
Polisi Diminta Usut Pemilik Puluhan Barcode Bio Solar
Kerincitime.co.id, Berita Sungai Penuh – Upaya yang dilakukan oleh pihak Kepolisian perlu diacungkan jempol terhadap penangkapan puluhan derigen penampung bio solar di Air Teluh Kota Sungai Penuh baru-baru ini, namun Polisi juga baru menetapkan 2 tersangka, padahal ada kemungkinan lain yang perlu ditindak yakni pemilik barcode.
Tidak tegasnya tindakan ini belum mampu membuat jera ratusan pelansir yang memiliki barcode, buktinya antrian kendaraan masih membludak, dugaan permainan Barcode masih terjadi di sejumlah SPBU di Kerinci dan Sungai Penuh.
Asril salah seorang warga mengaku setiap hari mengantri dan menyaksikan kendaraan yang antri selalu kendaraan yang sama.
“Sudah antri hari ini, kok bisa langsung habis, besok antri lagi, habis lagi, kemana solarnya jika tidak dijual” ungkapnya.
Perlu tindakan tegas dari pihak aparat, jika ini dibiarkan akan merugikan masyarakat secara umum.
“Bisa dicek, jika tidak ada lagi aktivitas PETI di Merangin dan yang lain, maka antrian bio solar akan normal, bayangkan pelansir bisa jual bio solar ke penampung dengan harga 15.000 per liter, pelansir yang nakal bisa mendapatkan ratusan liter per hari dengan menggunakan banyak barcode, dugaan kerjasama dengan pihak SPBU juga ada” ungkapnya. (Red)





