Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Harimau sumatera kembali terlihat berkeliaran di perkebunan warga. Kali ini terlihat di wilayah hutan Desa Tanjung Batu, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci. Akibatnya, warga menjadi takut untuk pergi ke kebun.
Sebelumnya, harimau sempat turun di perkebunan warga di wilayah hutan Renah Pemetik, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, hingga mengakibatkan warga Pungut diterkam.
Informasi yang berhasil dihimpun, hal tersebut diketahui pertama kali oleh salah seorang warga Desa Jujun yang melakukan pemburuan babi hutan di hutan wilayah Desa Tanjung Batu pada Selasa (19/06) lalu. Ketika asyik berburu, dari jauh ia tiba-tiba melihat seekor harimau yang lewat.
Ketika itu juga dia bersama temannya langsung berlari kencang hingga menuju perumahan warga Desa Tanjung Batu. Warga Jujun tersebut pun langsung menceritakan kejadian itu, dan meminta warga untuk berhati-hati jika hendak ke kebun.
“Saksi yang melihat langsung adalah warga Desa Jujun yang sedang berburu di wilayah hutan Desa Tanjung Batu,” ujar M Hadi.
Dia mengatakan bahwa harimau yang ditemukan warga Jujun saat berburu tersebut hanya 1 ekor. Untuk itu, ia mengingatkan warga Desa Tanjung Batu dan sekitarnya agar berhati-hati jika pergi ke kebun.
“Berdasarkan info, harimau sedang berkeliaran di hutan di sekitar desa. Mohon, info ini disampaikan kepada sanak saudara yang lain,” ungkapnya.
Dia juga meminta kepada pihak TNKS dan KPHP Kabupaten Kerinci untuk turun ke lapangan langsung memastikan informasi tersebut. Hal tersebut dikatakannya, karena takut seperti kejadian di wilayah hutan Renah Pemetik. Ada harimau yang menyerang warga Pungut.
“Kita takutnya, nanti ada warga yang menjadi korban. Untuk itu, kami meminta pihak terkait agar cepat turun ke lapangan,” harapnya.
Sementara itu Humas TNKS, Mailin, dikonfirmasi mengatakan bahwa sampai sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya garimau yang berkeliaran di wilayah hutan di Desa Tanjung Batu. “Nanti kita akan coba telusuri informasinyo,” katanya.
Sumber : Metrojambi