Pembangunan Jalan Di Desa Siulak Deras Mudik, Ini Kata Warga

H. Ali

H. Ali

Kerincitime.co.id, Kerinci –  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sudah jelas-jelas menegaskan bahwa dana desa digunakan sebagian besar untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan desa, jembatan desa, dan irigasi.
Pembangunan infrastruktur desa yang bersumber dari dana desa harus dilaksanakan secara swakelola ataupun padat karya. Hal itu karena pekerjaan swakelola akan memberi nilai tambah penghasilan harian bagi masyarakat miskin karena dilibatkan bekerja.

Seperti di Desa Siulak Deras Mudik Kecamatan Gunung Kerinci pantauan kerincitime.co.id di jalan lingkungan menuju SMP 17 Kerinci, terlihat jalan sudah cor, namun belum bisa dilalui lantaran umur jalan belum mencukupi. Menurut keterangan wagra setempat jalan tersebut baru di cor 4 hari ini.

“ini baru di cor 4 hari ini, karena itu tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat, namun roda dua ada yang lewat” ungkap pak H. Ali Hara yang rumahnya tepat di depan jalan tersebut kepada kerincitime.co.id.

Menurutnya waktu pengecoran jalan tersebut ada banyak warga yang bekerja, namun ia tidak memastikan jumlah orangnya, dan berapa dana untuk jalan tersebut termasuk gaji pekerja. Yang jelas waktu itu katanya jumlah orang yang berkerja banyak, dan hasilnya terlihat bagus dan rapi, apa lagi pekerjaan tersebut dibantu dengan menggunakan pengaduk semen dari truk. “pakai mobil truk yang ada penaduknya” ungkapnya didampingi cucunya Depel yang lagi asik membelah kulit kayu manis yang akan di jemur.

Kepala Desa Siulak Deras Mudik ketika di temui sedang tidak ada ditempat, hingga berita ini dipublikasikan belum dapat di konfirmasi.

jalan-desa-siulak-deras-mudikUntuk diketahui bahwa Badan Anggaran DPR RI beberapawaktu menyatakan, tahun 2016 pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp. 60 triliun untuk dana desa di seluruh Indonesia.
Pencairan dana desa ini dua kali dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing desa, pemerintah sengaja mengalokasikan dana desa dalam jumlah banyak, karena ingin pembangunan di seluruh Indonesia merata.
Selama ini, banyak kritik yang disampaikan kepada pemerintah bahwa pembangunan hanya terpusat di kota.  Dengan adanya dana desa yang pengelolaannya langsung oleh desa itu, maka pembangunan fisik nantinya akan merata, yakni tidak hanya di wilayah perkotaan, akan tetapi juga di pedesaan.(cr1)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Apa Komentar Anda Tentang Artikel Ini?

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful