
Oknum Polisi Ancam Robiayatul, Hingga Dipaksa Menikah
Kerincitime.co.id, Berita Sungai Penuh – Robiayatul Addawiyah warga Desa Lindung Jaya Kayu Aro Kabupaten Kerinci mengaku di intimidasi dan diancam oleh oknum polisi di Kerinci.
Dibawah tekanan intimidasi dan ancaman, kemampuan bertahan Robiayatul saat menghadapi masalah hukum akhirnya terpaksa menerima permintaan untuk menikahinya.
Robiayatul terpaksa menikah dengan oknum polisi itu tanpa diketahui oleh keluarganya.
“Oknum polisi itu ngaku mau membantu masalah saya, dan mengeluarkan saya dari tahan, keluarga saya bayar 65 juta, setelah keluar tahanan,, saya diajak menikah dan saya tolak, tapi setelah itu saya dapat ancaman ada laporan lagi yang harus saya hadapi, kondisi saya tertekan, saya tak berdaya, saya ketakutan, terpaksa menerima untuk menikah.
Dari surat nikah tersebut berlangsung di Tanah Datar.
Padahal acara pernikahan tersebut sebenarnya di Air Haji.
Skenario ini yang menjerumuskan Robiayatul Hingga di penjara dinilai kejahatan hukum penyalahgunaan kekuasaan.
Kasus di mana seseorang diancam dan dipaksa menikah oleh oknum polisi adalah situasi yang sangat serius dan tidak dapat diterima. Ini menunjukkan penyalahgunaan kekuasaan dan dapat memiliki dampak psikologis yang signifikan pada korban.
Salah seorang keluarga Robiayatul mengaku, dampak yang muncul sejak Robiayatul diancam di intimidasi, Robiayatul mengalami stres, ketakutan, dan gangguan psikologis.
Kejadian ini mendapat respon positif Forum LSM dan Wartawan di Kerinci, pihaknya akan melaporkan kejadian ini ke Kapolda Jambi. (Red)





