Pemkot Gelar Simulasi Kebencanaan Banjir Bandang & Tanah Longsor
Berita SUNGAIPENUH, Kerincitime.co.id – Walikota H Asafri Jaya Bakri menghadiri dan membuka simulasi kebencanaan banjir bandang dan tanah longsor yang dipusatkan di Desa Sungai Ning Kecamatan Sungai Bungkal, Sungai penuh, Rabu (22/4).
Kegiatan simulasi yang digagas BPBD Kota Sungai penuh itu diikuti warga masyarakat setempat, para pelajar dan taruna siaga bencana (Tagana) Kota Sungai Penuh, dihadiri Kepala BPBD Provinsi Jambi, Arif Munandar, SE serta unsur forkompimda Kota Sungai Penuh.
Walikota H Asafri Jaya Bakri dalam sambutannya menegaskan pentingnya antisipasi bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kota Sungai Penuh.
Menurut Walikota, potensi bencana alam di Kota Sungai penuh cukup tinggi karena secara geografis Kota Sungai Penuh memiliki tidak kurang 13 sungai yang melintasi berbagai kawasan dalam Kota Sungai Penuh.
“Ancaman bencana alam dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia, termasuk kita disini, sebab itu langkah antisipasi harus dilakukan secara serius. Kita memberikan apresiasi yang tinggi kepada BPBD Kota Sungai Penuh yang telah berinisiatif menggelar simulasi antisipasi bencana alam ini,” papar Walikota.
Orang nomor satu di Kota Sungai penuh ini menegaskan, masyarakat harus tahu bahwa pemerintah daerah memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat termasuk dalam menghadapi ancaman bencana alam.
Para petugas lapangan sebut Wako, harus bekerja dengan metode head to head (kepala ke kepala) selanjutnya heart to heart (dari hati ke hati) hingga turun ke hand to hand (tangan ke tangan) . “Ini harus benar-benar terpatri dalam hati setiap petugas kita,” ujarnya. (Adv)