HOT NEWSKerinciSungai Penuh

Razia Kendaraan, Tak Perlu Khawatir! Ini Penjelasan Satlantas Polres Kerinci

Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Viral di masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh terkait dengan isu adanya razia kendaraan besar-besaran yang dilaksanakan Satlantas Polres Kerinci sejak 29 Agustus 2022.

Baur Tilang Satlantas Polres Kerinci Bripka Debi Rusadi,SE.,MM. Saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya menjelaskan, tujuan razia besar-besaran yang dilakukan oleh Satlantas Polres Kerinci adalah untuk menciptakan Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

“Penindakan yang dilakukan tidak semata untuk memberikan sanksi ataupun efek jera, Tapi juga edukasi kepada masyarakat tentang aturan-aturan lalu lintas sesuai UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan, Sehingga masyarakat tahu akan aturan dan dapat mengajak masyarakat lain untuk dapat mematuhi peraturan lalu lintas”Ujar Debi

Baca juga:  Nobar Wayang Kulit di Polres Kerinci

Bripka Debi Rusadi, SE., MM juga memberi tips untuk menghadapi razia supaya tidak kena tilang

“Untuk menghadapinya dengan melengkapi administrasi kendaraan seperti SIM masih berlaku dan STNK sudah dilakukan pengesahan tahunan pada saat membayar pajak” jelasnya.

Perlengkapan keselamatan kata Debi,  seperti helm / safety belt untuk kendaraan roda empat keatas Serta perlengkapan kendaraan seperti TNKB, Spion dan knalpot standar, Seandainya terlanjur kena tilang, kemudian untuk menyelesaikan tilang secara cepat, Jika yang disita adalah Surat-surat, maka Masyarakat yang kena tilang bisa membayar langsung dendanya ke Bank BRI melalui pembayaran BRIVA (BRI virtual account).

Kemudian Setelah memberikan bukti pembayaran Briva Surat-surat kendaraan yang disita akan dikembalikan oleh petugas satlantas tanpa mengikuti sidang di pengadilan negeri dan apabila yang ditahan adalah kendaraan, masyarakat harus terlebih dahulu memasang kelengkapan kendaraan dan menunjukkan surat-surat kendaraan kepada petugas.

Baca juga:  Kadispora: Selamat Raysa Raih Mendali Emas Kejuaraan Taekwondo Nasional

“Setelah diperiksa dan dinyatakan lengkap, masyarakat tinggal membayar denda tilang melalui pembayaran BRIVA dan memberikan bukti pembayaran BRIVA tersebut kepada petugas, Selanjutnya kendaraan yang disita akan diserahkan oleh petugas”Jelasnya lagi.

Terkait fenomena kendaraan “sekarek” (tanpa BPKB) yang banyak beredar di masyarakat dijelaskan bahwa ketika memiliki kendaraan secara illegal.

Tentu ada konsekuensi hukum yang akan diterima oleh masyarakat yang memiliki kendaraan tersebut, maka penting bagi masyarakat pada saat jual beli kendaraan memeriksa kelengkapan surat -surat kendaraan terlebih dahulu Supaya tidak timbul permasalahan di kemudian hari. (Ega)

Back to top button
>