Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, melaju ke babak kedua China Open 2019 usai mengalahkan Kenta Nishimoto (Jepang), Rabu (18/9). [Humas PBSI]

Anthony Ginting Pecundangi Wakil Denmark dan Melaju ke Final China Open 2019

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, melaju ke babak kedua China Open 2019 usai mengalahkan Kenta Nishimoto (Jepang), Rabu (18/9). [Humas PBSI]

Kerincitime.co.id, Olah Raga – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berhasil melaju ke final China Open 2019, Sabtu (21/9/2019). Hasil itu membuatnya berpeluang mempertahankan gelar edisi tahun lalu.

Pebulutangkis 23 tahun itu melaju ke partai pamungkas setelah menundukan wakil Denmark, Anders Antonsen. Anthony menang dalam pertarungan rubber game, dengan skor 18-21, 21-5, 21-14.

Dilansir Jambiseru.com media partner Kerincitime.co.id, Ini menjadi kemenangan kedua beruntun Anthony dari tunggal putra peraih medali emas European Games 2019 tersebut. Sebelumnya, Anthony menekuk Antonsen di Malaysia Masters 2019.

Anthony tak memenangkan laga semifinal ini dengan mudah. Di babak pertama, tunggal putra jebolan klub SGS PLN Bandung itu terlihat kesulitan mengontrol permainan hingga kalah 18-21.

Namun, di dua game sisa, Anthony tampil garang. Antonsen dibuat pontang-panting oleh variasi serangan Anthony, mulai dari smash keras, permainan netting, hingga drop shoot mematikan.

Terbukti, di game kedua, Antonsen dipermalukan dengan skor sangat telak 21-5. Sementara di game penentuan, wakil Denmark dibuat tak berkutik hingga kalah 21-14.

Di babak final, Anthony akan menghadapi rival dari Jepang, yakni Kento Momota. Laga ini merupakan ulangan babak final China Open edisi tahun lalu.

Pada China Open 2018, Anthony sukses merengkuh gelar juara setelah menumbangkan Kento Momota dalam pertarungan stright game, dengan skor 23-21, 21-19.

Melajunya Anthony ke babak final China Open 2019 turut membuat Indonesia berpeluang meraih dua gelar dari ajang BWF World Tour Super 1000 ini.

Pasalnya, sektor ganda putra Indonesia sudah dipastikan meraih gelar juara, setelah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan melaju ke babak final setelah menekuk Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China).

Kemenangan Hendra/Ahsan membuat sektor ganda putra Merah Putih menciptakan All Indonesian Final.

The Daddies –julukan Hendra/Ahsan– masih menunggu lawan antara kompatriotnya sendiri yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Irw)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Berita Terkait By Google News