Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Dirilisnya hasil survey Idea Institut yang menempatkan Monadi-Edison di posisi terakhir pada Pilkada Kerinci, ternyata tidak membuat simpatisan nomor urut satu tersebut berkurang.
Malah, saat ini simpatisan Monadi-Edison semakin percaya diri bisa memenangi Pilkada Kerinci. Mereka minilai, saat ini lawan ketakutan dengan populeritas Monadi-Edison, sehingga sengaja menempatkan pasangan Monadi-Edison di urutan terakhir.
“Kita semakin optimis memenangkan Pilkada Kerinci. Apalagi dari hasil survey internal, Monadi-Edison masih unggul telak dibanding dua kandidat lainnya,” kata Mario, LO Tim Monadi-Edison.
Dalam rilis yang dikeluarkan salah satu lembaga survey lanjutnya, di beberapa wilayah terutama di hilir, pasangan Monadi-Edison hanya memperoleh suara beberapa persen saja. Sedangkan salah satu kandidat, suaranya diangkat sampai 80 persen ke atas. Padahal, kenyataannya di hilir, Monadi-Edison bersaing ketat dengan ZA di Hilir.
“Kalau di Mudik dan Tengah sudah jelas siapa pemenangnya. Monadi-Edisin masih terlalu tangguh. Demikian juga di hilir, Monadi-Za masih bersaing ketat. Malah ada desa atau kecamatan di hilir yang akan dimenangkan oleh Monadi,” tegasnya.
Keunggulan Monadi tambahnya, yakni adanya dukungan yang merata dari setiap wilayah. “Kita tidak pernah mengkotak-kotakkan Kerinci, sehingga dukungan untuk kita meratas,”tambahnya.
Namun demikian, Mario mengakui selama ini memang ada upaya pelemahan terhadap pasangan Monadi-Edison melalui survey yang tidak jelas dan memihak salah satu calon. “Upaya itu selalu bisa kita bendung,karena massa kita di desa-desa adalah massa fanatik, yang tidak bisa dipengaruhi isu murahan seperti itu,” ungkap Mario.
Ketua Sahabat Monadi, Johan, mengimbau kepada simpatisan Monadi, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu politik yang sengaja dihembuskan oleh pihak lawan. “Perjuangan kita tinggal selangkah lagi. Untuk itu mari kita satukan tekat untuk memenangkan Monadi-Edison,” imbaunya.
Sementara Jafar Ahmad Direktur Idea Institut, mengaku survey yang mereka lakukan menggunakan metode yang jelas dan sangat ilmiah. “Kami membuka diri untuk diaudit. InsyaAllah sejauh ini kami sudah melakukan banyak sekali survei. Dan, kami istiqomah menjalankan sesuai metodologi. Tudingan semacam itu sudah kami terima sebanyak jumlah survei yang kami lakukan,”pungkas Jafar. (tim)