Kerincitime.co.id, Berita Merangin – Tak sesuai janji, Pansus Dana Covid-19 DPRD Merangin yang sedianya terbuka, Senin 22 Juni 2020 malah tertutup. Aktivis Merangin, kritisi hal ini.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Disperindag Merangin mendapat giliran awal.
Namun sayangnya, sejumlah awak media tak dapat masuk.
“Tadi dikasih kode (tangan). Ya kami keluar,” kata salah satu pewarta pada pimpinan pansus.
5-7 pewarta tampak kecewa diluar ruangan pansus. Sejumlah wartawan lain, masih menunggu.
Padahal sebelumnya, Pansus menjanjikan hearing terbuka. Baik dari pansus, hingga pimpinan DPRD mendukung hearing terbuka.
Ini tak lain, untuk menghindari opini publik yang menyebutkan dewan tengah membidik kepentingan terselubung dalam pansus.
Aktivis muda Merangin, Taufik turut kecewa. Ia juga mendukung tranparansi, namun
“Pesan saya cuma satu, pansus jangan main mata,” katanya. (Irw)
Sumber: Dinamikajambi.com