Ribuan Ikan di Sungai Duren Mati, Diduga Sungai Tercemar!

Berita Muaro Jambi, Kerincitime.co.id – Beberapa pekan belakangan ini, Masyarakat Desa Sungai Duren Kecamatan Jaluko Muarojambi, mengeluh dengan ribuan ikan di keramba mereka yang mati setiap harinya. Kondisi ini membuat warga terancam rugi ratusan juta rupiah.

Suhendra, masyarakat pembudidaya ikan nila kerambah sungai duren mengatakan, banyaknya ikan mati, menurutnya karena kondisi air Sungai Batanghari yang sungai keruh dan tercemar berbagai macam limbah.

“Ini bang, kalau siang hari jam 2 an lah air sungai lah keruh pekat nian bang. Hampir tiap hari ado be ikan yang mati gara garanya,”ujar Sehendra.

Dampak dari banyaknya ikan yang mati, sambungnya, banyak pembudidaya di Sungai Duren gulung tikar. Sebab, keuntungan setiap kali panen sudah tidak mampu lagi menutupi biaya produksi.

“Dak punya modal lagi bang, untuk pakan be satu kerambah biso abis 2 sampe 3 kariung, sekali panen nyampe 1 juta nian lagi idak,” sebutnya.

Pembudidaya Ikan lainya, Azhar saat di konfirmasi mengeluhkan hal yang sama. Dijelaskanya dari 5000 bibit ikan dalam satu kerambah miliknya, kini hanya bisa di panen kurang dari 1000 ikan saja. Padahal biaya produksi ikanya dalam satu kerambah bisa mengahbiskan hingga satu Rp1 juta, sedangkan hasil panenya menyentuh Rp 500 ribu pun sulit.

“Ini baru umur 2.5 bulan bang, tinggal seribuan be lagi. Menjelang 4 bulan agek ntah tinggal berapo lagi lah. biaso satu kerambah dapat Rp 1 – 2 juta, kini Rp 500 ribu be payah bang tekor yang ado,” Keluh Azhar. (jambiupdate)

 

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful