Kerincitime.co.id, Kerinci – Jalan provinsi yang menghubungkan Kerinci dan Merangin sudah mulai rusak. Padahal, jalan yang dibangun menggunakan dana APBD Provinsi, baru beberapa pekan dikerjakan rekanan. Sekarang ini bahkan masih dalam tahap pengerjaan.
“Hasil kerja rekanan tidak memuaskan. Lihat saja aspal jalan yang baru dipasang sudah mulai terkelupas dan retak-retak dibeberapa titik,” kata Edi Tanjung, warga Desa Pengasi Lama, Kecamatan Batang Merangin, Kamis (31/10).
Warga ini menjelaskan, selain sudah retak dan terkelupas dibeberapa titik, ia berharap pihak terkait mengecek ke lapangan. Meskipun belum rampung dan masih dalam tahap pengerjaan, kualitas proyek sangat rendah.
“Baru dibangun sudah hancur. Apalagi jika sudah sebulan dan beberapa tahun mendatang. Kita minta rekanan untuk memperbaiki lagi bagian yang sudah rusak itu,” katanya.
Meski Edi bukan ahli kontruksi jalan, dari kasat mata ia menyangsikan kualitas proyek pengaspalan jalan provinsi ini.
Ia berharap Pemprov Jambi khususnya Dinas PU Jambi dan pihak terkait, ketat mengawasi pengerjaan ini. Sehingga pekerjaan di lapangan tidak semena-mena dilakukan kontraktor pelaksana.
“Inikan uang rakyat, kalau tidak diawasi dengan ketat kontraktor seenaknya bekerja. Rakyat yang menjadi korban,” ujarnya lagi.
Sebelumnya, Kadis PU Jambi Ivan Wirata berharap rekanan yang mengerjakan jalan provinsi benar-benar melaksanakan pekerjaan sesuai standar.
“Masyarakat sudah sangat lama memimpikan jalan ini bagus. Semasa kepemimpinan Gubernur Hasan Basri Agus, baru terlaksana. Untuk itu kami minta kepada rekanan, untuk benar- benar bekerja sesuai aturan,” pungkasnya. (TRIBUNJAMBI.COM)