opini

Sungai Penuh Bangkit: Wali Kota Alfin Siap Mengubah Potensi Jadi Kesejahteraan

Oleh: Ferwinta Zen (Pengamat Perkotaan)

Kota Sungai Penuh, meskipun APBD-nya relatif kecil sekitar Rp 740 miliar dan PAD masih minim, menyimpan potensi alam, budaya, dan ekonomi yang luar biasa. Dengan visi yang jelas, Wali Kota Alfin bertekad mengubah potensi ini menjadi kesejahteraan nyata bagi warga.

1. Pariwisata: Motor Baru Ekonomi Kota

Sungai Penuh dikelilingi keindahan alam yang memikat: air terjun, pegunungan, dan Taman Nasional Kerinci Seblat. Ditambah budaya dan tradisi lokal yang unik, kota ini punya peluang besar menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Data BPS Kota Sungai Penuh menunjukkan bahwa sektor pariwisata mulai pulih pasca

pandemi, dengan tren kunjungan wisatawan meningkat setiap tahun. (sungaipenuhkota.bps.go.id)

Strategi Alfin?

● Perbaikan akses jalan dan fasilitas dasar wisata

● Pengembangan homestay dan area publik pendukung

Baca juga:  Reformasi Polri dan Urgensi Kontrol Sipil dalam Demokrasi Modern

● Branding digital dan promosi media sosial

● Festival budaya tahunan untuk menarik pengunjung Pariwisata tak hanya menambah PAD melalui retribusi, tapi juga menyerap tenaga kerja lokal di jasa dan hospitality.

2. UMKM: Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Sektor perdagangan mendominasi ekonomi kota, tapi UMKM masih bisa berkembang lebih besar. Produk kuliner, kerajinan tangan, dan jasa kreatif bisa diberdayakan dengan:

● Pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digita

● Kemudahan perizinan usaha

● Pameran produk lokal dan festival kreatif

Hasilnya? UMKM yang tumbuh akan menambah PAD dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

3. Agro‑industri: Dari Ladang ke Pasar

Hasil pertanian lokal, seperti kopi, sayuran, dan produk olahan, memiliki nilai jual yang tinggi jika diolah dengan baik. Strategi:

Baca juga:  Reformasi Polri dan Urgensi Kontrol Sipil dalam Demokrasi Modern

● Pengolahan produk menjadi barang bernilai tambah

● Pemasaran regional dan nasional

● Integrasi dengan wisata pertanian (agro-tourism)

Agro‑industri membuka lapangan kerja hilir produksi, meningkatkan pendapatan desa, dan memperkuat ekonomi lokal.

4. SDM Unggul: Kunci Daya Saing Kota

Dengan persentase tenaga kerja berpendidikan tinggi yang masih rendah, peningkatan kualitas SDM sangat penting. Fokusnya:

● Pelatihan vokasi di sektor pariwisata, UMKM, dan agro-industri

● Program magang dan sertifikasi kerja melalui kerjasama pendidikan dan swasta

SDM yang terampil membuat kota lebih siap menyambut investasi dan menggerakkan ekonomi kreatif.

Strategi Eksekusi: “High Impact, Low Cost”

Dengan APBD terbatas, Alfin mengutamakan proyek kecil tapi berdampak besar:

Baca juga:  Reformasi Polri dan Urgensi Kontrol Sipil dalam Demokrasi Modern

● Tahun 1–2: Branding pariwisata, perbaikan akses, dukungan UMKM

● Tahun 3: Digitalisasi layanan publik, promosi wisata intensif

● Tahun 4–5: Infrastruktur penunjang dan event tahunan besar

Kolaborasi dengan pemerintah provinsi, pusat, dan sektor swasta akan memaksimalkan setiap rupiah APBD.

Kesimpulan: Dari Potensi ke Kesejahteraan, Meskipun terbatas oleh APBD, Sungai Penuh bisa bangkit dengan strategi tepat:

● Pariwisata sebagai motor ekonomi dan sumber PAD baru

● UMKM dan agro-industri sebagai penggerak lapangan kerja

● SDM terampil untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang

Kunci keberhasilan Wali Kota Alfin adalah fokus pada prioritas, eksekusi cerdas, dan partisipasi aktif warga. Dengan pendekatan ini, Sungai Penuh bukan hanya berkembang, tapi menjadi kota sejahtera dengan ekonomi produktif yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button