Kerincitime.co.id – Kapabilitas perekam video di smartphone belakangan makin canggih. Bahkan trio Galaxy S20 besutan Samsung mampu merekam video 8K. Ernest Prakarsa selaku sutradara pun angkat bicara soal bikin film pakai smartphone.
dilansir detik.com, Menurut dia untuk menjadi film maker, salah satu gerbang yang paling bisa jadi batu loncatan itu melalui film pendek. Kalau smartphone punya kapabilitas video yang baik akan sangat memudahkan orang yang mau bikin film pendek.
“Nggak perlu punya mirrorless atau profesional, cukup dengan handphone yang videonya bagus banget, sudah bisa banget dan film pendek bisa jadi portofolio, bisa membuka peluang ke depannya,” kata Ernest di sela acara Samsung Unpacked di San Fransisco, Amerika Serikat.
Apalagi jika kualitas videonya memadai, contohnya sampai 8K seperti Samsung Galaxy S20 . Para pemula yang mengalami keterbasan budget bisa terbantu dengan smartphone yang perekam video berkualitas.
“Pemula yang keterbatasan budget sudah pasti sangat terbantu dengan resolusi tinggi. Dengan RAM besar, bukan buat ngeshoot saja tapi bisa editing, jadi handy banget,” cetusnya.
Video dari smartphone yang bagus di kondisi cahaya rendah memudahkan pula pembuat film pemula. “Jadi shoot malem nggak ada budget buat lighting, kita masih bisa dapat gambar yang okelah,” tambah sutradara Susah Sinyal Ini.
Lalu bagaimana jika smartphone dipakai untuk membuat film sungguhan dengan durasi panjang? Kata Ernest bisa, tapi kurang maksimal.
“Kalau dipakai buat film beneran, bisa-bisa saja sih. Filmnya bisa jadi, cuma ada beberapa fitur dari kamera profesional yang sudah pasti nggak bakal terkejar,” papar Ernest.
Untuk film panjang, pembuat film mesti memikirkan bukan hanya masalah resolusi, kompatibility dengan lensa, color preset dan sebagainya. “Tapi untuk personal dokumenter, even bikin film pendek masih sangat cukup,” begitu pendapatnya.
Aktris Dian Sastrowardoyo di acara yang sama menimpali bahwa tidak menutup kemungkinan juga di masa depan, smartphone jadi andalan pembuat film. “Kayaknya sekarang belum kelihatan tapi bukan nggak mungkin di ke depannya,” kata Dian.
Dian melihat perkembangan teknologi di kamera handphone itu sudah mulai menggoyang market kamera mirrorless. Makin lama kamera mirrorless makin tergeser.
“Untuk keperluan vlogger dan content creator yang dulu kemana-mana harus bawa kamera gondal-gandul gitu, sekarang mereka sudah cukup confident dengan kamera ponsel yang bagus,” cetus Dian. (red)