Jambi

Cuaca Ekstrem Melanda Jambi Sepekan Terakhir

Kerincitime.co.id, Berita Jambi – Saat ini Provinsi Jambi masih dalam musim puncak hujan. Namun akhir-akhir ini kondisi cuaca tak menentu, panas yang dirasakan beda dari panas biasanya.

Kondisi ini diprediksi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Jambi akan menyebabkan cuaca ekstrem.

Kurnianingsih, Kasi Data dan Informasi BMKG stasiun Jambi mengatakan, Maret ini masih dalam puncak musim hujan. Jika dalam waktu 3-5 hari tidak turun hujan, maka berpotensi terjadi cuaca ekstrem di Jambi.

“Potensi terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang,” katanya.

Kurnianingsih menyebutkan, pada Maret-Arpril ini, hujan diprediksi tidak terjadi setiap hari. Karekteristik cuaca saat ini, 3 hari panas dan 1 hari hujan.

“Wilayah barat Jambi memang intensitasnya lebih tinggi, ini yang perlu diwaspadai,” imbuhnya.

Di Jambi sebut Kurnianningsih, puncak hujan terjadi dua kali dalam setahun, pertama November-Desember dan kedua Maret-April, dilansir Brito.id media partner Kerincitime.co.id.

Baca juga:  Muhammad Nuh Pemenang Lelang Motor Listrik Bertandatangan Jokowi Diamankan Polisi

“Saat panas, kemudian terjadi hujan. Itulah potensi terjadi cuaca ekstrem,” ujarnya.

“Yang perlu diwaspadai pada kondisi ini, yakni genangan air, banjir dadakan, longsor, jalan licin, pohon tumbang dan angin puting beliung,” tambahnya.

Untuk gelombang air laut kata Kurnianingsih, masih normal yakni di angka 0,8 hingga 1,25 meter untuk wilayah peraian timur Jambi.

Lebih lanjut Kurnia menyebutkan, dalam waktu dekat akan terjadi titik tanpa bayangan. Secara umum hal tersebut terjadi pada 21 Maret.

“Untuk Provinsi Jambi diperkirakan terjadi pada 16 Maret pukul 12.00. Kita akan mendekati titik tanpa bayangan, karena matahari tepat di atas kepala,” jelasnya.

Fenomena ini terjadi ketika matahari berada di posisi paling tinggi di langit. Dampaknya akan timbul penguapan yang sangat besar, dari sungai, laut, permukaan bumi, tumbuh-tumbuhan.

“Penguapan naik ke atas dan berbentuk awan hujan,” pungkasnya. (Irw)

Baca juga:  Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal Diamankan Ditreskrimsus Polda Jambi

 

Kerincitime.co.id, Berita Jambi – Saat ini Provinsi Jambi masih dalam musim puncak hujan. Namun akhir-akhir ini kondisi cuaca tak menentu, panas yang dirasakan beda dari panas biasanya.

Kondisi ini diprediksi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Jambi akan menyebabkan cuaca ekstrem.

Kurnianingsih, Kasi Data dan Informasi BMKG stasiun Jambi mengatakan, Maret ini masih dalam puncak musim hujan. Jika dalam waktu 3-5 hari tidak turun hujan, maka berpotensi terjadi cuaca ekstrem di Jambi.

“Potensi terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang,” katanya.

Kurnianingsih menyebutkan, pada Maret-Arpril ini, hujan diprediksi tidak terjadi setiap hari. Karekteristik cuaca saat ini, 3 hari panas dan 1 hari hujan.

“Wilayah barat Jambi memang intensitasnya lebih tinggi, ini yang perlu diwaspadai,” imbuhnya.

Di Jambi sebut Kurnianningsih, puncak hujan terjadi dua kali dalam setahun, pertama November-Desember dan kedua Maret-April, dilansir Brito.id media partner Kerincitime.co.id.

Baca juga:  Viral Suami Perawat RS Royal Surabaya Juga Meninggal Karena Corona, Ini Faktanya

“Saat panas, kemudian terjadi hujan. Itulah potensi terjadi cuaca ekstrem,” ujarnya.

“Yang perlu diwaspadai pada kondisi ini, yakni genangan air, banjir dadakan, longsor, jalan licin, pohon tumbang dan angin puting beliung,” tambahnya.

Untuk gelombang air laut kata Kurnianingsih, masih normal yakni di angka 0,8 hingga 1,25 meter untuk wilayah peraian timur Jambi.

Lebih lanjut Kurnia menyebutkan, dalam waktu dekat akan terjadi titik tanpa bayangan. Secara umum hal tersebut terjadi pada 21 Maret.

“Untuk Provinsi Jambi diperkirakan terjadi pada 16 Maret pukul 12.00. Kita akan mendekati titik tanpa bayangan, karena matahari tepat di atas kepala,” jelasnya.

Fenomena ini terjadi ketika matahari berada di posisi paling tinggi di langit. Dampaknya akan timbul penguapan yang sangat besar, dari sungai, laut, permukaan bumi, tumbuh-tumbuhan.

“Penguapan naik ke atas dan berbentuk awan hujan,” pungkasnya. (Irw)

Tags
[nug_data_corona data="indonesia" provinsi="Jambi" style="card"]

Related Articles

Back to top button
>

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close