HOT NEWSSungai Penuh

Proyek Disnakan Dinilai Mubazir

Kerincitime.co.id, Sungai Penuh – Kendati niat baik pemerintah dalam pemberdayaan anggota kelompok tani melalui pemberdayaan ikan, sepertinya belum berjalan optimal. Pasalnya, beberapa kolam yang dibangun melalui kelompok tani tersebut tidak difungsikan secara maksimal. Bahkan sebagian kolam yang telah dibangun itu, mengalami kerusakan dan retak dibagian dasar.

Salah satu kecamatan yang mengalami kondisi ini adalah Kecamatan Hamparan Rawang. Hampir semua kolam yang dibangun tersebut tanpa diisi bibit ikan. Kondisi ini dinilai beberapa kalangan mubazir dan tidak bermanfaat bagi warga masyarakat.

Menurut keterangan Kadis Perternakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh Ir. Ediyanto membenarkan bahwa kondisi ini terjadi dikarenakan kurangnya kesadaran masing-masing kelompok dalam mengelola kolam.

Baca juga:  Alasan Keluarga Menolak DEJ Maju Di Pilwako 2020 Sungai Penuh, Netizen "Kami Hormat Dan Salut"

“Padahal melalui dana dari pemerintah kita sudah membangun kolam untuk dikembangkan melalui kelompok tani,dengan tujuan untuk pemberdayaan anggota kelompok tani agar dapat memberikan konstribusi terhadap kelompoknya masing-masing, sementara hal ini terdapat beberapa kendala, sehingga kami dari dinas membentuk tim untuk melakukan cros cek kelapangan,”terang Edi.

Untuk kedepan lanjutnya, pihaknya akan meningkatkan pengawasan dilapangan untuk meninjau langsung kelokasi kelompok yang mendapat bantuan tersebut. “Baik itu soal bantuan pemberdayaan ikan, maupun ternak sapi yang telah dibagikan kepada masing-masing kelompok pengawasan akan kami tingkatkan,” tukasnya. (rori)

 

Tags

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close