
PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA KERINCI MENJADI INDUSTRI EKONOMI KREATIF
BERAWAL DARI KERAJINAN ANYAMAN BAMBU RUMAHAN ANGGOTA
Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, merupakan daerah yang tidak hanya
dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga kekayaan warisan budaya yang adiluhung.
Di tengah kesibukan mendampingi suami bertugas di wilayah Kodim 0417/Kerinci, terdapat dedikasi tinggi untuk melestarikan tradisi leluhur melalui
pemberdayaan potensi lokal.
Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Tanah Cogok, memiliki karakteristik geografis yang mendukung tumbuhnya tanaman bambu secara melimpah.
Keberlimpahan sumber daya alam ini menjadi inspirasi utama bagi Ny. Dela Doni Afrianto untuk menyulap material mentah menjadi barang bernilai seni tinggi.
Pendirian UMKM Kerajinan Tudung Anyaman Bambu ini didorong oleh keinginan kuat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga prajurit serta kesejahteraan masyarakat sekitar.
Lebih jauh lagi, inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia dengan menjaga identitas
budaya lokal agar tetap eksis dan kompetitif di era modern.
Artikel ini menggambarkan, memaparkan, dan memberikan penjelasan secara sistematis mengenai fakta-fakta serta karakteristik dari objek secara akurat.
Dalam konteks nya mendeskripsikan proses produksi, peran organisasional, serta dampak sosial-ekonomi dari UMKM Kerajinan Bambu Persit KCK Cabang XXV Dim 0417 berdasarkan realita di lapangan.
UMKM ini berfokus pada pembuatan tudung saji dan kerajinan tangan lainnya
dengan bahan dasar bambu pilihan. Proses produksinya mengedepankan ketelitian, mulai dari pemilihan batang bambu, penyayatan bilah hingga tipis, hingga proses penganyaman yang membutuhkan kesabaran ekstra.
Produk yang dihasilkan mencerminkan perpaduan antara ketangguhan istri prajurit dan kehalusan estetika seni tradisional.
Keberhasilan UMKM ini tidak lepas dari dukungan struktural Ketua Persit KCK
Cabang XXV Dim 0417 dan Dandim 0417 sebagai Pembina. Beliau berperan aktif
dalam memberikan motivasi agar anggota Persit mampu bertransformasi dari konsumen menjadi produsen yang mandiri.
Dukungan nyata tersebut diimplementasikan melalui pembinaan berkala serta bantuan promosi produk, baik di lingkungan internal organisasi maupun pasar yang lebih luas.
Melalui pemberdayaan di Desa Bunga Tanjung, UMKM ini menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
Dengan memanfaatkan potensi lokal yang sebelumnya belum tergarap maksimal, kegiatan ini membantu memperkuat fondasi ekonomi keluarga dan organisasi, sejalan dengan prinsip bahwa kemandirian ekonomi adalah pilar ketahanan nasional.
Sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif, kerajinan anyaman bambu ini
memberikan nilai tambah (value added) pada sumber daya alam melalui inovasi dan kreativitas. Produk ini menjadi simbol identitas budaya Kerinci yang siap bersaing secara nasional, membuktikan bahwa produk lokal dari desa mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui orisinalitas dan kualitas yang halus serta kuat.
Saat ini, UMKM Kerajinan Bambu Ny. Doni tengah melakukan persiapan matang untuk mengikuti ajang bergengsi Persit Bisa. Produk tudung anyaman bambu dipilih sebagai produk unggulan yang mewakili Koorcab Rem 042 PD XX/Tuanku Imam Bonjol. Partisipasi ini merupakan peluang besar untuk
mempromosikan karya hebat dari Kabupaten Kerinci ke panggung nasional dan membuktikan kualitas daya saing anggota Persit di bidang kewirausahaan.
UMKM Kerajinan Bambu yang digerakkan oleh Ny. Dela Doni Afrianto merupakan wujud nyata dedikasi istri prajurit dalam melestarikan budaya lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Berkat dukungan penuh dari Pembina dan Ketua Persit KCK Cabang XXV Dim 0417, UMKM ini berhasil mengolah melimpahnya bambu di Desa Bunga Tanjung menjadi produk seni bernilai
ekonomi tinggi.
Kehadiran UMKM ini tidak hanya memperkuat ekonomi keluarga dan
masyarakat daerah, tetapi juga memperkaya khazanah ekonomi kreatif Indonesia.
Melalui persiapan menuju ajang “Persit Bisa”, diharapkan produk orisinal Kerinci ini dapat dikenal luas sebagai ikon kebanggaan yang membawa nama baik satuan di tingkat nasional. (Ist)





