HOT NEWSJambiKerinciNasionalPariwisata/BudayaPendidikanSungai Penuh

Walikota, Diknas, Disbudpora Tak Hadiri Temu Dialog Budaya

budi bersama wakil ketua DPRD Kota Sungai Penuh dan Chandra Purnama Ketua Kahmi KerinciKerincitime.co.id, Sungai Penuh – Meski tidak dihadiri Walikota Sungai Penuh Prof. Dr. H. Asafri Jaya Bakri, MA dan Bupati Kerinci H. Murasman, MM acara Syukuran dan Temu Dialog Budaya Alam Kerinci  mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan dan Tokoh Alam Kerinci  di Alam Kerinci maupun Tokoh Kerinci yang ada diluar daerah.

Ketua Panitia Syukuran dan Temu Dialog Budaya Martono, S.Pd kepada wartawan mengemukakan,   3 orang pembicara  masing – masing Letkol. Inf. H. Eko Prayitno, Dr. Hj. Nazurty, M.Pd dan Drs.Azhar menyampaikan materi tentang   kebudayaan dan seni tradisi alam Kerinci.

Acara Syukuran dan Temu Dialog Budaya dihadiri  Tokoh Tokoh Seniman, Budayawan dan  sejumlah Tokoh  alam Kerinci di sejumlah Kabupatendan Kota di Propinsi Jambi, diantara tokoh yang hadir ialah  Drs. Ec. H. Sirajuddin Said, Drs. H. Suhaimi Surah, M.Si, Drs. Hasvia, M.Tp, H.Chandra Purnama, SH, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Kerinci Kabupaten Kerinci Drs. KH. Zainun Manaf, Wakil Ketua Lembaga Adat Kota Sungai Penuh Datuk. H. Supratman Sal. Mantan Ketua KPU Kerinci Wazirman, MM, Ketua KPU Kerinci Afdal, Anggota KPU Kerinci Suhardiman, SH, Sekretaris KPU Kota Sungai Penuh, para budayawan  Sungai penuh, Pondok Tinggi, Dusun Baru dan para perwakilan Budayawan  Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Sejumlah  Aktifis Mahasiswa dan perwakilan  BEM Perguruan Tinggi se Kota  Sungai Penuh dan Kerinci, HMI, Ikatan Pemuda Muhamadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah, Nasyatiul Aisyah, dan sejumlah sanggar seni memenuhi  aula Gunung Raya Hotel Kerinci Kota Sungai Penuh.

Unieknya,pada acara temu Syukuran  dan Temu Dialog Budaya alam Kerinci tak satupun  Kepala Daerah yang hadir,  walau tak hadir Bupati Kerinci H.Murasman telah menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir karena dalam waktu yang bersamaan  sedang berada di luar daerah, sedangkan walikota Sungai penuh Prof.Dr.H.Asafri Jaya Bakri,MA  mewakilkan kepada Asisten I Setda Kota M.Rasyid,S.Pd. dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas  Budparpora Kota Sungai penuh dan Budparpora Kabupaten Kerinci termasuk Kepala Bidang Kebudayaan dan Kepala Bidang Pariwisata sampai acara berakhir belum terlihat kehadirannya.

Uniknya  Asisten I Setda kota Sungai Penuh M.Rasyid, S.Pd, tanpa pemberitahun secara diam – diam  meninggalkan acara dialog  yang sedang berlansung.

Menanggapi  ketidak hadiran  kepala SKPD terkait Direktur Bina Potensia Budhi VJ Rio Temenggung   dengan nada diplomatis  menyebutkan, ketidak hadiran beliau – beliau tersebut, dapat dimaklumi, masih banyak pekerjaan lain yang mesti beliau selesaikan, masalah kebudayaan dan kesenian  barangkali belum menjadi skala perioritas, atau mungkin nyali mereka ciut melihat kehadiran para tokoh dan budayawan tertutama dari peserta dialog yang  akan mengkritisi kebijakkan dan program bidang pendidikan dan kebudayaan.

“Yang jelas panitia sudah menyampaikan undangan, soal hadir atau tidak itu adalah hak beliau, akan tetapi semestinya  kepala SKPD terkait  seperti Diknas, Disbudparpora  yang kita undang  mau hadir dan mau mendengar masukkan dari masyarakat, kalau suara masyarakat sudah tidak mau di dengar, lalu mau dengarin suara siapa lagi?” Imbuh Budhi VJ Rio Temenggung .

Walau pihak eksekutif tidak menghadiri acara ini, pihak panitia  merasa puas dengan kehadiran  Pimpinan DPRD  Kabupaten Kerinci dan Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh, Ketua DPRD Kerinci H. Liberty, MH, dan Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Syafriadi, SH dengan antusias menghadiri kegiatan dialog hingga acara berakhir, ”saya salut dengan pak Liberty dan bung Syafriadi,  meski tak kalah sibuk, akan tetapi beliau masih menyempatkan diri  hadir dan aktif dalam memberikan konstribusi pemikiran terhadap pembangunan seni dan kebudayaan di alam Kerinci.(adi/rori)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button