Kerinci

Dapur MBG Kabupaten Kerinci Disorot, Diduga Sajikan Susu Berperisa dan Buah Tak Layak Konsumsi

Kerincitime.co.id, Kerinci – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kerinci kembali menuai sorotan. Sejumlah temuan di lapangan menunjukkan adanya dugaan pelanggaran standar menu yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, susu yang disajikan di beberapa dapur MBG bukanlah susu plain (tawar) tanpa rasa sebagaimana diwajibkan. Justru, ditemukan susu varian vanila yang beredar dan dibagikan kepada peserta program.

Padahal, aturan BGN secara tegas menyebutkan bahwa susu dalam program MBG harus berupa susu full cream tanpa tambahan perisa, gula, maupun pengawet. Kebijakan ini bertujuan menjaga kualitas gizi anak serta mencegah konsumsi gula berlebih yang dapat berdampak pada kesehatan.

Baca juga:  Perkuat Sinergi Hukum, Pemkab Kerinci-Kejari Sungai Penuh Teken MoU dan PKS

Tidak hanya itu, kualitas buah yang disajikan juga menjadi perhatian. Ditemukan buah duku dalam kondisi tidak segar, bahkan sebagian sudah membusuk. Hal ini dinilai sangat tidak layak untuk dikonsumsi, terlebih dalam program yang mengusung peningkatan gizi masyarakat.

Sejumlah pihak menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan. Jika benar terjadi, maka praktik tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi merugikan kesehatan penerima manfaat.

Masyarakat pun mendesak adanya evaluasi menyeluruh serta inspeksi mendadak (sidak) terhadap dapur-dapur MBG di wilayah Kerinci. Transparansi dan ketegasan dinilai penting agar program yang dibiayai negara ini benar-benar tepat sasaran dan sesuai standar.

Baca juga:  Kenaikan BBM Hantam Sektor Bangunan, Harga Material Naik

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur terkait temuan tersebut. (Bal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button