HOT NEWS

Anggota Dewan Ngamuk, Demo Nyaris Ricuh

Berita Sungai Penuh, Kerincitime.co.id – Aksi demonstrasi sembilan orang warga Kota Sungai Penuh dibundaran tugu Adi Pura, Minggu (12/4) pagi kemarin, berlangsung ricuh. Demo yang dilakukan itu bertujuan untuk menyampaikan aspirasi kepada Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) saat itu sedang mengadakan kegiatan senam pagi bersama 200 masyarakat Kota Sungai Penuh di lapangan Merdeka Sungaipenuh, dan di upload melalui you tube dengan judul ‘ Demo Tolak AJB Berlangsung Ricuh’ dengan durasi 1 menit 41 detik.

“Kepada Bapak Gubernur supaya kami dapat memberikan data yang sebenarnya ini, yang kami dapatkan. Supaya cepat, supaya kami tidak dikatakan untuk mengganggu acara Pak Gubernur,” ujar demontrans dalam orasinya.

“Tapi kami hanya menyampaikan aspirasi untuk memberikan data ini,” teriak orator ditangan kirinya terdapat beberapa lembar kertas yang diacungkan ke atas.

Didepan pengunjuk rasa ada anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari partai Demokrat, Aspar Nasir yang juga ketua Lembaga Adat Depati Tujuh yang terlihat sedikit emosional. “Sampaikan….,” kata Asparnasir kepada pengunjuk rasa.

Setelah itu, orator lainnya menyampaikan aspirasinya. “Kami menyampaikan aspirasi kepada Bapak Gubernur. Ini adalah hak kami semua dan adalah hak kita semua. Jangan tidak sampaikan apa-apa yang terkicuh dengan diri kita ini,”ujar orator dengan semangat yang mengenakan kaos lengan panjang hitam celana coklat muda.

Saat orator ketiga dengan mengenakan helm menyampaikan aspirasinya, suasana mulai memanas. Saat baru menyampaikan orasi dengan kata – kata ‘Maaf jika kami mengganggu aktivitas kita semua. Perlu kita ketahui semua’. Tiba – tiba dari samping kiri, Asparnasir yang merupakan anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari partai Demokrat, dan juga ketua tim sukses AJB mengamuk. Aspar langsung mendekati mendorong aksi unjuk rasa.

Dengan nada tinggi dirinya mengungkapkan. “Mundur… turun…,” teriak Aspar. Sambil mendorong, memukul punggung demonstrans, bahkan, salah seorang demontrasi sedang duduk dihadapan Aspar hampir menendang aspar.

Beruntung dalam kerucuhan itu tidak terjadi baku hamtam, karena Aspar langsung diambil oleh anggota kepolisian dan ajudan Walikota Sungai Penuh.

“Ambik itoh.. (ambi itu,” teriak Aspar menunjukkan spanduk berwarna putih disamping pendemo dengan tulisan spanduk ‘Meminta AJB Mundur sebagai Walikota’. Dan kemudian, Aspar Nasir mencopot spanduk tersebut dan menjauh dari para pendemo.

Sebelum spanduk itu dicopot, aparat kepolisian berupaya keras untuk menghalangi supaya jangan sampai terjadi bentrok fisik. Bahkan, Kasat Intel Kepolisian Resor Kerinci secara langsung menyampaikan supaya tidak terjadi kericuhan. “Bang… Bang… Aku mohon,” pinta Kasat Intel kepada Aspar Nasir. (fyo/sknews)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button