JambiNasional

Puncak Arus Mudik H-5

Kerincitime.co.id, JambiPUNCAK arus mudik di Provinsi Jambi diprediksi mencapai puncaknya pada H-5 dan H-4 atau pada tanggal 3 dan 4 Agustus ini.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Benhard Panjaitan kepada wartawan mengatakan minggu ini volume pemudik di Jambi bakal mengalami peningkatan.
“Mulai minggu ini, puncaknya H-5 dan H-4 ini,” kata Benhard seusai pencanangan angkutan Lebaran 2013 di Terminal Alam Barajo, Kamis (1/8).
Sebanyak 210 ribu pemudik diprediksi melakukan mudik yakni H-7 sampai H+7 Lebaran. Dan sebanyak 157 ribu penumpang diprediksi bakal menggunakan jalur darat.
“Untuk armada sudah kita siapkan 1.060 armada terdiri dari AKDP, dan AKAP. Kapal 28 armada, pesawat 15 pesawat setiap hari. Total H-7 sampai H+7 ada 232 pesawat,” kata Benhard.
Pada musim mudik Lebaran tahun 2013 ini diprediksi terjadi kenaikan pemudik. Data dari Dinas Perhubungan Provinsi Jambi kenaikan ini yakni angkutan jalan naik 7-10 persen, angkutan sungai 4-6 persen, angkutan laut 4-7 persen dan angkutan udara 10-15 persen.
Upaya yang dilakukan untuk keselamatan pemudik Lebaran tahun ini khususnya yang menggunakan transportasi darat, Dishub Provinsi Jambi bilang Benhard telah melakukan pengecekan kelayakan kendaraan, dari pengecekan yang dilakukan ditemukan sebanyak 23 armada dinyatakan tidak layak. “Kendaraan yang tidak layak tidak kita berangkatkan,” kata Benhard.
Pada pencanangan angkutan Lebaran yang dihadiri oleh Wali Kota Jambi Bambang Priyanto dan Asisten II Setda Provinsi Jambi Havis Husaini kemarin juga dilakukan pengecekan kesehatan dan juga tes urine sopir bus.
“Untuk keselamatan lakukan cek kendaraan dan tes kesehatan para sopir, kalau kendaraan tidak layak tidak kita berangkatkan. Kita juga kerjasama dengan kepolisian lakukan cek urine dan kesehatan kalau tidak sehat tidak diberangkatkan,” katanya.
Sopir yang kedapatan yang positif narkoba menurut Benhard selain dilarang menyetir juga bakal diserahkan ke pihak berwajib. “Kalau ketahuan positif narkoba diserahkan ke kepolisian,” ujarnya. Benhard bilang satu armada bus angkutan Lebaran juga mesti menyediakan sopir cadangan.
Pada arus mudik kali ini Dishub Provinsi juga mengeluarkan larangan untuk truk CPO dan Batubara beroperasi terhitung sejak H-7 sampai H+7 Lebaran. “Sesuai edaran Dirjen Pehubungan Darat dan ditindaklanjuti melalui surat gubernur truk CPO dan Batubara larang beroperasi, kita stop,” kata Benhard.
Jembatan timbang di Provinsi Jambi juga bakal berhenti beroperasi. “Jembatan timbang kita fungsikan untuk rest area,” kata Benhard.(TRIBUNJAMBI.COM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button