Berita JAMBI, Kerincitime.co.id – Kini Pemerintah Provinsi Jambi, tengah mencanangkan program Batanghari Bersih dengan membangun jamban. Ini dilakukan karena saat ini Sungai Batanghari sudah tercemar Ecoli yang berasal dari kotoran manusia.
Ada ribuan jamban yang masih digunakan masyarakat untuk kegiatan MCK di sepanjang sungai Batanghari. “Mungkin ada 10 ribu jamban yang ada dari hulu hingga hiilir sungai Batanghari. Ini menjadi PR yang harus diangkat atau jangan digunakan lagi,” kata Kepala BLHD Provinsi Jambi, Rosmeli melalui Asropi, Kepala Bidang Kominfo dan Pemberdayaan Masyarakat BLHD Provinsi Jambi.
Sejak 2012, program Batanghari Bersih sudah dilaksanakan. Ratusan bantuan WC sudah dibangun dan dihibahkan kepada masyarakat. Namun, program ini baru difokuskan di Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi sebagai lokasi percontohan.
Dari dua daerah ini saja, teridentifikasi ada sebanyak 1042 jamban. Ribuan jamban lain yang ada di Kabupaten/Kota lainnya masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dituntaskan. “Sehingga bakteri Ecoli yang mencemari sungai Batanghari bisa menjadi bersih,” imbuhnya.
Sementara Ardi, Kabid Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan BLHD Provinsi Jambi menambahkan, kondisi bakteri yang mencemari Sungai Batanghari yang paling dominan adalah bakteri Ecoli dari kotoran manusia.
“Disamping itu logam berat seperti cairan merkuri juga ada,” sebutnya. Namun begitu, air sungai Batanghari saat ini masih memungkinkan untuk dikonsumsi.(wsn/jambiupdate)