Berita Kerinci, Kerincitime.co.id – Pasca Kabupaten Kerinci mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Jambi atas Laporan Keuangan Pemeritahan Daerah (LKPD) Tahun anggaran 2014. Masih menjadi sorotan. Sebab pemerian Opini WTP oleh BPK ke Kabupaten Kerinci dinilai tidak layak ditengah persoalan aset dan dugaan korusi di setiap SKPD di Pemkab Kerinci.
Meskipun Pemkab Kerinci medapat WTP namun tidak menjamin tidak ada korupsi. “Malahan opini WTP dari BPK ini justru diduga menutup adanya penyimpangan dalam pengelola anggaran,“ tegasnya Forum LSM Kerinci Bersatu Maulana.
Ia menilai pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi kepada kabupaten Kerinci beberapa hari lalu dinilai tidak rasional.
Pasalnya persoalan aset dinilai belum tuntas, belum lagi banyak dugaan kasus korupsi di setiap SKPD, karena itu tidak perlu semua SKPD eforia meneriam WTP ini, dan ia meminta kepada warga Kerinci agar lebih ketat lagi melakukan pengawasan kepada BPK dan tidak bangga dengan prestasi WTP yang diraih oleh Kerinci.
“Karena bukan rahasia umum, saat ini ada kecurigaan ada jual beli opini audit untuk menutup korupsi pemda” katanya.(ton)
he.hehe.