Diduga Ada Bandit-Bandit Terlibat Pemadaman Listrik PLN Ranting S. Penuh

Berita Kerinci, Kerincitime.co.id – Istilah “bandit-bandit” memang agak menyeramkan, dan memang tepat dijadikan tema tulisan ini terkait bebasnya pemadaman yang tidak ada penjelasan akurat dari pihak PLN Ranting Sungai Penuh.

Usut punya usut, di kabarkan ada banyak bandit-bandit yang gentanyangan di dunia PLN tersebut, bayangkan pemadaman listrik yang tidak masuk akal di bumi sakti alam kerinci dan kota sakti ini, menjadikan momok tersendiri bagi warganya.

Pertanyaan besar adalah ada apa dengan PLN ranting sungai penuh? Ternyata setiap jampemadamanan bandit – bandit tersebut mengumpulkan pundi uang mencapai pulahan juta rupiah, dan ini sudah terjadi sejak lama sekali dan tidak ada solusi untuk negeri sekepal tanah surga ini.

Sepertinya telah terjadi penjajahan kelistrikan di sini, lantas kenapa banyak orang-orang kuat, orang-orang pintar diam dan tidak ada rekasi sama sekali dengan kondisi ini, sepertinya ikut alur permainan hingga nanti entah kapan.

Sampai menuggu bandit-bandit sadar akan kesalahan mereka, atau kita yang tetap setia menikmati pemadaman abadi.

Mengutip yang di tuliskan di kompasiana  membahas tentang langkah Jokowi memikirkan listrik indoensia “Politik Bukanlah Sekedar Soal Kekuasaan, tapi soal keseharian rakyat yang nyata di depan matanya”

Adagium politik Jokowi sebenarnya adalah “penyederhanaan persoalan-persoalan politik”, ia membawa politik bukan lagi menjadi “persaingan dewa dewa langit, tapi menjadi ‘persoalan keseharian’, keterlibatan rakyat, partisipasi rakyat, kejelasan dan paparan yang terbuka soal persoalan persoalan yang membawa dampak ke masyarakat luas, selalu jadi perhatian utamanya.

Kadang banyak orang menganggap Jokowi ini terlalu sederhana, tapi ya memang dia amat sederhana sehingga karena sikapnya yang simpel itu justru membuat banyak politisi politisi yang ditunggangi pengusaha berjiwa bandit malah tergusur dengan cara yang manis. Jokowi harus menghadapi banyak area area yang sudah dikuasai banyak mafia, seperti mafia ikan (pencurian besar besaran ikan), mafia pangan (yang menguasai jalur pangan dan tetap menjadikan pangan amat mahal lewat kuasa kartel) sampai pada mafia listrik (dimana proyek proyek listrik dikuasai untuk tetap jadi mahal dan tidak berpihak pada rakyat).

Jokowi memberikan perhatian yang amat tinggi pada soal Listrik. Berbeda dengan SBY yang di masa lalu mengobar ngobarkan semangat “Hemat Listrik”, Jokowi malah menekankan bukan penghematan, tapi guyuran listrik ke banyak wilayah bisa memajukan ekonomi, memajukan kecerdasan anak bangsa, bisa memperkuat tugas-tugas negara dalam amanat konstitusi, inilah yang ditekankan Jokowi bahkan sejak awal kampanye politiknya di tahun 2014. (ist)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Berita Terkait By Google News

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful