Kerinci

KPHP Dan WWF Tanam Perdana Bibit Di Kerinci

KPHP Dan WWF Tanam Perdana Bibit Di KerinciKerincitime.co.id, Berita Kerinci –UPTD KPHP Kerinci unit I bekerjasama dengan WWF serta sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia Dan Bulan Menanam Nasional 2017, menggelar penanaman perdana bibit di Kerinci senin 12/12 di Bukit Selasih Kecamatan Depati Tujuh.

Kegiatan penenaman perdana tersebut yang dipusatkan di Bukit Selasih Kecamatan Depati Tujuh ini di buka oleh Bupati Kerinci. KPHP di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci merupakan komitmen WWF dan MCA Indonesia untuk melestarikan hutan dan lahan Khusus Kerinci karena Kerinci merupakan salah satu fokus untuk objek rimba.

Neneng Susanti Kepala KPHP Kerinci Unit I mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pertama dilaksanakan dimana masih ada kelanjutannya nanti, tapi mengingat keterbatasan WWF dan MCA Indonesia dan apa lagi kegiatan ini berakhir di bulan Desember.

Untuk itu tugas ini harus di lanjutkan oleh KPHP Kerinci unit I beserta Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci dan akan didukung oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

Penanaman perdana bibit ini untuk kelestarian hutan Kabupaten Kerinci dimana KPHP Kerinci unit I, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, NGO, WWF, MCA bersama masyarakat untuk menanam. Ada penanaman tumbuh tumbuhan yang menghasilkan seperti manggis dan durian.

Pihaknya mengucapkan terimakasih dan menghimbau masyarakat untuk sungguh – sungguh menanam, jangan memandang kegiatan ini haya proyek sementara, dan ini adalah untuk jangka panjang bagi masyarakat kerinci ke depan.

KPHP Kerinci unit I punya rencana kegiatan jangka panjang salah satunya kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan yang kita laksanakan saat sekarang ini yang telah terselenggarakan, adapun bibit yang di berikan adalah bibit buah – buahan, kayu – kayuan unggulan lokal.

Persediaan bibit sebanyak 61.250 bibit, sasarannya ada 10 desa termasuk Kota Sungai Penuh, Untuk tahun depan pihaknya juga memiliki beberapa program, “kita akan upayakan ada tumbuhan bawah, kita juga punya kegiatan ekowisata dan juga kegiatan produksi minyak atsiri, kita akan bagikan 5 alat produksi minyak atsiri untuk 5 kelompok” Ungkap Neneng Susanti,S.Hut kepada kerincitime.co.id. (ega/deby)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button