
Menu MBG di SD Pertiwi Dinilai Tidak Memenuhi Standar Gizi
Kerincitime.co.id, Berita Sungai Penuh – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, pelaksanaan program di SD Pertiwi Sungai Penuh, yang berlokasi di wilayah Sungai Penuh, menjadi perhatian publik.
Berdasarkan menu yang dibagikan hari ini, siswa menerima dua butir telur, beberapa potong nugget goreng, kacang campur dalam plastik kecil, serta makanan ringan tanpa label dan tanpa keterangan komposisi yang jelas. Menu tersebut dinilai belum mencerminkan standar gizi seimbang yang menjadi tujuan utama program MBG.
Selain minimnya variasi sayur dan buah segar, keberadaan makanan tanpa label memunculkan pertanyaan serius terkait keamanan pangan dan transparansi pengadaan. Program yang seharusnya menjadi instrumen peningkatan kualitas kesehatan anak justru dikhawatirkan berjalan tanpa pengawasan ketat terhadap mutu dan nilai gizi.
Publik mempertanyakan apakah menu tersebut telah melalui kajian ahli gizi serta mekanisme kontrol kualitas yang memadai. Jika alokasi anggaran per siswa per hari telah ditetapkan, maka komposisi dan kualitas makanan semestinya dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana terkait standar menu dan sumber pengadaan makanan. Masyarakat mendesak evaluasi menyeluruh agar program yang menyasar masa depan generasi muda ini tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi benar-benar memenuhi hak dasar anak atas asupan gizi yang layak. (Bal)





