HOT NEWSHukumKerinci

Hati-Hati Kerinci Terjadi Pesekongkolan Cukong Dengan Calon Bupati

Hati-Hati Kerinci Terjadi Pesekongkolan Cukong Dengan Calon BupatiKerincitime.co.id, Berita – Masyarakat Kerinci harus berhati-hati dalam memilih Calon Bupati Kerinci tanggal 27 Juni 2018 mendatang sebab pasangan calon Bupati Kerinci butuh dana puluhan miliar untuk bisa memenangkan Pilkada ini, berbagai cara ambisi sang calon Bupati akan dilakukan termasuk mencari dana dari sponsor-sponsor dari luar kerinci, parahnya lagi adalah cukong-cukong yang siap memberikan berapapun kebutuhan dengan aturan yang sudah diatur.

Di jakarta begitu banyak cukong yang siap untuk memberikan sponsor, tapi Kerinci akan tergadai selama 5 tahun kedepan.

“karena itu kita harus hati-hati memilih calon Bupati Kerinci saat ini, jangan sampai calon yang kita pilih memiliki banyak hutan dan dapat bantuan dari Cukong yang pada akhirnya kerinci tergadaikan” ungkap Sayfri aktifis kerinci kepada  Kerincitime.co.id.

Peringatan yang disampaikan oleh Syafri ini adalah salah satu kenyataan masalah yang membelit di banyak Daerah di Indonesia saat ini. Komplotan atau persekongkolan antara cukong, pejabat korup dan petulang politik (politisi, aktivis, intelektual, advokat dan jurnalis) adalah kekuatan yang terdepan merusak kita secara lahir dan batin.

Untuk diketahui bahwa karakternya dalam berbisnis yang sangat bergantung kepada jaminan dan campur tangan pemerintah, maka para kapitalis yang bertindak sebagai cukong tersebut harus terus membina para pejabat pemerintah atau calon pejabat dan penegak hukum untuk menjadi kacung dan jongosnya dalam meng-create atau mengamankan projek projek dengan jaminan negara, atau mengeluarkan izin untuk penguasaan tanah dan sumber daya alam. “Kapitalis cukong” hanya bertujuan mengakumulasi keuntungan dan kekayaan, namun tak akan punya keberanian dalam membangun inovasi dan industri.

Jika itu terjadi maka cukong adalah pengganti fungsi dan kekuasaan dari seorang pejabat Bupati, di era demokrasi yang berbiaya politik mahal seperti saat ini, para cukong sangat berkuasa dalam menentukan pemenang setiap Pilkada.

Suara rakyat ditentukan oleh keinginan cukong. Jika cukong menghendaki, maka seluruh opini dapat dibeli dan direkayasa untuk membentuk kesadaran rakyat untuk mendukung dan memilih kandidatnya si cukong. Lalu, setelah terpilih Kepala Daerah, maka seluruh kebijakan akan dikendalikan sepenuhnya oleh para cukong, termasuk penentuan siapa yang menjadi  pejabat.

Bahkan ada akun Facebook Juliana ci yang meposting cerita tentang cukong, terlepas benar atau tidak maka perlu kita berhati-hati memilih calon Bupati kita Untuk Kerinci kedepan. (ega)

Hati-Hati Kerinci Terjadi Pesekongkolan Cukong Dengan Calon Bupati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button