
Warga Keluhkan Belum Bisa Klaim BPJS Desember 2025
Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh
Kerincitime.co.id., Berita Sungai Penuh – RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh menjadi sorotan masyarakat setelah klaim BPJS Kesehatan untuk bulan Desember 2025 dilaporkan belum bisa dicairkan hingga pertengahan Februari 2026.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya karena biaya ambulans yang ia klaim melalui BPJS Kesehatan sejak Desember 2025 belum juga dibayarkan.
“Kami tidak bisa klaim BPJS Kesehatan biaya ambulans bulan Desember 2025. Sudah saya tanyakan ke pihak RSUD, tapi disuruh tunggu terus. Sampai sekarang belum juga bisa dicairkan,” ungkapnya.
Menurut warga tersebut, ketidakjelasan informasi membuat masyarakat merasa dirugikan. Terlebih biaya ambulans merupakan kebutuhan mendesak yang tidak sedikit jumlahnya.
Sebagai fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, RSUD diharapkan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Program BPJS Kesehatan sendiri bertujuan memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Keterlambatan klaim yang tidak disertai penjelasan rinci dikhawatirkan dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem pelayanan kesehatan.
Masyarakat berharap persoalan ini segera diselesaikan dan tidak berlarut-larut, agar hak pasien sebagai peserta BPJS Kesehatan tetap terjamin.
Tim media telah mengonfirmasi pihak RSUD Mayjen H.A. Thalib. Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa kendala pencairan klaim Desember terjadi akibat adanya pergantian pejabat di bagian keuangan pada awal Februari 2026.
“Untuk bulan Desember memang belum bisa dicairkan karena ada pergantian di bagian keuangan. Itu menjadi kendala pencairan. Namun untuk bulan Januari sudah bisa diklaim,” ujar perwakilan RSUD.
Namun penjelasan tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Jika kendala terjadi karena pergantian pejabat pada Februari, mengapa klaim bulan Januari bisa diproses, sementara klaim Desember masih tertunda?
Debi zartika Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib, saat dikonfirmasi media belum memberikan penjelasan resmi terkait persoalan tersebut.
Kepala Bidang Keuangan RSUD Mayjen H.A. Thalib juga belum memberikan respons atas permintaan klarifikasi.
Sikap tersebut semakin memperkuat desakan masyarakat agar pihak rumah sakit memberikan penjelasan terbuka dan transparan.(rgo)





