HOT NEWSJambiKerinci

Gunakan Sajam! Kelompok Pemuda Serang Pengunjung Tirai Embun

Kerincitime.co.id, Berita KERINCI – Perayaan malam pergantian tahun yang seharusnya penuh kegembiraan berubah menjadi mencekam di objek wisata Tirai Embun, Desa Danau Tinggi, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Sabtu (3/1/2026).

Insiden pengeroyokan brutal dilaporkan menimpa rombongan wisatawan asal Muara Tebo dengan 3 orang korban pada Kamis dini hari, 1 Januari 2026.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 01.47 WIB dini hari bermula dari gangguan sekelompok pemuda yang diduga dalam pengaruh minuman keras (miras).

Rido, salah satu korban asal Muara Tebo, menceritakan bahwa situasi mulai memanas ketika sekelompok pemuda setempat mulai mengusik tenda mereka. Para pelaku diketahui tengah mencari wisatawan lain yang berasal dari Kabupaten Sarolangun.

Baca juga:  Fenomena Langka! Danau Kerinci Menyusut Drastis

Merasa tidak nyaman, Rido dan kawan-kawan sempat melaporkan gangguan tersebut kepada pengelola wisata. Namun, ketenangan yang mereka dapatkan hanya bertahan sesaat.

“Kami melaporkan ke pihak penjaga atau pemilik tempat wisata. Bukannya aman, gangguan justru berlanjut,” ungkap Rido, Jumat (2/1/2026).

Saat gangguan terjadi untuk kedua kalinya, korban kembali meminta bantuan kepada pemilik tempat wisata. Namun, jawaban yang diterima justru mengecewakan dan terkesan lepas tangan.

“Jawaban mereka mengejutkan. Katanya, mereka memang pemuda setempat sini dan susah untuk ditegur,” tambah Rido.

Puncak keributan terjadi saat rombongan Rido mencoba melerai perkelahian antara pemuda setempat dengan wisatawan asal Sarolangun. Alih-alih mereda, kemarahan massa yang sedang mabuk lebih kurang 20 orang pemuda justru berbalik kepada rombongan Rido.

Baca juga:  Fenomena Langka! Danau Kerinci Menyusut Drastis

Para korban dikeroyok secara membabi buta menggunakan berbagai benda berbahaya, seperti botol minuman keras, Besi, dan Senjata tajam (Sajam).

“Untung kami bisa melarikan diri dengan tepat waktu. Kalau tidak, mungkin ceritanya akan lain dan bisa memakan korban jiwa terkena sajam,” pungkasnya.

Tak terima dengan perlakuan kasar tersebut, rombongan wisatawan Muara Tebo langsung mendatangi Polsek Kayu Aro untuk membuat laporan resmi.

Selain menuntut proses hukum bagi para pelaku pengeroyokan, mereka juga mendesak pertanggungjawaban dari pemilik objek wisata Tirai Embun atas lemahnya jaminan keamanan bagi pengunjung. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button