Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Heboh informasi ada setoran fee sebesar 20 persen pada pembangunan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) berupa Dam dan Parit dikerjakan Kelompok Tani (Koptan), di Dinas Pertanian Kabupaten Kerinci Jambi berlokasi di empat titik lokasi Kecamatan Siulak.
Informasi didapatkan setiap titik lokasi pembangunan jaringan irigasi habiskan anggaran sebesar Rp.700 juta dengan sumber dana dari APBN dengan sistim pengerjaannya secara swakelola yang libatkan anggota kelompok Beberapa titik lokasinya adalah Desa Telaga Biru, Desa Koto Rendah, Desa Mukai Pintu dan Desa Sungai Nangkap. Pelaksanaan pekerjaan dimulai sekitar bulan Juni dan Juli tahun anggaran 2021.
“Irigasi di kerjakan kebanyakan dangkal galian pondasi tidak sesuai spesifikasi pada RAB, tidak pakai plaster hanya di aci tipis pakai semen.
“Lantai kerja ditemukan bolong-bolong tepat dipinggir permukaan lantai. Ini bukti pekerjaan Poktan asal-asalan tanpa pengawasan ketat dari Dinas Pertanian,” jelas sumber.
Selain mutu pekerjaan yang asal-asalan tanpa ketat pengawasan dilapangan, bocoran setoran fee ke kantor dinas pertanian terlalu tinggi hingga membebani pengurus Koptan. (Red)