
Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Aktifitas Hutan merajalela di Desa Talang kemulun Sanggaran Agung Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci, diperkirakan ratusan hektar Hutan sudah habis di rambah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Informasi yang dihimpun kerincitime.co.id, bahwa aktifitas permabahan hutan di wilayah itu sudah terjadi puluhan tahun, dan itu sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat setempat, namun sayangnya belum ada tindakan tegas dari aparat hukum untuk menghentikan aktifitas illegal tersebut.
Menurut sumber kerincitime.co.id setiap hari kayu keluar dari hutan mencapai 8 kubik, untuk setiap minggu bisa mencapai 50 kubik, bayangkan jika setiap bulan dan puluhan tahun, kondisi ini sangat dikhawatirkan oleh warga sekitar, sebab jika ada curah hujan tinggi bukit-bukit itu bisa saja runtuh dan banjir bandang serta longsor.
Masih dari sumber kerincitime.co.id bahwa di Hutan Desa Talang Kemulun ada lebih dari 30 Chain Saw, kebanyakan pekerja dari luar desa Talang Kemulun, setiap satu bos kayu membawa 3 hingga 5 orang pekerja. “ratusan hektar sudah habis, sudah gundul di dalam, kami khawatir, nunggu runtuh saja itu bukit, ada lebih 30 chain saw di hutan, pekerjanya ada dari luar desa kebanyakan” ungkapnya.
Bukan itu saja, ia mengungkapkan ada permainan, dan dugaan backing dari aparat hukum terhadap aktifitas illegal tersebut, karena itu selalu aman dan tidak ada penangkapan, “kayu keluar dari hutan melewati kantor penegak hukum yang ada di kecamatan, tapi aman saja” ungkapnya. (ega/jia)