HukumInternasional

Mirip Kasus Reynhard Sinaga, Nyamar Jadi Cowok, Perempuan Ini Cabuli 50 Gadis

Kerincitime.co.id, Berita London – Belum lagi tuntas kasus Reynhard Sinaga, predator sex di Inggris asal Indonesia, muncul lagi kasus serupa yang melibatkan perempuan 21 tahun. Adalah Gemma Watts, perempuan dewasa yang menyamar menjadi cowok muda usia 16 tahun. Penyuka sesama jenis ini telah mencabuli sekitar 50 gadis remaja.

Dikutip dari laman dailymail.co.uk, kasus ini menggemparkan Inggris setelah kasus pemerkosaan yang dilakukan Reynhard Sinaga. Gemma Watts (21), akhirnya divonis delapan tahun penjara untuk 7 kasus pencabulan dengan korban usia 13 – 16 tahun, di Pengadilan Winchester Crown, London, Inggris, Jumat (10/1/2020).

Dari persidangan terungkap bahwa Watts menyamar jadi cowok remaja usia 16 tahun dengan nama samaran Jake Waton. Dengan rambut disanggul dan ditutupi topi, Watts mencari korbannya lewat jejaring media sosial Snapchat, Instagram dan Whatsapp.

Baca juga:  Diduga Lakukan Penipuan Ratusan Juta, Ari Mantan Ajudan Fachrori Terancam Dilaporkan

Di akun itu, ia memposting foto-fotonya yang bergaya cowok keren sedang bermain skateboard dan lain-lain. Begitu ada korban yang tertarik, ia akan memburu “mengejar” korban itu. Berikutnya korban dibujuk rayu hingga akhirnya Watts bertukar foto-foto intim dengan korban.

Setelah ada korban yang “lengket”, Watts menghubungi sebelum akhirnya menemui langsung para korban. Selain itu, Watts juga mengajak korban ke rumahnya. Di dalam kamarnya, perempuan usia 21 ini mengibuli korban ketika korban menanyakan kenapa kamarnya dicat warna merah muda. Kata pelaku, itu adalah kamar sepupunya.

Polisi akhirnya berhasil membongkar identitas Watts yang sebenarnya. Cowok jadi-jadian itu ternyata pernah memiliki karir sepakbola yang menjanjikan. Kini ia dipenjara setelah mengaku bersalah atas tujuh tuduhan termasuk penyerangan dengan penetrasi, penyerangan seksual dan perawatan.

Baca juga:  13 ASN Provinsi Bakal Direhabilitas Terkait Positif Narkoba

Jaksa Barnaby Shaw mengatakan Watts mahir memanipulasi orang-orang dan terus-menerus.

“Para korban tidak menyetujui aktivitas seksual karena mereka ditipu bahwa Gemma Watts adalah seorang anak laki-laki,” terang Jaksa.

Watts dijerat karena mengaku bersalah telah berhubungan dengan empat gadis ; 1 korban usia 13 tahun dari Hampshire, dua usia 14 tahun dan 1 usia 16 tahun dari Surrey, Plymouth dan West Midlands.

Salah satu korban remajanya, mengaku kaget ketika polisi mengungkap identitas Watts yang sebenarnya.

“Ketika polisi memberi tahu saya bahwa Jake sebenarnya bernama Gemma, saya pikir ini tidak benar-benar nyata,” ungkap seorang korban Watts.

Dia mengatakan bahwa dia telah melukai diri sendiri dan mempertimbangkan untuk bunuh diri sejak itu. “Dia ada di kepalaku,” tambahnya. (*/irw)

Tags
[nug_data_corona data="indonesia" provinsi="Jambi" style="card"]

Related Articles

Back to top button
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
>

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close