Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Kopi arabika Kerinci berpotensi besar menjadi salah satu komoditas unggulan bagi petani kerinci. Sebab Alam geografis Kerinci sudah tercipta memang untuk kopi berciri khas Kerinci. Karena Kopi Arabika Kerinci memiliki karakter menarik, keasaman, dan rasa rempah dan buahnya begitu nikmat.
Sebagai Petani tentu berbangga dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, Dinas Perkebunan Kerinci, Kelompok Tani Kopi dan Masyarakat Peduli Indikasi Geografis. Tahun 2017 menjadi tahun istimewa buat para pecinta Kopi Arabika Kerinci.
“Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Arabika Sumatera Koerintji- Kerinci menjadi salah satu indikasi tentang eksistensi Kopi Arabika hasil dari Alam Kerinci Segumpal Tanah Surga” ungkap Efrwadi Kadis Kehutan Kerinci kepada Kerinci Time.
Semangat para petani terus meningkat untuk bertani Kopi Arabika. Luasan kebun Kopi Arabika pun tiap tahun terus meningkat hal ini terlihat banyaknya antusian petani Kopi Arabika untuk membuat perkumpulan-perkumpulan Petani Kopi di Kerinci. Bukan tanpa alasan semangat Petani Kopi ini diantaranya karena melihat Pasar Kopi hasil Alam Kerinci yang menjanjikan.
Kerinci adalah penghasil kopi arabica terbaik di Indonesia. Buktinya pun ada, Pada Festival Kopi 2017 di Jakarta, Kopi Kerinci dinobatkan sebagai Kopi Terbaik se-Indonesia.
“imbalannya, Kopi Kerinci menjadi wakil Indonesia di Festival Kopi Internasional 2018 di Vienna, Austria” ungkapnya.
Kopi ini memiliki citarasa 5 kopi terbaik Indonesia dalam satu tegukan. Lebih tepatnya dari jenis Sigarar Utang, Gayo, Andung Sari, S795, dan P88. Kopi asal Jambi ini memiliki skor sertifikasi kopi specialty sebesar 86.25.
Inilah yang membuat kopi alam korintji menjadi kopi specialty grade. Uji sertifikasi ini dilakukan oleh pusat penelitian dan pengembangan kopi dan kakao Indonesia yang berlokasi di Jember, Jawa Timur, serta Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia pada tahun 2015 lalu.
Rahasia kenikmatan kopi arabica Kerinci adalah ditanam pada ketinggian diatas 1500 mdpl. Atau di area Gunung Kerinci. Selain itu, jenis tanah vulkanik yang subur juga membuat biji kopi (green beans) Kerinci lebih padat dan citarasa yang tinggi.
Berikut Prestasi Dinas Kehutan Kerinci
- Produk Kopi Arabika:
- Mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis (IG) Kopi Arabika Sumetra Koerintji dari Kemenkumham RI, Pada tanggal 25 April 2017.
- Mendapatkan Juara I Kontes Kopi Spesialti Indonesia di Provinsi Banten, a.n Asosiasi Petani Kopi Arabika Kab.Kerinci.
- Mendapatkan Juara I Pilihan Pengunjung di Epen Jakarta Coffee Week, di Provinsi Banten, a.n Asosiasi Petani Kopi Arabika Kab.Kerinci.
- Sejak mendapatkan sertifikat IG tersbut harga kopi Arabika meningkat,dan banyak diminati oleh pihak luar tentang produk kopi Arabika Kerinci.
- Potensi :
- Memiliki Luas tanaman Kopi Arabika Rakyat = 1.789 Ha.
- Produksi = 200 ton/Ha/th.
- Produktivitas = 153 kg/Ha/tahun.
- Umur Panen = 18 bulan.
- Harga Kopi Arabika Gelondongan Basah = 10.000/kg
- Harga Kopi Beras di tingkat Petani = 30.000 – Rp. 40.000/kg.
- Dukungan :
- Pada tahun 2018 Pemerintah Provinsi Jambi melalui dinas Perkebunan Provinsi Jambi memberikan bantuan Bibit Kopi siap tanam untuk luas lahan 200 Ha.
- Pada tahun 2019 direncanakan Pemerintah Provinsi Jambi melalui dinas Perkebunan Provinsi Jambi memberikan bantuan Bibit Kopi siap tanam untuk luas lahan 500 Ha.
- Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui dinas Perkebunan dan Peternakan memberikan bantuan bibit Kopi Arabika siap tanam sebanyak 50.000 batang setiap tahun kepada petani perkebunan yang memiliki lahan
- Produk Kayu Manis:
- Mendapatkan Indikasi geografis Kayu Manis Koerintji dari Kemenkumham RI, pada Tanggal 26 Mei 2016.
- Mendapatkan Sertifikat Organic Kayu Manis a.n GAPOKTAN KAYU MANIS DANAU KACO Desa Lempu Kec.Gunung Raya, dari Control Union Sertificasion-Jakarta pada 27 Maret 2015.
- Penetapan Blok Penghasil Tinggi (BPT) Sumber Benih Kayu Manis dari Kementerian Pertanian tahun 2017, a.n KELOMPOK TANI EMBUN PAGI DESA LEMPUR TENGAH, KEC.GUNUNG RAYA.
- Potensi :
- Luas Areal tanaman Kayu Manis = 40.762 Ha.
- Produksi = 53.818 ton / Ha / tahun.
- Produktivitas = 2.211 kg / Ha / tahun.
- Harga Produk Tingkat petani = Rp. 40.000.
- Jenis Produk : Powder, Stik, Sirup, Teh kayu Manis, KM, KF, KA, KC,KB.
- Sejak mendapatkan sertifikat IG tersbut harga Kayu Manis Kerinci meningkat, dan banyak diminati oleh pihak luar tentang produk kopi Arabika Kerinci.
- TEBU :
- Pelepasan Varietas Tebu Unggul Lokal Kerinci oleh Kementerian Pertanian RI, pada tanggal 14 Februari 2017.
- Mendapatkan Petani Perkebunan Tebu berprestasi tingkat Nasional dari Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, bulan Desember tahun 2016, an. Kelompok Tani Sari Tebu, Desa Giri Mulyo, Kec.Kayu Aro Barat.
- Potensi :
- Luas Areal Tanaman Tebu = 1.841 Ha.
- Produksi = 9.645 ton / Ha / tahun.
- Produktivitas = 5.807 kg / Ha /tahun.
- Harga Produk di Tingkat Petani = Rp. 9.500/Kg.
- Jenis Produk = Gula Merah Home Industri.
- Jumlah Mesin Pengolahan Tebu = 29 Unit.
- Promosi Atas Hasil Perkebunan Unggulan Daerah.
- Untuk memperkenalkan produk perkebunan unggulan Daerah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab.Kerinci Ikut dalam Acara;
- Hari Krida Pertanian ((HKP) Tingkat Provinsi Jambi.
- Hari Pangan Sedunia di Kalimantan Barat.
- Nusantara Exspo di Taman Mini Indonesia Indah-Jakarta.
- APKASI di JCC Jakarta.
- Pekan Nasional (PENAS).
(adv/jia)