Sarolangun

Aksi Masyarakat Bathin Lima Di Kantor Bupati Sarolangun

Kerincitime.co.id, Berita Sarolangun – Himpunan Masyarakat Bathin Lima kecamatan Sarolangun dan Pelawan Kabupaten Sarolangun kembali mengadakan aksi, kamis (19/12/2019).

Mereka menduduki kantor Bupati Sarolangun dalam rangka menuntut penghentian sementara aktifitas perusahaan Agrindo sebelum menyelesaikan konflik dengan warga.

“Ya bang, aksi masalah masyarakat Bathin Lima dengan PT Agrindo. Karena permasalahan itu belum selesai bang,”ungkap Salah satu pendemo ketika dikonfirmasi didepan kantor Bupati Sarolangun (19/12/2019).

“Mana pak Bupati, kami ingin menuntut tanah nenek monyang kami,artinya kantor Bupati ini jugo tanah nenek monyag kami,” ungkap pendemo.

Sedangkan puluhan yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Sarolangun (AMPS) juga melakukan unjuk rasa di Kantor Bupati Sarolangun, Dalam aksi mereka menuntut permasalahan dana DD P2DK dan dana Provinsi Jambi 2019 di 21 desa dikabupaten Sarolangun terindikasi ada KKN.

Baca juga:  Lapas Klas IIB Sarolangun di Tracking Terkait 30 Warga Binaan Positif Covid-19

“Mana, mana pak bupati, jumpai kami pak,” ungkap salah satu pendemo didepan Bupati Sarolangun.

“Kami ingin melaporkan permasalahan dana desa yang ada di 21 desa dikabupaten terindikasi KKN,” ungkapnya

Pantauan Brito.id media partner Kerincitime.co.id dilapangan,aksi dilakukan himpunan Bathin Lima dan Aliansi Masyarakat Peduli Sarolangun(AMPS)dilakukan didepan kantor Bupati Sarolangun dengan tuntutan yang berbeda. Pada saat ini, dua pendemo terus melakukan aksi , dan mereka belum bertemu dengan Bupati Sarolangun. (Irw)

Show More
Back to top button
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
>