
KKerincitime.co.id, Berita Kerinci – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi disoal.
Pasalnya ada banyak kejanggalan dalam proses pembangunan, pencairan dana, jumlah dana yang diserahkan ke pihak ketiga tidak sesuai, monopoli pembangunan dan material, bahkan pekerjaan banyak dilaksanakan oleh keluarga petinggi-petinggi.
Data yang dihimpun ada lebih 50 KDMP di Kerinci dan Sungai Penuh , pengakuan dari pihak ketiga dana yang diterimanya adalah 800 hingga 900 juta dari 1,6 Miliar.
Pertanyaannya kemana anggaran selisihnya, yakni 700 juta?
Kondisi ini tentu berdampak kepada mutuk dari pekerjaan bangunan KDMP itu sendiri.
Tidak yang berani membeberkan kondisi ini, hanya diceritakan keluahan dari mulut ke mulut.
Lantaran kekuatan penguasa ada di dalam kegiatan ini.
Dandim Kerinci lebih memilih bungkam, tidak ada jawaban satu patah pun menjawab saat dikonfirmasi wartawan media ini. (Red)






