Korban Kebakaran Minta Polisi Usut Aliran Dana Bantuan di Rekening BRI yang Tidak Jelas

Kerincitime.co.id, Berita Sungai Penuh – Korban Bencana Alam Kebakaran Pasar Baru Kota Sungai Penuh minta polisi usut dugaan penyimpangan aliran dana Bantuan untuk korban kebakaran yang masuk ke Rekening BRI atas nama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi.
Sebab dana yang masuk ke rekening tersebut tidak jelas dikemanakan, padahal dana tersebut merupakan dana bantuan yang di salurkan oleh warga.
“bantuan masyarakat melalui rekening BRI atas nama BPBD tidak jelas dikemanakan oleh pihak BPBD, karena itu kita minta pihak polisi untuk mengusutnya” ungkap Tomi salah seorang warga perwakilan dari korban kebakaran Pasar Baru Sungai Penuh.
Untuk diketahui bahwa lebih setahun pasca kebakaran Pasar Baru Sungai Penuh pada Januari 2018, lebih dari tiga puluh orang korban yang rumahnya habis terbakar tapi belum pernah sama sekali menerima bantuan dari pemerintah khususnya dari pihak BPBD Sungai Penuh.
“kami ke polres kerinci Jumat pagi 15 februari 2019 jam 09.00 wib untuk menyampaikan surat laporan mempertanyakan aliran dana untuk korban kebakaran” ungkapnya.
Ia mengaku sudah menyerahkan surat laporan ke Polres Kerinci dengan tembusan Kejari Sungai Penuh, Inspektorat hingga KPK.
Penulis : Soni Yoner