penuh krinci dprd kabupaten kerinci pengganti jarum pentul kompetisi olahraga skin chou echo kapan rilis kenapa scarlet phantom dihapus pelantikan pejabat kota sungai penuh cumlaude upi berapa "baru menikah dengan fahmi, anggi pilih kabur dengan mantan pacar, buya yahya: itu perempuan rendah dan hina" wisma alanza foto hp vivo keluaran terbaru 2023 kapan ixia rilis ethereum hari ini nama kota buah gunung dalam togel tanggal iphone 15 rilis ukt elit fasilitas sulit pap random malam resepsi kenegaraan bts cafe jambi jambi kerinci mas rangga viral chord endang susanti sampai jumpa di grepe guru penjas saat olahraga asus rog 6 xxn perawan hp 4 jutaan terbaik 2023 harga rokok gess bold jadwal rilis ip 15 ojol togel panjat pinang cewek2 cantik celana lepas semerap artinya saiful chaniago twitter pap tt lila irwan mandi kisah polwan cantik nyamar ajak nikah vidio mesum abg autophagy adalah hp realme kamera terbaik video memek abg memek janda twitter dipo nurhadi ilham sex anak sma pelantikan pejabat sim dosen ump iwan togel alternatif wallpaper psht bergerak brosur hp oppo 2023 saleh ngaduk dodol harga sunlight 650 ml nokia g20 lpse tni ad desain spanduk market day aldira chena background plat besi surya asia hotel: ulasan wisatawan no telepon j&t jambi 5g core smartphone pdi hp vivo terbaru 2022 dan harganya vivo terbaru 2022 contoh kartu natal siakad uin jambi viber bot api in indonesia harga plat besi 0.8 mm hp vivo ram 8gb baterai 6000 mah pemain depan dalam permainan sepak bola sering dinamakan hp rog harga spesifikasi oppo a17 harga lensa john wick 4 lossless penangguhan pembayaran bpjs harga hp rog phone 5 helio p22 setara dengan harga asus rog phone 5 kontaktor ac dimensity 1200 setara dengan harga asus rog phone 2 rekomendasi hp vivo ram 8gb helio g99 setara dengan cara menghapus penelusuran trending di google cara melihat no kontrak fif vivo yang kameranya keluar vivo y16 harga harga asus rog phone 3 adudu harga rog phone 3 google pixel 4 harga menikah dengan bos wadah korek api hp realme harga 1 jutaan realme gt neo 2 harga contoh surat penangguhan pembayaran daun kerinci kursi roda togel matahari togel no togel berenang no togel jaket no togel piala no togel toilet petai no togel umk jambi vivo y16 hitam wamal hayatud dunya ayat luffman bold nama orang kampung surat permohonan cicilan ukt surat pernyataan laka lantas contoh surat ganti rugi tanam tumbuh no togel burung beo slogan calon ketua osis nomor urut 3 cara menggambar peta provinsi jambi kaca sabu di apotik togel jam tangan daftar nama orang papua foto caleg pdip kamar 101 akreditasi baik setara dengan rokok gess merah gay smp sulawesi selatan vina dan eki harga realme c51 pap random cewek rekomendasi hp gaming 2 jutaan 2023 hp gaming 3 jutaan 2023 shelter 3 gunung kerinci berita penangkapan narkoba terbaru desain ip 15 bigboss4d promo dana bos apakah boleh tidak shalat jumat karena hujan iphone 15 desain iphone 15 kapan keluar nama-nama orang kampungan zulherman profil wa keren cowok ml dyrroth avtub jilbab muara jambi abg 18 tahun fearless dewa united harga skin echo chou ngocok memek perawan viral jilbab pink angso duo sawit harga hp oppo terbaru di jambi monadi murasman apa itu kripto pengganti jarum pentul untuk jilbab pakaian adat kerinci sungai medang kejadian di kota sungai penuh kab kerinci ip 15 rilis kapan rrq naomi png kapan hero ixia rilis pukulan bulu tangkis yang mengenai bagian depan raket disebut pukulan ulasan selfie time jambi town square kota jambi apakah kita bisa meminta apa saja di surga png chou echo kota sungai pdam kerinci tembakau rokok luffman tari kerinci pantun akreditasi rumah sakit xxnx perkosa berita muara bungo hari ini lpse kabupaten kerinci warga kerinci meninggal saat lomba balap karung caleg dpr ri dapil jambi 2024 oppo nfc abg ngocok memek twiter abg mesum hp oppo terbaru realme kamera terbaik samsung s24 rela tabs mild lemon ngocok twitter cara memuaskan suami ketika sedang haid dalam islam twitter abg hot sewa kamera paket vlog memek hot scarlet phantom ml bungo rayo harga kontaktor apa yang dimaksud dengan istinja klasemen mpl id s9 vidio ngocok memek harga rexona pap lagi di luar malam hari harga lampu lapangan badminton 10 terbaik hotel plus dapur kuta kaspersky tokopedia bpjs ketenagakerjaan jual kaspersky kopi raden galaxy hp gaming 3 jutaan tiket pesawat manokwari surabaya model pintu plat besi rumah hp vivo v25 realme terbaru 2022 kaspersky bambang harga realme 8 harga hp vivo y22 harga zenfone 3 chou mlbb g85 setara dengan snapdragon skp online jambi donny marwa ce ratu distributor resmi lenovo penangguhan pembayaran bpjs adalah harga vivo v25 cara beli xrp vivo v25 harga febri diansyah munarman ditangkap касса акси 5ф vivo y22 harga eo keren grand inna muara hotel stie bukit zaitun kasir pintar pro cara melihat urutan trending youtube harga vivo v25 pro bugkus makanan bila di kirim jauh spesialis huruf timbul hotel bendahara makmur 50 dolar singapura perlindungan tambahan penyakit kritis bunga scarlet cara mengatasi kolam ikan bocor cara cek nomor kontrak fif cara tanda tangan di easy cash harga realme 8 5g harga realme narzo 20 hp baterai 6000 mah cek angsuran fif dengan nomor kontrak kayumanis nusa dua 9 larangan 1 pesan buat pacar berita kerinci sungai penuh contoh surat pengaduan penyelewengan dana bos contoh surat petisi penolakan guru google google iphon 15 no togel kolam renang no togel kursi roda no togel matahari pohon pisang berkembang biak dengan cara tenda togel wanita nakal togel contoh id pelanggan pdam contoh surat permohonan ke pln untuk unbk lambang resmob no togel kemaluan no togel orang tenggelam pemulung togel peta provinsi jambi lengkap contoh surat pengaduan pns selingkuh foto pin cowok sd kelas 4 logo resmob nomor sungai togel rokok escort tagline caleg muda layangan tok mayor contoh baliho caleg gerindra payudara togel contoh baliho calon kepala desa model rambut bang xin wallpaper iphone 15 foto orang lagi minum anggur merah kadita skin bokeh pns kerinci time kerincitime berita rangga viral berita kerinci sungai penuh hari ini berita kerinci berita viral rangga berita sungai penuh sungai penuh kerinci news berita kerinci sungai penuh berita kerinci hari ini rangga viral dinas pendidikan kota sungai penuh yogi swandra seloko adat kerinci pidio mesum hijab ping berita sela berita viral kerinci kerinci kabupaten kerinci berita kerinci mudik struktur organisasi blibli kecelakaan di kerinci hari ini air panas sungai medang polres kerinci makanan khas sungai penuh berita kota sungai penuh dokter saraf di sungai penuh tpp kerinci pukulan bulu tangkis yang mengenai bagian depan raket dinamakan pukulan pemandian air panas sungai medang b.i.g technology co., limited pemandian air panas sungai medang foto daun kerinci b.i.g technology co ltd global kassa sejahtera berita kerinci siulak big technology co ltd biaya jahit luka tribun kerinci sungai penuh hari ini pepatah adat kerinci biaya jahit luka di rsud b.i.g technology co. limited calon bupati kerinci 2024 hendry lie statutory rape pantun kerinci pemandian air panas kerinci daftar harga hp oppo di jambi 2023 kode pdam kerinci viral rangga berita narkoba kerinci 2023 foto berita smp berita smp berita shelter 2 gunung kerinci kasat reskrim polres kerinci karzalo berita sungai penuh hari ini tabrakan maut rangga viral berita media online sungai penuh calon bupati kerinci bukit sungai langit kerinci anak smp berita tpp kabupaten kerinci berita cupi cupita renah pemetik kerinci herman muchtar kepala desa aturan pinjam bendera perusahaan project s kapan iphone 15 rilis cuaca lpse kerinci e-rk kerinci kasus delisya putri mas rangga viral kerinci sungai penuh cek tagihan pdam tirta sakti kerinci infinix terbaru vivo a16 lumiere bungo penangkapan narkoba polres kerinci hasan mabruri zulherman pantun adat kerinci pt.berkat sawit utama foto kopi nur kerinci lumiere muara bungo candra purnama dpo cafe sungai penuh berkat sawit utama berita kerinci terbaru desain iphone 15 kerajaan koying kejadian di kota sungai penuh makanan khas kerinci jambi jalan ness jambi bkd kerinci berita kriminal sarolangun terkini mengganti sholat jumat dengan sholat dzuhur karena hujan dokter anak sungai penuh suku tertua di dunia vidio berita novia jaya beritaxberita berita xxn apakah boleh shalat jumat di rumah karena hujan mutasi polda jambi kapolres kerinci 2023 sma 6 kerinci kombes novia jaya kerinci hari ini stia nusa sungai kerinci defitra eka jaya berita adv gaji dosen unja hukum shalat jumat ketika hujan dpt kabupaten kerinci begal di jambi terbaru polsek kayu aro kincai situs dewasa sunge lah panoh dokter spesialis anak sungai penuh doni efendi harga obat arkine mall di kerinci jumlah dpt kota sungai penuh pemandu lagu berita vina garut link penangkapan sabu merangin mengganti shalat jumat karena hujan cream batrisyia jilbab pink mesum apakah semua permintaan dikabulkan di surga muara bungo ke kerinci belui tinggi joni ngk jambi karaoke tempat maksiat bpk pt star rubber man 1 sungai penuh foto berita muara tebo siulak hotel grand kerinci ikan semah kerinci kasus korupsi kades dan camat temuan bpk berita anak sma kepo batanghari vidio bokev viral rexona viral jilbab pink pulau tengah kerinci info iphone 15 project s tiktok berita bumdes rumah dinas bupati kerinci akbp dwi mulyanto fif sungai penuh kombes heru sutopo pepatah jambi tentang kehidupan sma 1 sungai penuh bri utang bpjs ke muhammadiyah 2023 bmkg kerinci gempa hari ini stia kerinci berita dihutan pinjaman cepat cair jambi tania ayu hot kerinci regency pungutan liar flm xxnx berita pilkades puisi tanah surga pelantikan pejabat realme 5g terbaru 2023 galaxy tab s9 pt aip bangko pelita wira sejahtera pt trans mitra mandiri surabaya escort olahan kambing tanpa santan xnx berita berita.malayu ferdy sambo eksekusi truk bbm "anak dalam kerinci melayu bajau batin kubu dan penghulu merupakan suku yang berasal dari daerah" mtsn model sungai penuh foto keris kerinci negara dengan siang terpanjang alamat rumah sakit budi graha jambi smk negeri 1 kota sungai penuh foto jual kuda murah kombes pol ayi supardan berita xnnx berita guru penjas thr dan gaji 13 pensiunan 2023 terbaru mesum jilbab bbm iphone 15 kapan rilis dana batrisyia herbal erk kab kerinci peta jambi bumdes plta macan akar cek tagihan pdam tirta sakti oppo y16 kapan rilis iphone 15 pdam tirta sakti jam tangan digital makanan khas kerinci sungai penuh kerinci kota sungai penuh iphone 15 rilis kapan tanggal rilis iphone 15 iphone 15 kapan rilis di indonesia e rk kerinci abg hot kapan iphone 15 rilis di indonesia harga sewa truk angkut barang jadwal rilis iphone 15 erk kerinci luffman mild peta provinsi jambi iphone 15 top skor liga italia rangga pahlawan cilik tagihan pdam tirta sakti slogan caleg muda sppd pejuang subuh "baru menikah dengan fahmi, anggi pilih kabur dengan mantan pacar, buya yahya: itu perempuan rendah dan hina" rilis iphone 15 baju dinas sewa fuso istri uas pukulan bulu tangkis yang mengenai bagian depan raket dinamakan hp 2 jutaan terbaik 2023 model baju dinas arkine obat iphone 15 rilis erk kabupaten kerinci apakah sholat jumat bisa diganti dengan sholat dzuhur karena hujan pancasila adalah jam tangan digital pria j&t express sungai penuh foto ngentpt akp herman fauzi ajudan moeldoko himakerta batrisyia rangga menyelamatkan ibunya contrue adirozal link rangga viral apakah iphone 15 sudah rilis surat pengunduran diri osis akreditasi baik sekali setara foto selebgram cantik bni sungai penuh tidak shalat jumat karena hujan tanggal launching iphone 15 jadwal bioskop wtc jambi partai ummat pemilik citra raya pasar malam ktc skp online kota sungai penuh wisma alanza kerinci jambi cewek twitter berita penangkapan narkoba terbaru pembantaian suku uighur china villa bukit tirai embun foto peta kota jambi delman skhu smk lapangan merdeka sungai penuh obat arkine rsud mayjen ha thalib kerinci kecelakaan di kerinci pt global danapati niaga pt berkat sawit utama harga booking janda pengganti jarum pentul untuk jilbab cafe kerinci krinci contoh kartu natal sungai medang berita kriminal merangin pt angso duo sawit yunsak el halcon akreditasi baik setara dengan foto ktp dan selfie rokok luffman mild pap tt twitter kapan ip 15 rilis plta kerinci kab kerinci pap anggur merah arkine obat apa siakad stie sak selebgram cantik yandexwwwberitacom vivo terbaru 2023 dipo nurhadi ilham oppo y 16 rahmat wibowo travel safa marwa iphone 15 rilis tahun berapa kwe sungai penuh apakah boleh tidak shalat jumat karena hujan berita perawan tagihan tirta sakti villa tirai embun indihome sungai penuh orang gantung diri di rumah angso duo sawit foto ktp selfie jelas danau kerinci desa tertua di kerinci bigboss4d pengganti jarum pentul kabid propam polda jambi kincai plaza kapan iphone 15 rilis? model iphone 15 berita muara bulian hari ini nuzran joher pt widaka indonesia arkine surat penangguhan pembayaran hukum tidak shalat jumat karena hujan rangga meninggal melindungi ibunya daifus berita kriminal kerinci hari ini rexona hijau cek tagihan pdam kerinci berapa biaya jahit luka pip partai gerindra 2023 kapan cair cek pdam tirta sakti rs melati sungai penuh global danapati niaga iphone apotek sultan sungai penuh surat pengunduran diri dari jabatan struktural ip 15 kapan rilis lirik lagu sungai penuh rexona viral ut kerinci umk jambi cerberita x jam digital tangan warna iphone 15 smp 8 sungai penuh ahmadi zubir contoh surat penangguhan pembayaran rentry co smpn minyak telon cara melihat imei iphone farouk alfero noka coffee info kerinci 021 123 handphone harga draft beer botol 1 dus twitter cewek cek id pelanggan pdam dengan alamat harga ip 15 cerita vina dan eki yang dibunuh geng motor nama orang papua roti kukus jambi kincai adalah harga hp infinix hot 30 bolehkah sholat jumat diganti shalat dzuhur karena hujan affan adrit yohan kecamatan kerinci kisah polwan cantik nyamar ajak buronan menikah bkpsdmd kota jambi sipuhh online sungai togel berita terkini polda jambi cek pdam kerinci bolehkah tidak shalat jumat karena hujan semato berapa gram smpn 8 sungai penuh biaya jahit luka di rumah sakit berita muara bungo hari ini iain kerinci gambar tumor di kaki contoh spesifikasi teknis wamal hayatud dunya spbu kerinci alwan ola riantoby bahaya batrisyia herbal kayu manis terbaik di dunia puskesmas kersik tuo kesbangpol ukt elit fasilitas sulit tari kerinci ip 15 merangin tech bukti transfer 10 juta danau tertinggi di asia nama istri gubernur jambi klinik melati sungai penuh sma 4 sungai penuh video rangga viral bantuan langsung tunai contoh surat penundaan pembayaran apa itu vagina avtub ojol apriodito umar iphone 15 release date jakarta biaya jahit luka robek tugu macan kerinci lumiére resto & lounge kabupaten bungo foto contoh pidato adat kerinci noka experience kota sungai penuh foto goa kasah kerinci kejadian di kerinci statutory rape adalah sma tt gede pelantikan pejabat kota sungai penuh safa marwa kerinci harkomoyo mutasi polda jambi terbaru apotek sultan ratu munawaroh kementerian koperasi dan umkm contoh berita acara kesepakatan berita acara sidang skripsi foto rangga pahlawan cilik warna iphone 15 pro max dej convention hall harga hp oppo terbaru di jambi anggota dprd kerinci pantun, seloko adat jambi omnia jambi polwan nyamar ajak nikah buronan jam tangan digital terbaik manfaat gym untuk wanita masyaallah tabarakallah kontaktor surat pengunduran diri dari osis pita hitam png pap lagi minum anggur merah ciri ciri bullying autophagy danau kaldera tertinggi di asia hukum shalat jumat saat hujan indonesia darurat korupsi pdam kerinci ce ratu nama orang kampung rajawali putra contoh surat pengunduran diri bacaleg foto lagi minum anggur merah spanduk calon kepala desa keren gisel zip tagline caleg muda erk.kerinci robert wijaya permata hijau group jambilink muara emat berita polres kerinci hari ini open booking jambi penangkapan narkoba polres kerinci 2023 terbaru gambar iphone pelantikan jabatan fungsional guru kolam rokok gess sma 2 kerinci tempat nongkrong di sungai penuh bayar pdam kerinci online fidya yusri cara membuka pesan enkripsi end- to end instagram yuli setia bakti bursa transfer resmi smk 5 sungai penuh tanggal berapa iphone 15 rilis berita acara kesepakatan cerita vlog pap random malam pap di alfamart sungai air panas foto selfie ktp cowok zolgensma kata-kata psht buat story wa skincare bening's id pelanggan pdam pasar kerinci pelantikan jabatan fungsional tirai embun kecelakaan kerinci bening's skincare harga hp oppo di jambi tidak jumatan karena hujan photo berita tembakau rokok luffman nomor hp safa marwa jambi sungai penuh jambi arkine harga gaji hansip hukum mematikan lampu saat berhubungan menurut islam wisata kerinci plastik bumerang surat permohonan cicilan pembayaran contoh tanda tangan sppd foto ktp dan selfie dengan ktp mantan istri uas innamal khamru wal maisir lumiere cafe muara bungo build terizla lemon sabu klinik kerinci sehat terminal sungai penuh anggota dprd kabupaten kerinci ukt uin jambi keluru stia nusa sungai penuh dinas pertanian merangin hero baru ml bursa transfer liga italia 2023 provinsi puncak andalas polwan cantik nyamar ajak buronan menikah ce-ratu manfaat susu coklat samsat jambi grand inna kuta berita acara ujian skripsi caleg pdi nomor kamar hotel foto iphone contoh spanduk calon kepala desa foto caleg pdip piala dunia qatar 2022 efaldi aksara incung jambi provinsi mana dprd kabupaten kerinci cream batrisyia extra eksklusif tafyani kasim siapa notomiharjo sebenarnya asafri jaya bakri yandex beritaxx siasatinfo villa bukit tirai embun oppo a16 vs vivo y16 peluncuran iphone 15 eform bri link vina garut chord gitar endang sukmawati sampai jumpa ami taher seks dengan lampu mati rumah sakit budi graha herman koto haryomo dwi putranto suku kerinci harga iphone 15 semerap bank rakyat indonesia hp gaming murah 1 jutaan bukti transfer 2 juta logo man 1 sungai penuh delisya putri kasus peta muara bungo contoh baliho calon kades foto ktp orang jelas gambar sabu peta jambi palembang coblos no 3 abetnego tarigan foto selfie ktp desain logo tongkrongan video gisella harga iphone 15 ultra 2023 noka sungai penuh calon kepala desa nekat perkosa knalpot kelamin yudi putus pln sungai penuh cafe di kerinci vivo y16 vs oppo a16 pasar malam bukittinggi sma terbaik di sungai penuh kapolres kerinci jadwal dalang yusuf anshori juli 2023 bambang soesatyo cerai cara memuaskan suami ketika sedang haid dalam islam honor survei imk bps 2022 istinja adalah unand bunga siulan rokok rama pap alfamart gambar pasien wanita di ruang icu nama nama orang papua foto ktp sama orangnya pap lagi minum alkohol percakapan bahasa kerinci nurdin hamzah donny pasaribu iphone 15 biasa bangko ke kerinci berapa jam desa keluru yanti ngocok memek abg 18 tahun yehuwa batrisyia skincare caleg pdip farouk afero travel bangko kerinci berita kimi hime renah pemetik smk 3 sungai penuh sma negeri 4 sungai penuh foto berbagi harga samsung s9 peronema cafe siulak kerinci stie sak dampak positif judi pucuk jambi batrisyia herbal untuk flek hitam jne sungai penuh pdt handoyo santoso selingkuh tiket pesawat ke kerinci pelantikan pejabat muaro jambi ktp padang oppo lawas tumor kaki rokok titan build claude skylar pendeta gilbert kwitansi obat apotik sigit pamungkas hdci bekasi kuliner sungai penuh nomor pelanggan pdam tidak sholat jumat karena hujan nama anggota dprd kabupaten kerinci produk batrisyia kapan.iphone 15 rilis gempa terkini kerinci tanggal keluar iphone 15 syarat wisuda unja noka cafe tanggal release iphone 15 tarif rsud raden mattaher pdip pecat bacaleg yang diamuk massa gegara hamili anak kandung "kala jokowi pamer kemeja produksi smk jambi: saya pesan 2 bulan lalu, langsung saya pakai" transfer liga italia 2023 drg iwan hendrawan pemilik hasnuri surat permohonan penundaan pembayaran bukti transfer bri 10 juta gambar isi perut wanita iphone 15 pro max warna pap belanja di alfamart video call bukti vcs bokeh anak sd rangga yang menyelamatkan ibunya uas istri nilai maksimal skd orang terkaya di kerinci yang dimaksud threshold adalah * nilai skd tertinggi nama-nama orang kampungan twitter manokwari abg viral tpp khairul saleh shalat jumat tapi hujan noka coffee sungai penuh spesifikasi infinix hot 30 gubernur jambi harga oppo a17 ram 8 berita gaya miring lpse kota sungai penuh apa itu enkripsi end to end instagram jumat hujan iphone 15 rilis tanggal sejarah berdirinya provinsi jambi biaya jahit di rumah sakit ivanda awalina rumah sakit melati sungai penuh pasar bawah bangko jambi kerinci sejarah kerinci berita batanghari muara bulian zumi zola bungo rayo daftar nama orang papua sungai duren jambi surat pengunduran diri bumdes contoh surat pengaduan ke bpjs ketenagakerjaan contoh surat pengunduran diri dari bumdes hasil pertandingan dyrroth mvp gambar paru-paru bocor mobil safa marwa gambar pejuang subuh diranjang gontor ponorogo bokeh suami istri laka lantas muara bungo kime hime agregat kelas a nilai sidang skripsi penghuni terakhir bukit sungai langit rektor uin jambi kingwin247 sholat jumat hujan wakil bupati kerinci pemenang penghuni terakhir pantun seloko adat jambi tanda tangan zainal berita esema lc dibunuh sungaipenuh smp negeri 1 sungai penuh foto joe surya uli kozok global astha niaga fungsi rawang bagi ikan adalah koying lpse kab kerinci pokir adalah dipo ilham bupati kerinci umk jambi 2023 travel kerinci jambi jadwal film bioskop wtc jambi hari ini spesifikasi iphone 15 tips nge-gym monadi bukit khayangan eo keren sering ngupil phenomia hukum mencukur bulu kemaluan logo kota sungai penuh gambar baju dinas surat pengunduran diri dari bendahara sekolah foto atlas ml mvp surat permohonan penangguhan pembayaran apakah boleh mencukur bulu kemaluan sabu 1 kg akreditasi baik sekali setara apa tanda tangan hendra akreditasi baik setara dengan apa total nilai skd rangga bocah pahlawan persyaratan daftar tni ad wik wik asli 24 jam bahasa indonesia kertas layangan harga vivo y16 ram 8 www berita kriminal sungai penuh kerinci rangga aceh blokir jembatan gentala arasy foto smp 11 kerinci cek id pelanggan pdam dengan nama pontang panting sholat jumat diganti dzuhur karena hujan sholat jumat hujan deras bio cf skp online kota sungai penuh login berapa harga jahit luka luffman kasi dinas pertanian merangin cara mengganti shalat jumat karena hujan pt. berkat sawit utama berita rangga viral tiktok murasman travel bungo kerinci cream extra exclusive batrisyia herbal permen esdm kompensasi row xxnx pramugari muhammad imaduddin jambi stadion bumi masurai iphone 15 kapan rilis? pt global astha niaga tanah cogok kerinci berita abg berita tirai embun kerinci hp oppo y16 berita narkoba muara bungo terbaru lufman yandex beritax harga obat arkine 2 mg pemakai sabu rsud kerinci berita muara bungo iphone 15 harga harga sedotan plastik ganti rugi jalan tol jambi-rengat tabarakallah artinya bioskop lippo jambi contoh bpjs proyek dimitar berbatov adat kerinci kepala berdarah bukti pelunasan fif agregat a kereta kerinci kursi krat botol tanda tangan sppd gambar orang kritis di rumah sakit iphone 18 pro max foto motor beat kecelakaan anak rusdi kirana autophagy benefits bukti pengiriman uang bri kwitansi obat dari dokter rokok gess merah penangkapan narkoba malam hari wallpaper iphone 15 pap minum anggur merah dana bos adalah twiter grepe bedeng 12 syarat masuk akademi militer wisata rke hp oppo a17 foto macan akar hujan deras boleh tidak jumatan biaya universitas adiwangsa jambi hukum shalat jumat jika hujan travel safa marwa kerinci tata cara istinja ngaduk semen focebook sungai panuah bintang gym provinsi kerinci harga draft beer asyek hujan shalat jumat kelab atau klub ngejaming patria yuda rahadian sma negeri 2 kerinci terminal kumun cara mencicil mandi junub lpse kerinci 2023 indoxxi brainchild universitas adiwangsa jambi foto oppo a17 ram 8 kapan launching iphone 15 persyaratan administrasi tni ad oppo a17 harga dan spesifikasi biaya masuk akmil hp oppo terbaru vc mesum rangga viral link "laporkan rocky gerung atas dugaan menghina jokowi, ferdinand hutahaean diperiksa polda metro - kompas.com" jadwal xxi wtc jambi hari ini transfer resmi liga italia cupi cupita harga rs budi graha jambi ump jambi 2023 manfaat gym bagi wanita jadwal film bioskop jamtos xxi wtc jambi foto bripka ajeng riana putri lumbung hidup adalah distributor nestle cewek hot twiter munarman vonis eliezer muara bulian febri diansyah rental mobil double cabin jambi hotel di kota baru parahyangan masyaallah tabarakallah artinya adudu rambut logo stie sak nomor id pelanggan pdam surat penangguhan bukti pembayaran fif bukti transfer 3 juta contoh surat penangguhan foto rangga yang menyelamatkan ibunya luffman bold peta provinsi jambi lengkap contoh surat pengunduran diri bendahara contoh surat penolakan permohonan gambar provinsi jambi nama area wajah struktur organisasi gojek surat pengunduran diri bendahara foto syur artis gambar peta provinsi jambi cara melihat id pelanggan pdam gambar sholat berjamaah contoh surat pengunduran diri bumdes foto nomor kamar hotel iphone 15 warna yudi perkosa knalpot peta kabupaten muaro jambi warna iphone 15 ultra foto sabu struktur organisasi tokopedia pematang lumut masjid raya rawang berita kecelakaan logo sman 4 sungai penuh mike yolanda provinsi jambi igedz binaraga harga oppo a17 ram 4 ip 15 pro max harga pemilihan kepala desa btn tiara hidayah gay jambi apakah hujan deras boleh tidak jumatan huruf incung kerinci km kerinci tenggelam km kerinci elfaldi casiavera harga draft beer 1 dus viral di twitter jumatan hujan pap twitter persyaratan daftar tni tipe iphone 15 aldira chena dulu bangko kerinci berapa jam pendaftaran akmil 2023 biaya jahit luka di klinik hujan saat shalat jumat hukum jumatan saat hujan google map kerinci logo sungai penuh sman 6 kerinci tidak bisa shalat jumat karena hujan sungai medang kerinci polsek kerinci apakah hujan boleh tidak shalat jumat jdc jambi apakah shalat jumat bisa diganti dengan sholat dzuhur karena hujan smk negeri 3 sungai penuh kota sungai penuh foto lila zuhara enkripsi end to end ig adalah cafe noka pria premos lapangan merdeka kota sungai penuh foto puskesmas koni tanggal rilis iphone 15 di indonesia harga emas di sungai penuh kerinci hari ini link video vina garut tanggal iphone 15 rilis rke sungai penuh beli chip domino 1000 rupiah hari lida aplikasi esek2 ketagihan diperkosa jamtos xxi foto mt kerinci video biru iphone 15 release date indonesia jadwal bioskop wtc jambi hari ini harga emas 1 mayam di bangko tari rangguk demokrat jambi ce-ratu.com manfaat minyak zaitun untuk payudara industri tembakau plat bh maling kutang ethical hacker indonesia zuraida hanum foto smp berita harga truk mitsubishi canter bungkus korek api tvri air got biawak berkembang biak dengan cara contoh surat penangguhan pembayaran pinjaman bank contoh surat permohonan penundaan pembayaran angsuran nilai twk minimal kayu andong mantan mayang sari pap di kasir alfamart surat penolakan permohonan alat tempa besi bo 350k open bo murah jambi bukti transfer 25 juta logo gunung kerinci model baju dinas terbaru petasan hajatan rokok luffman putih gambar caleg pdip
Back to top button
Translate »
>