Masyarakat Sudah Jenuh dan Apastis Nyoblos Di Pilkada, Ada Apa?

Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Salah satu penyebab partisipasi masyarakat untuk nyoblos pada pilkada adalah karena masyarakat jenuh dan apatis berpartisipasi dalam pesta rakyat tersebut.

Kejenuhan terjadi karena masyarakat selama ini kurang merasakan hasil pembangunan, sikap apatis itu terjadi karena pengalaman yang dirasakan publik selama ini bahwa siapapun yang terpilih dalam pilkada tidak akan membawa perubahan berarti untuk kehidupan mereka.

Bukan itu saja kepala daerah menyampaikan janji, tetapi setelah terpilih lupa dan bahkan justru mengeluarkan kebijakan yang merugikan masyarakat. Alasan lain, calon kepala daerah itu tidak sesuai dengan kriteria. “inilah membuat masyarakat apatis” ungkap Syafri warga Kerinci.

Untuk di Kabupaten Kerinci ada dua Calon Bupati dari Incumbent yakni Adirozal Bupati dan Zainal Abidin Wakil Bupati, pada pilkada 2018 ini keduanya maju menjadi calon Bupati, lantas melihat fenomena kejenuhan dan apatisnya masyarakat untuk nyoblos atau menggunakan hak suaranya terhadap calon dari incumbent yakni Adirozal dan Zainal Abidin tentu memiliki pengaruh yang cukup besar.

Apa lagi selama keduanya memimpin Kerinci tidak dirasakan manfaatnya terhadap masyarakat, kemudian ada banyak janji dan yang tidak di tepati baik itu janji Adirozal maupun janji Zainal Abidin terhadap masyarakat Kerinci.

“masyarakat bisa menilai kenyataannya, apakah selama ini masyarakat merasakan mafaat dari pemimpinnya atau tidak, serta ada banyak janji yang tidak di tepati oleh keduanya, nanti kita akan kupas dan bongar satu-persatu janji Adirozal dan Zainal yang tidak ditepatinya” ungkap Syafri kepada kerincitime.co.id. (ega)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Berita Terkait By Google News