HukumNasional

Mantan Pejabat Pemkot Padang yang Buron di Depok Dibekuk Kejati

Kerincitime.co.id, Berita Sumatera Barat – Tim eksekutor kejaksaan membekuk mantan Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) HM Helwis yang berstatus terpidana kasus korupsi dan buron sejak tahun lalu.

“Terpidana ditangkap di salah satu komplek perumahan kawasan Sawangan, Depok, pada Kamis (21/11) kemaren, sekitar pukul 10.52 WIB,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Priyanto, di Padang, Jumat (22/11).
Helwis ditangkap oleh tim eksekutor tanpa perlawanan, ia tinggal di kawasan Sawangan di rumah anaknya.

Usia ditangkap, terpidana dititipkan terlebih dahulu di tahanan Kejari Jakarta Selatan.

Saat ini tim dari Kejati Sumbar dan Kejari Padang sudah berada di Jakarta untuk menjemput terpidana, dan akan membawanya pulang ke Padang.

Baca juga:  Pekat Polresta Jambi Gerebek Gudang Miras dan Pemiliknya

Tim Kejati sumbar terdiri dari Koordinator Basril, Kasi Penuntutan Yulius, Kasi Eksekusi Ardi, sementara tim Kejari Padang terdiri dari Kasi Pidsus Perry Ritonga, dan Kasubsi Eksekusi Muhasnan.

Helwis dinyatakan buron sebagai terpidana korupsi sejak tanggal 10 April 2018.

Ia merupakan terpidana dalam kasus korupsi pengadaan alat-alat angkutan darat bermotor jenis minibus tahun 2007 pada bagian perlengkapan Setda Kota Padang.

Kasus tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp800.000.000.

Dasar eksekusi adalah putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 515 K/PID.Sus/2017 Tanggal 15 Mei 2017.

Helwis dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dan dijatuhi pidana penjara selama lima tahun, denda enam bulan, denda sebesar Rp200 juta subsider enam bulan kurungan.

Baca juga:  Aksi FMI Minta Pulangkan Habib Rizieq

Ia juga diwajibkan membayar uang pengganti sejumlah Rp600 juta subsider satu tahun penjara.

Pada bagian lain, Priyanto menegaskan agar para buronan menyerahkan diri karena tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan.

“Saya selaku Kajati Sumbar menegaskan agar mereka yang ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan belum tertangkap, agar kooperatif dan segera menyerahkan diri,” katanya, dilansir Antara. (Irw)

Tags

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close