HOT NEWSKerinci

Longsor KM 6 Sungai Penuh-Tapan Tutup Badan Jalan

Berita SUNGAIPENUH, Kerincitime.co.i – Longsor kembali terjadi di wilayah Kota Sungai Penuh, tepatnya di jalan raya Sungai Penuh – Tapan (Sumbar) KM 6. Akibat longsor itu mengakibatkan arus lalu lintas macet total, Sabtu (07/02) kemarin.

Kondisi hujan yang terus menerus sekira pukul 10.00 WIB merupakan salah satu penyebab kejadian itu. Arus lalulintas kembali normal setelah pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan alat berat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Usai dievakuasi dengan menggunakan alat berat, arus lalu lintas berjalan lancar seperti biasa. Pada pukul 15. 00 WIB, longsor yang menutupi badan jalan berhasil dibersihkan dan ruas jalan itu telah bisa dilalui kembali.

Baca juga:  Jalan Nasional Rusak dan Berlobang di Koto Keras Belum Diperbaiki

Kendati tidak menelan korban jiwa dalam longsor kali ini, namun kondisi cuaca yang terjadi di wilayah itu pada beberapa pekan terakhir, berpotensi menimbulkan longsor susulan, belum lagi diperparah dengan tanah yang labil di daerah itu.

Longsor di arah Sungai Penuh menuju Tapan itu, bukan terjadi kali ini saja. Pada tahun lalu, wilayah itu juga kerap mengalami hal yang sama. Peran pemerintah diharapkan untuk meminimalisir tidak terjadinya longsor susulan.

Selain itu pihak BPBD juga diminta siaga di lokasi yang dianggap rawan bencana. “Musim hujan dan daerah kita merupakan daerah pegunungan yang berpotensi longsor, maka pemerintah harus siaga dan jangan hanya menunggu saja. Seharusnya petugas distand by-kan di lokasi yang rawan bencana,” ujar seorang warga kepada SR28, Minggu, (08/02).

Baca juga:  Tidak Diperhatikan Pemerintah, Warga Perbaiki Sendiri Jalan Selampaung – Masgo

Ero/Sat/sr28

 

Tags

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close