
Penjelasan Kabid Perbendaharaan Soal Tudingan Arogan
Kerincitime.co.id, Berita Sungai Penuh – Terkait kehebohan di media sosial mengenai dugaan arogansi Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah (BKD), Reno Hanjoni beberkan penjelasan.
Dalam rangka menghadapi Tahun Anggaran 2025, dua minggu sebelumnya, pihaknya telah mengundang seluruh bendahara pengeluaran dan pejabat terkait untuk melakukan diskusi. Namun, mereka tidak hadir.
“Dinas tersebut mengajukan pencairan pertama, dan kami sudah memprosesnya pada tanggal 31 Desember siang. Namun, mereka kembali mengajukan pencairan pada malam hari, sekitar pukul 21.00.
Sebelumnya, saya sudah menjelaskan secara baik-baik kepada bendahara pengeluaran, dan alhamdulillah hal tersebut diterima dengan baik. Namun, pejabat terkait tidak terima dan ingin bertemu dengan saya. Saya sudah berusaha untuk tidak bertemu, tetapi pejabat terkait memaksa masuk. Di sinilah terjadi miskomunikasi,” jelas Reno.
“ASN seharusnya, jika ada masalah, melaporkannya terlebih dahulu kepada atasan, Inspektorat, Sekda, atau Wali Kota. Jika tidak, hal ini dapat mengganggu tatanan pemerintahan,” tambahnya.
Dengan klarifikasi ini, Reno berharap masyarakat dan pihak terkait memahami bahwa langkah yang diambilnya bertujuan untuk menjaga ketertiban administrasi keuangan daerah. (Red)





