Bupati Kerinci dan Walikota Sungai Penuh dukung pendirian IAIN AR.Dayah Kerinci

Kerincitime.co.id – Sungai Penuh, Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Kerinci mendukung penuh alih status Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Kerinci menjadi Institut Agama Islam(IAIN) Kerinci Hal ini disampaikan Walikota Sungai Penuh Prof.Dr.H.Asafri Jaya Bakri,MA dan Bupati Kerinci H.Murasman,MM kamis kemaren.
Menurut Prof.Dr.H.Asafri Jaya Bakri ,MA Pemerintah Kota Sungai Penuh dan DPRD Kota Sungai Penuh sangat mendukung alih Status STAIN menjadi IAIN Kerinci.perubahan status ini merupakan hal yang sangat wajar karena usia STAIN Kerinci yang sebelukmnya merupakan Fakultas Syariah IAIN STS Jambi cabang Kerinci telah berusia setengah abad ,dan STAIN Kerinci telah memiliki tenaga dosen dan mahasiswa yang telah mencapai 5000 orang mahasiswa.
Untuk mendukung Operasional STAIN ,Pemerintah Kota Sungai Penuh telah membantu kenderaan operasional dan kedepan Pemerintah Kota Sungai Penuh akan memberikan berbagai failitas yang dapat meunjang kegiatan IAIN”Kata Asafri Jaya Bakri,MA.
Bupati Kerinci H.Murasman,MM, mengharapkan agar Menteri Agama RI dan Menteri Pendaya gunaan aparatur negara agar segera mengabulkan harapan masyarakat se alam Kerinci yang telah lama mencita citakan kehadiran UIN atau IAIN di alam Kerinci.
Pemerintah Kabupaten Kerinci akan memberikan lahan untuk perluasan pembangunan campus dan sarana sarana penunjang kepada IAIN Kerinci”Kata H.Murasman,MM.
Wazirman,S.Ag.MM Alumni STAIN Kerinci menyebutkan,alih status STAIN Menjadi IAIN merupakan sebuah keharusan,tidak ada alasan bagi Pemerintah Pusat untuk tidak mengabulkan harapan masyarakat se alam Kerinci,disamping telah berusia setengah abad,STAIN Kerinci telah memiliki 6000 orang mahasiswa dan tenaga dosen yang telah mendapat sertivikasi,dan tidak kalah penting STAIN Kerinci telah memiliki 15 Doktor dan 30 orang kandidat Doktor dan telah memiliki 3 campus dan sarana prasarana yang memadai.(Budhi.Vj/Kerincitime)