
Kerincitime.co.id— Dugaan peredaran rokok ilegal merek Marllong dan Westbro di Kerinci dan Sungai Penuh kembali mencuat. Namun, saat dikonfirmasi Kerinci Time, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., memilih bungkam.
Diamnya aparat memunculkan pertanyaan: sudah sejauh mana penyelidikan dilakukan? Siapa pemasoknya dan siapa pemain di belakangnya?
Nama berinisial DK dan VK turut disebut dalam informasi yang beredar. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses hukum dan pihak yang disebut berhak memberikan klarifikasi.
Publik tidak butuh sekadar diam.
Jika ilegal, tindak. Jika ada jaringan, bongkar. Jika ada pemain besar, jangan tutup mata.
Kini pertanyaannya: Kapolres Kerinci bungkam karena belum ada tindakan, atau ada sesuatu yang sedang ditutupi?.
Kirim 4 Utusan
Tidak adanya jawaban klarifikasi dari Kapolres Kerinci dan memilih bungkam, ternyata diam-diam mengirim utusan untuk menemui Wartawan media ini.
Ada 4 orang utusan, 2 Diantaranya adalah diduga pengusaha rokok Illegal, “saya didatangi 4 orang menggunakan kendaraan roda empat, satu orang yang turun dari mobil, didalam ada lagi orangnya” ungkap isbal wartawan kerincitime.co.id. (Bal)





