HOT NEWSKerinciPendidikanSungai Penuh

Heboh di Medsos, Oknum Dosen di Kerinci Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Belasan Mahasiswinya

Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Sejak tiga hari terakhir, Bumi Sakti Alam Kerinci dihebohkan di Media Sosial (Medsos) terkait soal ada oknum dosen di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Sungai Penuh.

Oknum dosen inisial M dihebohkan melakukan pelecehan seksual terhadap belasan Mahasiswinya.

Berselang beberapa jam hingga hari ini, di media online pun menjadi hangat diberitakan.

Berawal dari postingan di akun Fernandes Saputra yang dibagikan di Grup Facebook Aliansi Bumi Kerinci Depati IV Alam Kerinci.

Kemudian postingan akun Facebook Winda Liwana Sundari dibagikan di grup kerinci hilir bersatu.

Hingga hari ini Sabtu 23/01/2021 masyarakat sibuk membicarakan kebenaran berita dan informasi terhadap oknum dosen berinisial M tersebut.

Baca juga:  Sudah Tidak Diakui Depati 4 Alam Kerinci, Ujung Kerajaan Pagaruyung Malah Ikut Campur Urusan Adat

Harmo Karimi Ketua Alinasi Bumi Kerinci didampingi Pembina Efendi mengungkapkan bahwa persoalan ini harus segera disikapi, pihak kampus harus dan diungkap kebenarannya.

Harmo Karimi siap membantu membongkar persoalan tersebut, dan mendukung pihak penegak hukum untuk mengungkapkan.
“Postingan akun Facebook Fernades dibagikan di grup Aliansi Bumi Kerinci Depati IV Alam Kerinci, grup itu kita yang buat, dan kita siap bantu korban untuk menggunakannya” tegas Harmo Karimi Ketua Aliansi Bumi Kerinci.

Kasat Reskrim Polres Kerinci Edi Mardi saat dikonfirmasi mengaku belum ada laporan terkait persoalan tersebut.

“Sampai sekarang belum ada laporan dan sumber tidak jelas” ungkap Edi Mardi.

Sementara itu Rektor IAIN Kerinci Dr. Sonafist saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya akan memanggil pihak dosen tersebut Senin, dan akan dilanjutkan dengan sidang etik.

Baca juga:  Mantan Wali Kota Sungai Penuh Tutup Usia

“persoalan hukum kita serahkan ke pihak penegak hukum, secara internal kampus kita sikapi serius, Senin kita rapat mengahdirkan dosen bersangkutan, dan kita akan lanjutkan ke sidang etik, agar jelas salah dan benarnya” ungkap Rektor singkat. (Ega/Red)

 

 

Show More
Back to top button
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
>