Balai Wilayah Sungai Sumatera VI, Dianggap Sebagai Pemicu Gagal Panen Di Kerinci

Berita KERINCI, Kerincitime.co.id – Kegagalan panen petani Kabupaten Kerinci sepanjang tahun 2014 lalu, ternyata dipicu persoalan air.  Keluhan ini, terungkap dalam acara Musrembang di Dinas Pertanian Kab. Kerinci pada hari ini, Senin (26/01).

Saidina Umar selaku Ketua Gapoktan Sinar Danau Kerinci dihadapan Ketua Komisi II DPRD Kab. Kerinci menyebutkan, bahwa kegagalan petani disepanjang 2014 lalu adalah terkendala pasokan air.  Balai Wilayah Sungai Sumatera VI diminta bertanggung jawab terhadap kegagalan panen di Kerinci.

“Kegagalan petani Kerinci adalah kesulitan dalam perairan sawah, dan pupuk yang cukup sulit didapat,” terangnya.

Namun demikian, dalam acara yang dilaksanakan itu, sejumlah Gapoktan dan PPL yang ikut hadir tidak tahu fungsi Balai Wilayah Sungai Sumatera VI tersebut.

“Kami minta kepada DPRD Kab. Kerinci untuk berperan aktif dalam menangani kegagalan panen di sini. Serta mencari solusi bagaimana mencari sumber air yang tersedia. Fungsi saluran irigasi yang ada dinilai gagal dan tak mampu memenuhi air yang seperti yang diharapkan ,” ujarnya.

Untuk diketahui, beberapa pembangunan irigasi dan saluran tersier dinilai belum mampu untuk memenuhi kebutuhan air untuk petani. Sementara, anggaran di balai yang ditugaskan untuk menyuplai air di wilayah itu selalu dianggarkan dengan nilai yang melambung tinggi.

Pantauan SR28 di lokasi pembangunan dam/waduk yang ditangani oleh Balai di wilayah Siulak tak setetaspun air yang mengalir. Lantas apa tujuan pembangunan saluran tersier maupun irigasi yang dibangun itu? Bambang Hidayah selaku kepala balai wilayah diminta menjawab.

Reporter : Ero/Sat/sr28.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Berita Terkait By Google News

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful