
Lestarikan Budaya, Satukan Generasi di Tengah Kemajuan Zaman
Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Lima Desa yang berada di bawah naungan Kedepatian Adat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, yakni Desa Tanjung Pauh Mudik, Punai Merindu, Pancuran Tiga, Sumur Jauh, dan Bukit Pulai, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, akan menggelar tradisi adat Kenduri Sko yang direncanakan berlangsung pada awal Juli 2026 mendatang.
Tradisi adat yang digelar lima tahun sekali tersebut merupakan warisan budaya turun-temurun masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik yang hingga kini terus dijaga dan dilestarikan.
Saat ini, berbagai persiapan terus dilakukan oleh para pemangku adat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga generasi muda dari lima desa.
Mulai dari musyawarah adat, pembentukan panitia, hingga persiapan teknis pelaksanaan acara telah dilakukan demi menyukseskan agenda budaya tersebut.
Kenduri Sko sendiri memiliki makna penting sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, pengukuhan adat, serta mempererat tali persaudaraan masyarakat.
Selain menjadi agenda adat, Kenduri Sko juga diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Tradisi ini dinilai penting untuk terus diwariskan agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai budaya daerahnya.
“Melalui Kenduri Sko, kita ingin generasi muda memahami adat istiadat dan sejarah budaya nenek moyang agar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Depati Anum Anderson, Kamis (21/5/2026).
Rencananya, kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai prosesi adat, doa bersama, penampilan seni tradisional, serta kegiatan kebersamaan masyarakat dari lima desa.
Masyarakat berharap pelaksanaan Kenduri Sko tahun 2026 dapat berjalan lancar dan menjadi simbol persatuan serta pelestarian budaya di Kabupaten Kerinci. (Red)





