
Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat komitmennya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui program SECANTING (Senin Cegah Stunting) yang digelar setiap Senin pada minggu pertama setiap bulan
Melalui gerakan ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci diajak untuk berpartisipasi dengan membawa dan mengumpulkan bantuan berupa telur, beras, serta uang tunai sebesar Rp2.000.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, sebagai bentuk dukungan nyata dalam memenuhi kebutuhan gizi dan pangan.
Adapun bantuan yang dikumpulkan meliputi:
Telur sebagai sumber protein hewani untuk mendukung pertumbuhan anak, Beras sebagai kebutuhan pokok pangan keluarga, Uang tunai Rp2.000 untuk membantu kebutuhan tambahan keluarga penerima manfaat
Bupati Kerinci, Monadi, menjelaskan program SECANTING merupakan gerakan gotong royong dan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi daerah.
“Program SECANTING ini adalah bentuk kepedulian bersama. Dengan membawa telur, beras, dan donasi Rp2.000 setiap Senin minggu pertama, kita sedang berinvestasi untuk masa depan generasi Kerinci. Stunting harus dicegah sejak dini agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Monadi.
Menurutnya, pencegahan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk ASN dan masyarakat luas.
Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini berharap gerakan ini dapat menjadi budaya kepedulian sosial yang berkelanjutan dan mampu menekan angka stunting secara signifikan di Kabupaten Kerinci.
“Kerinci yang kuat dimulai dari generasi yang sehat. Ini komitmen kita bersama,” tutupnya. (Red)





