
Jalan Aspal Goreng yang Dinilai Asal Jadi
Warga Desa Gedang Kritik kinerja Pemerintahan Desa Gedang
Kerincitime.co.id., Berita Sungai Penuh- Sejumlah masyarakat Desa Gedang menyampaikan kritik terhadap pembangunan infrastruktur jalan aspal goreng yang tengah dilaksanakan oleh pemerintahan Desa Gedang di mereka. Warga menilai pengerjaan jalan tersebut terkesan asal jadi dan tidak memperhatikan kualitas pekerjaan.
Salah satu keluhan utama masyarakat adalah tidak adanya transparansi pemerintahan desa dalam pembangunan, salah satunya pembangunan jalan aspal goreng. Hal ini membuat warga tidak mengetahui secara jelas sumber anggaran, volume pekerjaan, serta nilai proyek pembangunan jalan tersebut.
Selain itu, masyarakat juga mengkritik timbunan dasar jalan yang dinilai tidak sama rata dan terlalu tipis, sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada ketahanan jalan dalam jangka panjang. Beberapa warga menyebutkan bahwa kondisi tersebut dapat menyebabkan jalan cepat rusak, terutama saat musim hujan.
“Pengerjaannya timbunan terlihat tidak rata, timbunannya tipis. Kami khawatir jalan ini tidak akan bertahan lama,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menanggapi kritik dari masyarakat tersebut, Afdal Taupik Kepala Desa Gedang memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi oleh media KerinciTime. Ia menyatakan bahwa pekerjaan jalan aspal goreng tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“pekerjaan jalan aspal goreng sudah kita laksanakan dan sesuai dengan gambar serta RAB dan untuk pekerjaan pemakaian alat road roller untuk pekerjaan aspal hotmix atau skala besar,untuk jalan lingkungan pemakaian alat cukup dengan walas tr 4 Ton.
,” jelas Kepala Desa Gedang.
Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah desa dapat lebih transparan dan memperhatikan kualitas pekerjaan agar pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Gedang. (Rgo)





