Kerinci

2 Penjaga Penginapan PTPN 6 Kayu Aro Diberhentikan

Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Manager PTPN 6 KayuAro Heri Kurniawan dengan tegas melakukan pemberhentian terhadap 2 orang penjaga Penginapan (Homestay Guest House) milik PTPN 6 Kayu Aro yakni Nuraini alias Bude dan suaminya lelek pasca ditangkapnya dua warga yang bukan suami istri sepekan lalu.

Heri mengaku geram, sebab ia baru 2 bulan menjabat sebagai maneger di PTPN 6 Kayu Aro itu, “saya telah lakukan pemecatan terhadap kelalaian dua penjaga suami isteri itu, saat ancaman Corona penginapan tutup malah diam – diam beroperasi” katanya geram.

“Paling benci saya mendengar ada tudingan miring, bahwa kamar penginapan dilokasi PTPN 6 sebagai ajang tempat mesum ataupun perselingkuhan,”tandas Heri Sabtu 11/04/2020 sekitar pukul 10:00 WIB.

Baca juga:  Satgas TMMD Gelar Sunatan Massal

Sebelumnya, kejadian Anton ketauan bawa kabur semalam bersama istri orang di penginapan milik Perusahaan Perkebunan Teh PTPN 6 Kayu Aro sebelahan pabrik teh, muka Anton (40) bonyok digebuk oleh pihak keluarga wanita selingkuhannya, Senin pagi 6/4/2020 sekitar pukul 09:30 WIB.

Usai kejadian heboh dibicarakan dan mencuat diberbagai Media Online, Penginapan dikelola oleh 3 (tiga) orang pengurus Kopeasi TPPN 6 Kayuaro yaitu, Jon Toni (ketua Koperasi), Arnol (Sekretaris) dan Seregar (bendahara), menuai sorotan miring sebagai ajang tempat mesum.

Padahal perintah penutupan Penginapan Hostey Guest House dengan Memo nomor: M-02/ Aro/III/2020, meminta kepada pengurus Koperasi Aroma Pecco, segera menutup dan menolak tamu guna mencegah penularan Covid19, tertanggal 14 Maret 2020, ditanda tangani langsung oleh Heri Kurniawan,SP.

Baca juga:  Prada Yogi Menghimbau Agar Warga Selalu Patuhi Protokol Kesehatan

Ditindaklanjuti Memo Manager, Pengurus Kopkar Aroma Pecco tertanggal 14 Maret 2020, memerintahkan dan menempelkan di setiap kamar larangan menerima tamu, namun tidak diindahkan.

Atas keteledoran dua orang penjaga Nuraini beserta suaminya itu, pihak pengurus Koperasi Aroma Pecco mengeluarkan surat pemberhentian, tertanggal 7 April 2020, karena telah melanggar tata tertib Guest House menerima tamu inap dan malah bukan suami isteri. (red)

Tags

Related Articles

Back to top button
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
>
Close
Close