Hadiri Kenduri Sko Desa Koto Padang, Fikar Azami Disuguhkan Tari Batempo
Kerincitime.co.id, Berita Sungai Penuh – Tokoh muda kota Sungai Penuh, Fikar Azami, menghadiri acara kenduri sko ekor tahun kepala tahun desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Minggu, (16/02).
Kedatangan Ketua KNPI Kota Sungai Penuh ini, disuguhkan dengan atraksi Pencak Silat dan pengalungan bunga dan persembahan tari batempo, serta disambut Depati Ninik Mamak, tokoh masyarakat, alim ulama, orang tua cerdik pandai, anak jantan anak betino beserta masyarakat.
Turut hadir Asisten pemerintahan kota Sungai Penuh, sejumlah SKPD, Camat tanah kampung dan kepala desa lingkup Kecamatan Tanah Kampung.
Pada sambutan salah satu tokoh masyarakat desa Koto Padang, menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Fikar Azami. Fikar Azami merupakan tokoh muda dan anak jantan dari kecamatan Tanah Kampung.
“Fikar Azami merupakan anak jatan kito, untuk itu kita sangat mendukung setiap langkahnya dalam berkontribusi untuk membangun kota Sungaipenuh.”ucapnya dalam sambutan, dan lantas mendapat sorak tepuk tangan dari masyarakat yang berhadir.
Sementara itu, salah satu tokoh pemuda setempat, Husen, memberikan apresiasinya kepada panitia kenduri Sko dan juga Fikar Azami yang telah bersedia hadir memenuhi undangan.
“Saya apresiasi untuk semua yang pihak yang terlibat dan terimakasih juga kepada tamu istimewa, Fikar Azami yang bersedia hadir.”katanya.
Kepada media ini, Fikar mengungkapkan bahwa, kenduri sko merupakan bagian dari adat Kota Sungaipenuh. Banyak makna yang terkandung dalam pelaksanaan kenduri sko. Salah satunya adalah suatu bentuk rasa syukur kita kepada sang pencipta.
“Melalui kenduri sko ini, mengingatkan kita untuk bersyukur kepada Allah SWT, tidak hanya atas rezeki yang diterima tetapi juga keberkahanNya,” ujar alumnus Fakultas Hukum, Universitas Jayabaya Jakarta ini.
Selain itu, menurut Fikar, kenduri sko yang sudah menjadi tradisi kehidupan masyarakat ini, juga merupakan suatu wadah komunikasi pembangunan yang sangat penting bagi semua. Pemerintah menerima informasi dan masukan dari masyarakat.
“Melalui komunikasi secara timbal balik antara pemerintah dengan masyarakat, kita bisa melakukan evaluasi apa yg sedang dan apa yang akan dilakukan untuk proses membangun masyarakat kota Sungaipenuh agar lebih baik lagi,” sambungnya. (red)