HOT NEWSKerinci

Tidak Punya Biaya, Bocah Penderita Hydrocephalus di Kerinci Butuh Uluran Tangan

penderita-hydrocephalusKerincitime.co.id, Kerinci – Lensa kemiskinan masih ditemui di Kabupaten Kerinci, seperti yang dialami Ilham Rizki Anggoro, bocah 2 tahun warga Koto Tengah Siulak, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

Pasalnya, putra pasangan Budi Hartanto ini menderita Hydrocephalus atau penumpukan cairan di dalam otak. Mirisnya, ia tidak bisa berobat kerena kehabisan biaya. Karena kondisi ekonomi orang tuanya yang sangat minim, akhirnya bocah malang ini dirawat dirumah.

Kedua orang tuanya sudah kehabisan biaya dan tidak mampu lagi membawanya untuk berobat. Bahkan terakhir menjalani perawatan, Ilham hanya dengan dibantu surat keterangan miskin dari Desa. Hal ini dikatakan Radius Halim, salah satu pejabat Kerinci yang berada di rumah Ilham.

“Saya mendapat informasi dari warga bahwa ada salah satu warga yang anaknya menderita Hydrocephalus. Karena tidak mempunyai biaya, orang tuanya tidak bisa membawa anaknya berobat ke RS,” katanya.

Menurutnya, orang tua Ilham, Budi Hartanto pekerjaanya sehari-hari sebagai penjual gorengan. “Keluarganya orang tidak mampu, ayahnya cuma penjual gorengan keliling,” ungkapnya.

Baca juga:  Pelajar di Muaro Jambi Tewas Dilindas Truk, Setelah Antar Ayah Kerja

Sementara itu, Budi Hartanto ayah dari Ilham penderita Hydrocephalus mengatakan bahwa kondisi yang dialami oleh Ilham sejak lahir. Pada saat kelahirannya kondisi Ilham sudah muli nampak tanda-tanda kelainan.

Dijelaskan Budi Hartanto ayah dari Ilham, anaknya tersebut sempat dirawat dan di operasi, namun tidak ada perubahan dan kembali lagi kondisinya seperti ini. “Iya, tidak punya biaya untuk membawa Ilham berobat, karena keterbatasan biaya,” kata Budi Hartanto saat diwawancarai di RSU Mayjen HA Thalib, Kamis siang (10/11).

Dijelaskan ayahnya, bahwa putranya tersebut akan dirujuk ke Rumah Sakit Padang. “Hari ini akan dirawat di RSU Mayjen HA Thalib, kita masih mengurus BPJS Kesehatan, besok akan di bawa ke RS Padang,” jelasnya. Budi Hartanto berharap adanya perhatian dari pemeritah dan semua pihak untuk membantu biaya pengobatan anaknya tersebut. (jambiupdate)

Baca juga:  BKMT Sitinjau Laut dan Penyuluh Berdakwah

 

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close